Mama Muda

Mama Muda
CINTA DAN KASIH SAYANG


__ADS_3

David mengelus rambut Laura yang terurai begitu saja di pangkalan paha David. salah satu anggota tubuh bergerak dan membesar begitu saja ketika berdekatan dengan anggota tubuh seseorang.


"Ada apa mas? kok sepertinya ada yang bergerak dan semakin mengeras? tanya Laura berniat untuk menjahili David.


"Eh tidak apa apa?" sahut David sambil terus membelai rambut Laura berniat agar Laura Merasa nyaman. Ia berusaha membuat Laura senyaman mungkin di paha David, Hingga Laura benar benar tertidur pulas. Kaki David merasa keram. David berniat untuk memindahkan Laura ke kamar karena ia tidak ingin kalau Laura tidak nyaman.


Dengan hati-hati David menggendong tubuh Laura masuk ke dalam kamar. David berusaha pelan agar Laura tidak bangun dari tidurnya. Ketika David sudah tiba di kamar dan memberikan Laura di atas tempat tidur berukuran King size itu.


David berniat ingin keluar, Tetapi entah mengapa tangan Laura menarik tangan David hingga David pun tidak bisa menolak. David pun memberikan tubuhnya di samping Laura mengingat aktivitasnya hari ini sangat melelahkan. Sehingga dirinya benar-benar butuh istirahat.


Ketika David membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang berukuran King size itu Tiba-tiba Laura terbangun dari tidurnya.


"loh Mas kok ada di sini? Memangnya Sejak kapan Mas sudah berada di sini? tanya Laura setengah sadar sembari berjalan gontai berniat ke kamar mandi.


"Sejak kamu ketiduran di sofa jadi Mas menggendong kamu ke kamar. Tetapi ketika mas membaringkan kamu di atas tempat tidur, kamu justru menarik tangan mas. Hingga Mas berniat untuk berbaring di sebelah mu. Maafkan mas karena mas sudah lancang tidur di sebelah kamu." ucap David kepada Laura.


Tetapi Laura tidak menunjukkan mimik yang marah. Tetapi ia mengembangkan senyumnya ke arah David membuat David semakin penasaran Apa arti senyuman dari Laura. Entahlah Laura sudah jatuh cinta kepada David atau tidak. Hanya laura sendiri yang mengetahuinya. Padahal selama ini David sudah sangat baik kepada Laura selama ini.


"Ketika David ingin bangkit dari tidurnya Laura menghentikan David. Tetaplah di sini Mas temani aku tidur Laura kesepian bujuk Laura memohon kepada David karena dirinya benar-benar kesepian tinggal sendiri di kamar yang berukuran besar itu.Ia ingin David tetap menemaninya. Karena Laura merasa sudah nyaman bersama David.


"Ya sudah tidak apa apa!" mas akan menemani kamu disisi sayang!" sahut David keceplosan kalau David memanggil Laura dengan panggilan sayang!"


"Apa mas ?"


"Sayang?"


David terdiam, ia hanya memandang Laura dengan tatapan penuh Cinta. David sedikit gugup. Karna ia takut mengakui kalau David benar-benar sayang dan cinta kepada Laura.


Padahal selama ini yang di inginkan Laura hanya keterbukaan David terhadapnya dan Laura juga ingin mendengar langsung kalau David benar benar sayang dan cinta terhadapnya.


"Sudah lupakan saja!" lebih baik kita tidur, ini sudah larut." ujar David sambil kembali membaringkan tubuhnya disamping Laura. David meraih tubuh Laura kepelukannya. Ia ingin membuat tidur Laura senyaman mungkin.


"Mas kok ngak jawab pertanyaan Laura?

__ADS_1


"Sudah tidak perlu dipikirkan!"


"Apa mas benar benar sayang dan cinta sama Laura?


"Kalau mas cinta dan sayang kepada Laura, mengapa tidak langsung berterus terang saja mas?"


"Cinta dan kasih sayang kita kepada seseorang tidak harus kita ucapkan. Tetapi cinta dan kasih sayang itu dapat kita lakukan dengan perbuatan."


"Apa artinya sebuah kalimat, tanpa adanya perbuatan? tidak ada bukan? jadi menurut mas, kalau mencintai seseorang itu tidak harus diungkapkan. Tetapi kita lihat dari sikap dan tingkah lakunya terhadap kita." ucap David kepada Laura sambil meraih tubuh Laura kepelukannya.


"Tapi mas!" wanita itu juga butuh kepastian mas. Tidak mungkin wanita hanya menebak nebak saja. Ada juga seseorang menunjukkan kasih sayangnya karna orang tuh sudah menganggapnya adik atau sahabat. Jadi kalau menurut Laura. Ungkapan dan perbuatan itu sama sama diperlukan dalam menjalin satu hubungan." ucap Laura membuat David langsung terdiam dan menatap Laura dengan senyuman.


"Sudah kamu jangan cerewet!" nanti anak yang ada di dalam kandungan kamu.juga ikut cerewet seperti mu!" ucap David sambil mengecup kening Laura dan juga mengelus perut Laura yang sudah mulai terlihat.


"Apa dia rewel? tanya David sambil terus mengelus perut Laura.


"Tidak mas!" hari ini dia baik. Dan Laura juga sudah selera makan. Tidak seperti kemarin lagi mual dan muntah.


"Bagus deh kalau begitu!" mas senang mendengar kalau dia tidak rewel dan merepotkan mu."


"Tidak perlu berterimakasih!" itu sudah menjadi kewajiban mas untuk menjaga dan memperhatikan kamu dirumah ini. " ucap David sambil terus membelai rambut Laura.


"Kamu tau mas!" mas perhatian seperti ini kepada Laura, seolah-olah Laura itu memiliki seorang suami. Laura bahagia banget sekarang. jika memang itu benar adanya." ucap Laura kepada David.


"Apa kamu serius dengan omongan kamu?


"Iya Mas!"


"Kalau begitu kita menikah!"


"Menikah?


"Maksud Mas apa?

__ADS_1


"Maksud mas kita segera melangsungkan pesta pernikahan.


"Mas ada-ada saja mana mungkin kita menikah Kalau mas tidak sayang dan cinta sama Laura


"Memangnya siapa yang mengatakan Kalau mas tidak sayang dan cinta sama kamu? seharusnya tanpa saya ungkapkan pun kamu sudah mengetahui kalau mas benar-benar sayang dan cinta sama kamu."ucap David secara tidak langsung mengakui kalau dirinya benar-benar sayang dan cinta kepada Laura.


"Jadi beneran Kalau mas selama ini sayang dan cinta sama Laura?


"Iya sayang mas sangat sayang dan cinta sama kamu tetapi Mas enggan mengungkapkannya. Karena kamu sudah tahu Pasti dengan masa lalu Mas yang bagaimana. Apalagi kamu tahu kalau mas tidak akan bisa memiliki keturunan lagi." ucap David kepada Laura.


"Kalau masalah itu mas tidak perlu kwatir yang penting sekarang cinta dan kasih sayang mas yang Laura butuhkan. Apalagi mas yang tidak perlu khawatir Kalau Mas mau, Mas bisa menganggap anak yang ada di dalam kandungan Laura ini seperti anak kandung mas sendiri." ucap Laura sembari menatap David dengan tatapan penuh harap kalau David benar-benar mau menerima anak yang di dalam kandungannya menjadi seperti anak kandungnya sendiri.


"Terima kasih sayang kamu sudah sangat pengertian kepada mas. Mas tidak menyangka kamu mau menerima mas dengan keadaan Mas yang sekarang ini." ucap David kepada Laura sembari Kembali menuju bibir manis Laura.


"Seharusnya Laura yang mengucapkan terima kasih kepada mas. Karena Mas juga mau menerima Laura apa adanya tanpa peduli dengan kehamilan Laura dengan siapa. Terima kasih Mas karena mas sudah hadir di kehidupan Laura."ucap Laura sambil memberikan kecupan hangat di wajah tampan David.


Membuat David semakin bahagia melihat sikap manis Laura terhadapnya. David sangat bersyukur bertemu dengan Laura yang menerimanya apa adanya. Ia sangat bahagia ketika Laura menerima cinta David apa adanya.


Bersambung.......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


sambil menunggu novel ini up yuk mampir kekarya teman Emak. yang berjudul


"BUKAN SEKEDAR ISTERI"


Burld


Sekadar Istri Siri


Sashi Arandita, gadis 28 tahun yang selalu mendambakan pernikahan sekali seumur hidup harus rela mengubur dalam-dalam prinsip hidupnya. Pasalnya, sebelum ibunya meninggal, wanita paruh baya itu meminta putrinya untuk menikah dengan Puguh Amarta, 34 tahun. Pria yang sudah dijodohkan dengannya karena menjadi wasiat almarhum ayahnya, Abdul Mahesa.


Di sisi lain, Puguh Amarta telah memiliki istri sah yaitu Nadya Ningrum, 30 tahun. Puguh ingin menolak, tetapi karena balas budinya kepada keluarga Abdul Mahesa sehingga pria beristri itu menerima pernikahan tersebut.

__ADS_1


Akankah Sashi mampu menerima pernikahan ini? Ataukah memilih bercerai karena tahu kenyataan kalau dia hanyalah istri siri?



__ADS_2