
Setelah anak buah Surya Dirgantara berhasil melumpuhkan orang yang menyekap David di gedung tua itu, mereka pun langsung membawa David ke rumah sakit Dirgantara. Laura menangis sesungguhkan melihat kondisi David saat ini begitu mengkhawatirkan.
Tubuh David saat ini sangat lemah. Badannya penuh dengan memar dari sudut bibirnya keluar darah segar, itu berarti sebelum David disekap pasti terjadi baku hantam di antara mereka. Sehingga David mengalami luka lebam lebam ditubuh di wajahnya.
Di sepanjang perjalanan Laura terus menangis sesungguhkan menatap wajah David yang sudah terlihat lebam dan darah segar keluar dari sudut bibir David. Di tubuh David juga terdapat luka bakar sengaja dilakukan dengan menggunakan Rokok yang sudah dibakar sebelumnya. Hal itu terlihat jelas bekas luka bakar itu di tubuh David.
Laura sama sekali tidak mengetahui siapa pelaku utama yang membuat calon suaminya itu tidak berdaya. Laura kembali meraih ponselnya yang ada di tas sandangnya ia berusaha menghubungi dokter Avena. Dokter Avena yang bertugas sebagai dokter kandungan di rumah sakit Dirgantara Adik angkat David sendiri.
Setelah sambungan telepon seluler Laura tersambung dengan dokter Avena, Laura Langsung menangis sesungguhkan dan memberitahu kepada Avena tentang kejadian yang menimpa David saat ini. Dengan suara terbata-bata, Laura menjelaskan kepada Avena membuat Avena begitu terkejut akan apa yang didengarnya dari Laura.
Avena pun meminta kepada Laura agar segera membawa David ke rumah sakit Dirgantara. Di dalam mobil, pria asing itu berusaha menenangkan Laura. Tetapi hati Laura yang begitu teriris melihat keadaan David yang begitu memprihatinkan, Membuat Laura tak kunjung memperhatikan apa yang dikatakan pria asing itu.
Surya Dirgantara mengikuti mobil Washington dari belakang yang membawa David ke rumah sakit Dirgantara. Mereka berharap kondisi David baik-baik saja. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 25 menit, mobil yang dikendarai Washington tiba di rumah sakit Dirgantara.
Di sana dokter Avena sudah menunggu kehadiran David dengan beberapa suster dan dokter ahli di bidangnya, menyambut kedatangan David dan pemilik Rumah Sakit Dirgantara.
David langsung dibawa ke ruang UGD untuk melakukan pemeriksaan di sana. Dokter yang akan menangani David saat ini, memeriksa tubuh David yang terdapat luka lebam dan luka bakar membuat dokter itu menggelengkan kepalanya. Sambil bertanya kepada Washington dan pria asing yang berniat menolong David saat itu.
Pria itu pun memberitahu kejadian yang sebenarnya, bahwa saat pria asing itu ingin pergi ke Rosita Florist untuk melakukan pemesanan bunga ke sana, ia melihat beberapa orang menghadang David sebelum David tiba di Rosita florist. Saat David berniat untuk menjemput Laura disana.
__ADS_1
Pria asing itu memberitahu kalau David saat itu sudah dihajar habis-habisan dengan beberapa orang yang bertubuh besar dan tegap. Tetapi pria asing itu sama sekali tidak mengenali mereka. Pria asing itu yang ternyata teman lama David selama ini, teman saat David masih hidup huru-hara."
Pria asing itu mengenali Laura saat David pernah jalan bersama Laura ke salah satu supermarket. Dan ketika pria asing itu bertemu kembali dengan David, ia bertanya kepada David siapa sosok wanita yang bersamanya di supermarket . David mengatakan kepada pria asing itu kalau Laura merupakan istrinya saat ini.
Sehingga pria asing itu pun menemui Laura ketika dirinya melihat David dihadang beberapa orang yang ingin menghajar David habis-habisan. Andika tidak dapat melakukan perlawanan di sana. Karena ia tahu kalau Andika melawan mereka, dengan sendiri itu sama saja menghantarkan nyawanya sendiri.
Sehingga Andika memilih untuk memantau ke mana orang yang berniat jahat kepada David membawa David ke mana. Setelah Andika mengetahui David dibawa kemana, Ia pun langsung menghampiri Laura. Karena sebelumnya David juga memberitahu kalau Laura bekerja di Rosita Florist yang ternyata Rosita florist, merupakan toko bunga langganan EO tempat Andika bekerja.
Setelah dokter memeriksa kondisi David saat ini, Dokter pun meminta persetujuan kepada Laura. Agar dilakukan pemeriksaan radiologi kepada David saat ini juga.Karena Mereka takut ada luka dalam di tubuh David. Laura bertanya terlebih dahulu kepada Avena. Avena meminta dokter itu melakukan yang terbaik untuk kesehatan David saat ini. Yang ia inginkan saat ini David bisa pulih kembali.
Tim dokter dan suster pun langsung melakukan pemeriksaan radiologi agar dokter dapat melakukan pengobatan sesuai yang dibutuhkan tubuh David saat itu. Ketika dokter melakukan pemeriksaan radiologi, Laura pun bertanya kepada Andika. siapa sosok Andika sebenarnya.
Membuat David harus melakukan pengobatan sampai ke luar negeri. Dokter Avena yang selalu mendampingi David melakukan pengobatan dan juga terapi. Tetapi Dokter Avena tidak dapat menghindari akibat dari pergaulan bebas yang dilakukan David selama ini. David tidak akan bisa memiliki keturunan lagi.
Setelah penyakit yang diidapnya sembuh dan David beraktivitas kembali. Dia Tahun lamanya, David melakukan pengobatan dan terapi hingga David dinyatakan benar-benar sembuh dari penyakit yang Ia idap akibat pergaulan bebas.
Laura menganggukkan kepalanya. Pertanda dirinya paham kalau pria asing itu ternyata kenal dekat dengan David selama ini. Tetapi hidup dalam pergaulan bebas membuat Andika dapat merubah hidupnya. Ketika Andika bertemu dengan seorang wanita yang mampu membuat Andika berubah. yang sekarang menjadi kekasih Andika.
Dokter telah usai melakukan pemeriksaan radiologi di tubuh David. menurut pemeriksaan dan hasil radiologi, kalau di bagian kepala David saat ini, ada gumpalan darah akibat benturan yang cukup hebat.
__ADS_1
Sehingga dokter pun menganjurkan kalau David saat ini harus mendapatkan obat yang dapat menghancurkan darah yang menggumpal di kepalanya. Hal itu membuat Laura semakin khawatir. Apalagi dengan dokter Avena.
"Ya Allah ada apa ini? mengapa masalah di keluarga kami bertubi-tubi? sembuhkan lah David ya Allah." doa Surya Dirgantara
Avena menangis sesunggukan mendengar penjelasan dari dokter ahli di bidangnya. Dokter Avena pun memohon kepada dokter Ahli agar melakukan tindakan dan memberikan obat yang dapat menghancurkan gumpalan darah yang ada di kepala David saat ini.
Tetapi dokter mengatakan kepada Avena agar tindakan penyedotan gumpalan darah yang ada di tubuh David segera dilakukan. Karna penyedotan gumpalan darah satu satunya yang dapat mereka lakukan saat ini.
Dokter Avena menyetujui apa yang dikatakan dokter ahli kepadanya. Berharap kondisi David dapat pulih kembali seperti semula. Dokter itu pun meyakinkan Avena kalau tindakan itu akan berhasil mereka lakukan.
Karena sudah beberapa kali mereka melakukan tindakan seperti yang mereka anjurkan kepada dokter Avena, kalau mereka berhasil melakukannya.
Lebih baik, kalian berdua saja. Agar tindakan yang kami lakukan berhasil kepada David. karena selama ini setiap kali melakukan tindakan seperti itu, kami selalu berhasil." ucap dokter Ahli itu kepada keluarga David yang hadir di sana.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
sambil menunggu novel ini up yuk mampir ke emak yang lain
__ADS_1