
Yuli pun langsung memeluk Zidan yang masih setia dengan laptopnya. Ia pun memberikan kecupan hangat di wajah tampan Zidan dan mengatakan tidak pernah akan ada kejadian seperti itu terjadi lagi di antara hubungan mereka. Yuli meminta maaf kepada Zidan karena telah membuat Zidan kecewa kepadanya.
Tetapi Zidan, merasa dirinyalah yang bersalah. Sehingga Yuli merasa diabaikan Zidan pun meminta maaf kepada Yuli dan memberikan kecupan hangat di wajah cantik Yuli. Membuat keduanya pun semakin terlihat bahagia.
Tanpa mereka sadari ada sepasang Mata memperhatikan interaksi keduanya. sepasang Mata itu pun mengembangkan senyumnya menatap keduanya terlihat bahagia. Ya Siapa lagi kalau bukan Nyonya Yolanda yang lagi mampir ke perusahaan milik putranya. Mami Yolanda berlalu meninggalkan pasangan suami istri itu menuju ruang kerja Surya.
Tanpa mengetuk pintu mami Yolanda nyelonong masuk ke ruang kerja Surya. Membuat Surya sedikit terkejut dengan kedatangan Mami Yolanda. " Mami..... apa-apaan sih datang ke kantor tidak memberitahu terlebih dahulu, sudah itu masuk tanpa mengetuk pintu." gerutu Surya dirgantara yang melihat kedatangan Nyonya Yolanda secara tiba-tiba.
"Memangnya mulai kapan Mami datang ke kantor ini harus memberikan kabar terlebih dahulu kepada kamu? atau harus mengetuk pintu ruangan kamu ini. Kamu lupa ya perusahaan ini milik siapa dulunya perusahaan ini milik Mami yang diberikan Papi kamu kepada Mami.
Tapi untuk saat ini Mami sudah mewariskannya kepada kamu. Jadi jangan karena sudah kamu pemilik perusahaan ini membuat kamu tidak menghargai Mami." ucap Yolanda sembari menatap putranya dengan tatapan tajam.
" Siapa juga yang melarang Mami datang ke kantor Ini, masalahnya Surya tersentak dengan kedatangan mami lihat nih pekerjaan Surya sekarang jadi berantakan." ucap Surya memperlihatkan hasil kerjanya kepada Mami Yolanda. Hal itu membuat mani Yolanda pun langsung meminta maaf kepada Surya Dirgantara.
Ia pun memeluk putranya dengan pelukan kasih sayang. Mami Yolanda sangat menyayangi Surya Dirgantara. Karena hanya Surya Dirgantara merupakan Putra kandung Mami Yolanda dengan Raditya Dirgantara, yang merupakan ayah kandung Surya Dirgantara sendiri.
Ada rona bahagia di hati Surya ketika mendapatkan pelukan kasih sayang dari mami Yolanda..
"Ada apa Mami tiba-tiba menghampiri Surya ke kantor ini? tanya Surya penasaran Mengapa Mami Yolanda pagi itu menghampiri Surya ke kantor.
__ADS_1
Mami Yolanda pun memberitahu maksud dan tujuannya menemui Surya Dirgantara ke kantor, yang selama ini menemani Surya Dirgantara dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.
Ketika Surya mendengar keinginan Mami Yolanda yang ingin memberi santunan ke panti asuhan yang lokasinya tidak jauh dari perkotaan, Surya Dirgantara merasa tidak keberatan dengan apa yang ingin dilakukan Mami Yolanda. Untuk anak-anak yang memerlukan uluran tangan bagi orang-orang yang dapat memberikan pertolongan kepada mereka
Surya Dirgantara pun merasa bangga kepada Mami Yolanda memiliki niat membantu setiap orang yang memerlukan bantuan dari mereka. Kalau begitu apa yang dapat Surya bantu dalam melakukan misi mami ini? tanya Surya Dirgantara kepada Mami Yolanda.
Mami Yolanda pun meminta kepada Surya Dirgantara agar memerintahkan salah satu karyawannya untuk membantu mami Yolanda menghantarkan barang bawaan yang ingin disumbangkan Mami Yolanda ke panti asuhan itu.
Surya Dirgantara mengembangkan senyumnya. Ia pun langsung meminta salah satu karyawan Dirgantara group untuk mendampingi Mami Yolanda pergi ke salah satu panti asuhan tempat tujuan Mami Yolanda memberikan santunan kepada anak-anak yatim yang ada di panti asuhan itu.
setelah mendapatkan bantuan dari karyawan yang bekerja di Dirgantara group Mami Yolanda berpamitan kepada Surya ingin segera melakukan perjalanan ke panti asuhan itu ada rona bahagia di hati Surya saat ini karena akhir-akhir ini Mami Yolanda lebih memperhatikan orang-orang yang butuh perhatian dan uluran tangan dari mereka.
Mami Yolanda berubah drastis yang dulunya hidup dengan ibu-ibu sosialitanya tetapi untuk saat ini Mami Yolanda lebih memilih menghabiskan waktunya untuk yang lebih bermanfaat dan dapat membantu setiap orang yang membutuhkan pertolongan darinya daripada harus kumpul bersama ibu-ibu sosialita lainnya seperti yang dilakukan Mami Yolanda di masa lalu.
Sementara di tempat lain, tepatnya di rumah utama keluarga Dirgantara, Maya begitu riang mempersiapkan makan siang untuk suami yang sangat ia cintai. Ia pun sudah mengisi bekal makan siang untuk Surya. Ia berniat menghantarkan makan siang untuk surya di kantor Dirgantara.
Setelah semuanya selesai mempersiapkan makan siang untuk suaminya, Maya menitipkan Bintang dan juga baby Jupiter kepada Mori dan asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman Surya Dirgantara. lalu Maya pun pergi menuju kantor Dirgantara Group.
Dengan menggunakan taksi online yang ia pesan sebelumnya, Maya tiba di kantor Dirgantara. Bukan Maya tidak memiliki mobil mewah untuk ia tumpangi ke kantor Dirgantara. Tetapi Maya memilih menggunakan taksi online, karena dirinya tidak ingin pulang sendiri dengan mengendarai mobil miliknya sensasi.
__ADS_1
Tetapi ia ingin kembali ke rumah bersama suaminya dengan menggunakan mobil yang sama. Setelah melakukan perjalanan sekitar dua puluh menit, dari rumah utama keluarga Dirgantara menuju Dirgantara Group, Maya tiba di sana.
Maya sudah disambut dengan senyuman dari resepsionis yang mengenali Maya sebagai istri pemilik perusahaan. Banyak karyawan yang menunduk dan memberi hormat kepada Maya. Membuat Maya pun mengembangkan senyumnya dan mengatakan kepada setiap karyawan yang menunduk memberi hormat kepadanya, tidak perlu melakukan hal itu terhadapnya. Cukup hanya memberikan senyuman manis kepadanya.
"Hai.....semuanya, kalian tidak perlu berlaku seperti itu kepada saya, untuk menegur saya. lebih baik kalian mengembangkan senyum manis kalian kepada saya. Itu suatu kehormatan penting bagi saya." ujar Maya kepada setiap karyawan yang melihat kehadiran dirinya di sana.
Membuat setiap karyawan yang melihat Maya pun kembali langsung tersenyum manis. mereka sangat bangga memiliki nyonya Dirgantara yang begitu baik dan rendah hati seperti Maya. Walaupun Maya merupakan istri pemilik perusahaan. Tetapi tidak ada sedikitpun kesombongan di hatinya membuat setiap orang yang melihat dirinya merasa bersahabat dengannya.
"Okey, kalau begitu saya tinggal dulu kalian ya, Saya ingin menemui suami tercinta saya diruangan kerjanya." gurau Maya sambil tertawa cengengesan. Membuat setiap karyawan yang mendengar gurauan Maya pun ikut tertawa.
Tanpa Maya sadari Surya Dirgantara sudah melihat interaksinya kepada setiap karyawan yang ada Dirgantara group, melalui jaringan CCTV yang tersambung ke ruang kerjanya. Di ruang kerjanya, surya tampak tersenyum menatap Maya yang begitu dekat kepada setiap karyawan yang ada di perusahaan miliknya.
Maya pun langsung masuk begitu saja ke ruang kerja Surya. Membuat Surya langsung tersentak melihat kehadiran istrinya di sana karena terlalu asyik dengan lamunannya membayangkan Maya berinteraksi dengan setiap karyawan nya dan bergurau di sana.
" Mas Kenapa sih kok sepertinya terkejut melihat Maya datang ke sini?" ucap Maya yang melihat mimik suaminya agak berbeda, ia tidak mengetahui kalau suaminya sudah melihat interaksi dirinya bersama beberapa karyawan yang ada di lobby kantor.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏
__ADS_1
sambil menunggu novel ini up kembali yuk mampir kekarya baru emak