Mama Muda

Mama Muda
TERBONGKAR


__ADS_3

Surya sama sekali tidak mengetahui kalau Dokter Sandra sudah berniat untuk membunuh dirinya dan juga Maya. Padahal dalam rencana Mami Yolanda dengan Dokter Sandra, tidak ada berniat untuk membunuh mereka. Hanya mami Yolanda merencanakan untuk membuat Maya agar tidak betah menjadi istri dari Surya dirgantara, mereka berniat untuk menyiksa batin Maya hingga mereka berharap Maya pergi dengan sendirinya. Bukan berniat untuk membunuh siapapun.


Tetapi karena penolakan yang dilakukan Surya terhadap Sandra membuat dokter Sandra nekat ingin membunuh Surya dan juga Maya.


Karna menurutnya, kalau Surya tidak bersamanya lebih baik Sandra membunuh Surya daripada melihat Surya bersanding dengan wanita lain. Tetapi semua itu digagalkan oleh Zidan.


Zidan sengaja tidak memberitahu rencana jahat Dokter Sandra karena Zidan tidak ingin merusak momen bahagia Surya Dirgantara dengan Maya Wulandari. Tetapi Surya sedikit merasa curiga. Karena pada saat itu Zidan sama sekali tidak kelihatan. Bahkan tidak ada sedikit pun mengucapkan selamat kepada surya dan juga Maya.


"Kemana Zidan? kok tidak kelihatan?" tanya Surya dalam hati, sambil melirik kesana kemari mencari keberadaan Zidan. Tetapi Surya sama sekali tidak menemukan sosok Zidan berada di lokasi pesta pernikahan mereka. Padahal para tamu undangan sudah berpulangan.


"Sayang lebih baik kita istirahat di sini dulu ya!" soalnya mas sudah capek, kalau masalah Bintang biar tante Nurhayati yang menjaganya malam ini," Tidak apa-apa kan sayang?".


"iya Mas!" sepertinya Maya juga sudah capek tapi bagaimana dengan baju ganti Maya?"


"Masalah itu kamu tidak perlu memikirkannya biar anak buah Mas yang akan mengurusnya. kamu tenang saja."


"Iya mas terima kasih!" Maya percaya sama mas.


Maya dan Surya pun meninggalkan lokasi resepsi pesta pernikahan mereka, menuju kamar yang sebelumnya sudah dipesan oleh Surya kepada pihak EO yang menangani resepsi pernikahan Surya dengan Maya. Setelah tiba di kamar yang di desain khusus kamar pengantin layaknya lagi berbulan madu.

__ADS_1


Itu terlihat jelas ketika mata Maya melihat taburan bunga mawar merah dan putih di atas ranjang berukuran King size yang disediakan oleh pihak hotel. Bahkan kamar itu dipenuhi dengan bunga-bunga yang memanjakan mata Maya.


"Mas Ini kamar kita malam ini?"


"Iya sayang!" kamu suka tidak?"


"Iya Mas!" Maya suka banget, sesuai dengan selera Maya." ucap Maya sambil langsung memeluk Surya karena dirinya merasa bahagia. Surya mengetahui keinginan Maya. Padahal Maya sama sekali tidak pernah memberi tahu kalau dirinya menginginkan hal-hal kecil seperti itu.


"Terima kasih banyak Mas!" Mas tau banget selera Maya. Bahkan inilah impian Maya selama ini. Mas telah mengabulkannya untuk Maya.


" Terima kasih banyak suamiku." ucap Maya sambil mengembangkan senyumnya.


"Jujur Mas!" Maya tidak pernah menyangka Maya kalau impian Maya terkabulkan seperti ini. Ini semua salah satu impian Maya selama ini. Terima kasih Mas karena mas sudah menerima Maya apa adanya.


"Sama-sama sayang!" Mas juga mengucapkan terima kasih kepada kamu karena kamu menerima Mas apa adanya. ucap Surya sambil mengembangkan senyumnya. Membuat Maya semakin terpesona melihat ketampanan Surya apalagi ketika Surya tersenyum.


Sementara di tempat lain, Zidan sudah membawa Dokter Sandra ke kantor polisi beserta bukti-bukti kejahatan yang direncanakan oleh dokter Sandra, yang dapat menjerat dokter Sandra ke penjara. Dokter Sandra menjerit-jerit minta pengampunan kepada Mami Yolanda.


Tetapi Mami Yolanda tidak menggubrisnya sedikitpun karena dirinya kecewa kepada dokter Sandra yang melakukan, rencana pembunuhan putranya sendiri. Padahal selama ini mami yolanda sangat menginginkan Dokter Sandra menjadi menantu keluarga Dirgantara. Ia tidak menyangka kalau dokter Sandra memiliki watak Yang licik. Bahkan Mami Yolanda menyesal ingin bekerjasama kepada Dokter Sandra yang ingin menghancurkan rumah tangga putranya sendiri.

__ADS_1


"Di dalam mobil sebelum Dokter Sandra tiba di kantor polisi. Dokter Sandra berteriak-teriak minta pengampunan kepada Mami Yolanda Ia pun berjanji untuk menjauhi Surya selamanya. tetapi Mami Yolanda sama sekali tidak menggubrisnya.


"Tolong melepaskan Sandra tante, Sandra janji tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu lagi." mohon Sandra kepada Mami Yolanda.


"Semuanya sudah terlambat!" sedangkan sekarang saja kamu mampu ingin membunuh Putra saya. Bagaimana jika kamu tinggal bersama saya, bisa bisa kamu juga akan membunuh saya secara pelan-pelan.


Saya tidak akan mengampuni siapapun yang berencana ingin menghabisi Putra saya termasuk kamu wanita iblis......!" teriak mami Teriak mami Yolanda.


"Ha..... ha...... ha.... ah!" tawa dokter Sandra menggema di dalam mobil membuat Zidan dan anak buahnya merasa heran mengapa tiba-tiba Dokter Sandra tertawa ngakak.


"Apa Tante bilang?saya wanita iblis?"


"Aturan perkataan Tante itu cocoknya untuk tante sendiri. Karena tante tega ingin menghancurkan rumah tangga Putra tante sendiri. Hanya untuk, meraih keinginan sendiri dan menjaga reputasi keluarga tante.


Bersambung.....


hai Hai readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


mampir yuk ke karya karya outhor

__ADS_1



__ADS_2