Mama Muda

Mama Muda
RENCANA SYUKURAN


__ADS_3

Bintang begitu bahagia ketika mendengar kalau baby Jupiter sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Ia berharap kalau bintang dapat segera bermain dengan baby Jupiter.


"Papi, nanti kalau Dedek Jupiter sudah pulang kerumah, Bintang bisa main main kan sama dedek Jupiter?" tanya bintang kepada Zidan.


"Tentu dong putri papi yang cantik, tapi harus tunggu waktunya dulu. Karna baby Jupiter masih kecil, jadi belum bisa bermain sama kakak Bintang!" ucap Surya sambil membelai rambut panjang Bintang.


"Mas, ayo kita berangkat Maya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan putra kita." ucap Maya kepada Surya. Maya benar benar sudah tidak sabar lagi ingin bertemu dengan Putranya.


"Ayo dong Mas kok di lama lamain sih? gerutu Maya ketika melihat Surya masih bercanda dengan bintang.


"Sayang!" kamu tunggu di rumah ya. Papi sama Mami mau jemput dedek Jupiter dulu. Kamu sama opa dan Oma dulu ya." Bujuk Surya kepada Bintang. Surya dan Maya tidak mengetahui sama sekali rencana yang dilakukan Mami Yolanda, Alberto dan juga Ibu Nurhayati untuk menyambut kepulangan baby Jupiter kerumah Utama keluarga Dirgantara.


Mereka ingin sekali merayakan kepulangan baby Jupiter ke rumah utama keluarga dirgantara yang merupakan putra dari Surya Dirgantara. yang akan mewarisi harta kekayaan keluarga Dirgantara.


"Ya sudah kalau begitu kalian sekarang berangkat, nanti dokternya terlalu lama menunggu."


"Tidak apa-apa!" kan dokternya, Dokter Avena juga. Aku ingin dokter Avena yang mengontrol kondisi kesehatan baby Jupiter. Walaupun baby Jupiter sudah berada di rumah."ucap Maya kepada Surya.


"Kita akan bicarakan itu nanti, yang penting sekarang Putra kita kembali ke rumah dan sehat. Mas sudah tidak sabar ingin menggendong Putra kita. Kamu memang perempuan hebat sayang. Sudah menghadirkan kebahagiaan yang luar biasa di kehidupan mas dan memberikan istri sebaik kamu kepada mas." ucap Surya sembari berjalan menaiki mobil mewah miliknya diikuti Maya duduk di bangku samping kemudi.


Tetapi ada kekawatiran dihati Maya dengan kehadiran baby Jupiter di tengah-tengah ke rumah tangga mereka. Ia takut Kasih sayang Surya akan berubah drastis kepada Bintang. Ia sangat kuatir jika perhatian yang diberikan Surya selama ini kepada bintang beralih kepada Jupiter. Maya takut bintang kecewa kelak.


"Mas!"


"Ada apa sayang? tanya Surya sembari fokus mengemudi mobilnya.

__ADS_1


"Dengan adanya baby Jupiter di tengah-tengah keluarga kita, Apakah kasih sayangmu kepada bintang masih sama seperti seperti sebelumnya ?


"Kok kamu bertanya seperti itu sayang? apa kamu melihat perubahan sikap Mas kepada Bintang?"


Maya menggelengkan kepalanya. Sejujurnya Ia hanya khawatir kalau bintang akan kecewa kepada mereka sebagai orang tua.


"Mas sudah menganggap Bintang sebagai Putri kandung mas sendiri. Jadi jangan pernah kamu beranggapan Kalau Mas akan membedakan Jupiter dengan Bintang. mereka itu putra-putri kita. Mas tidak akan pernah membeda-bedakan mereka. Percaya sama mas kamu jangan khawatir akan hal itu." ucap Surya meyakinkan Maya.


"Terima kasih Mas karena kebesaran hati Mas menerima Bintang sebagai Putri kandungmu sendiri. Jujur Maya sangat bersyukur memiliki suami seperti Mas. Yang sangat mengerti kondisi Maya. Maya tidak tahu harus bagaimana mengungkapkan rasa bahagia Maya sekarang karena memiliki suami yang sangat bijaksana seperti mas.


"Apa mas tahu Siapa yang paling bahagia sekarang di dunia ini?


"Sepertinya Maya yang paling bahagia karena Allah sudah mengirimkan suami seperti Mas yang sangat sayang dan cinta kepada Maya. dan menerima Maya apa adanya.


Suster dan dokter yang melihat kehadiran Surya Dirgantara dengan Maya Wulandari tiba di rumah sakit, terlihat Mereka memberi hormat. Pertanda mereka sangat menghormati Surya sebagai pemilik Rumah Sakit.


"Selamat siang tuan Surya!"Sapa salah satu dokter yang bertugas di sana.


"Ya selamat siang!"


"Apa dokter Avena sudah tiba di rumah sakit? tanya Surya formal


"Sudah Pak, sepertinya dokter Avena berada di ruang bayi untuk memeriksa kondisi kesehatan baby Jupiter. ucap Dokter itu kepada Surya. Kemudian Surya meninggalkan dokter itu begitu saja diikuti oleh Maya menuju ruang bayi.


Ketika Surya sudah tiba di ruang Bayi, Ia melihat dokter Avena sedang memeriksa kondisi Jupiter dan mengganti popok milik baby Jupiter. Dan terlihat baby Jupiter sudah semakin sehat dan pertumbuhannya juga sangat baik.

__ADS_1


"Bagaimana dokter Avena kondisi Putra saya tanya Surya kepada dokter Avena.


"Alhamdulillah kondisinya semakin membaik dan pertumbuhannya juga baik, Berat badannya meningkat cukup pesat. Saya yakin baby Jupiter pasti akan menjadi anak yang pintar Pak. Pak Surya jangan khawatir Saya yakin baby Jupiter akan baik-baik saja. ucap dokter Avena sambil mengembangkan senyumnya.


"Benarkah dokter?


"Apakah Putra Saya tidak memerlukan dokter khusus?


"Menurut pemeriksaan saya tidak ada yang perlu di khawatirkan Pak Surya. Jadi untuk apa dokter khusus? karena saya sudah memeriksa kondisi baby Jupiter dan kondisinya sempurna tidak perlu ada yang dikhawatirkan walaupun baby Jupiter lahir prematur.


"Terima kasih Dokter Avena. Kau sangat luar biasa. Aku tidak menyangka kalau kau bisa menyelamatkan hidup istri dan anak ku ucap Surya kepada dokter Avena. Saya hanya melakukan tugas dan tanggung jawab saya sebagai dokter Pak. Itu semua terjadi karena anugerah dari Allah.


"Ya saya mengetahui itu, tetapi berkat dokter Avena yang menangani istri dan Putra saya, istri dan Putra saya bisa selamat. Itu satu anugerah pemberian Tuhan kepada saya." ucap Surya sembari memberi salam kepada dokter Avena . Maya meraih putranya baby Jupiter. Dan memberikan kecupan demi kecupan di wajah tampan putranya. Terlihat jelas air bening mengalir begitu saja di wajah cantik Maya walaupun wajah Maya terlihat bekas luka goresan pisau. Tidak mengurangi kecantikan inner beauty Maya .


Setelah memastikan kondisi baby Jupiter sudah membaik, surya dan Maya memilih untuk kembali ke rumah dengan membawa baby Jupiter ke rumah Utama keluarga Dirgantara. Senyum sumringah terlihat jelas di wajah Surya. Surya meminta kepada pihak yang terkait mengadakan rapat penting dan akan mengadakan syukuran di rumah sakit atas lahirnya Putra baby Prasetya di keluarga dirgantara.


"Tolong seluruh jajaran Rumah Sakit adakan rapat penting nanti sore. Saya akan mengadakan syukuran atas kelahiran Putra Saya. Karna istri dan Putra saya selamat dari jurang maut." ucap Surya memerintahkan kepada dewan direksi yang bertugas di rumah sakit Dirgantara untuk mengadakan rapat penting mengenai pengadaan syukuran atas lahirnya baby Jupiter.


"Baik Pak Surya perintah anda akan kami laksanakan secepat mungkin. Anda tidak perlu khawatir percayakan semuanya kepada kami ucap salah satu yang bertugas di bagian terkait.


Surya dan Maya kembali ke rumah tentunya didampingi oleh dokter Avena dan 2 orang suster. Karena Surya ingin kalau suster yang merawat putranya adalah seorang suster yang benar-benar handal di bidang merawat bayi.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2