Mama Muda

Mama Muda
KEJUJURAN LAURA


__ADS_3

Satu harian Laura menyibukkan diri merangkai bunga di Rosita florist yang sudah terlihat ramai pemesan bunga.


"Alhamdulillah dua Hari ini semenjak adanya kamu disini toko bunga kita menjadi ramai. Dan banyak yang memesan bunga sama kita. Semua ini berkat kamu yang telaten dan rapi dalam merangkai bunga." ucap ibu Rosita kepada Laura.


"Ah ibu bisa saja. Mungkin rejeki kita saja Bu." sahut Laura sambil mengebangkan senyumnya.


"Oh iya ngomong ngomong kamu tinggal dimana Laura?


"Saya tinggal numpang dirumah seorang dokter yang baik hati menampung saya. dan Dia juga yang menyadarkan saya bu agar tidak berbuat dosa." sahut Laura


"Maksud kamu?


"Dulu sewaktu saya pergi ke rumah sakit berniat untuk menggugurkan kandungan saya ini, karena mantan kekasih saya tidak bertanggung jawab akan perbuatannya. Tetapi dokter itu tidak mengizinkan saya menggugurkan kandungan ini.


Justru dia menyadarkan saya agar tidak jatuh lebih jauh lagi berbuat dosa. Dosa saya sudah banyak mengapa saya harus menambah dosa lagi dengan menggugurkan janin yang ada di Kandungan saya. Padahal janin ini tidak bersalah?


Selama kondisi kesehatan saya karena kehamilan ini menjadi menurun, Dokter itu yang selama ini mengurus dan merawat saya. Bahkan dokter itu juga yang selama ini membiayai kehidupan saya selama beberapa bulan terakhir ini.


Oleh karena itulah setelah kondisi kesehatan saya sudah semakin membaik, sehingga saya mencari pekerjaan dan alhamdulillah ibumu menerima saya bekerja di toko bunga Ibu ini.


Sejujurnya saya merasa tidak enak hati kepada dokter Itu yang selalu mengharapkan uluran tangannya untuk hidup saya bersama bayi yang ada di dalam kandungan ini. Saya sangat bersyukur Ibu menerima saya bekerja di sini dengan kondisi kehamilan saya.


Padahal sudah banyak pekerjaan yang saya lamar selama ini, Tetapi tidak ada yang mau menerima saya dengan perut buncit seperti ini.


" Terima kasih Bu Ibu sudah berbaik hati menerima Laura bekerja di sini. " ucap Laura sembari langsung memeluk ibu Rosita


Kalau boleh tahu mengapa kamu sampai bisa hamil diluar nikah? tanya Ibu Rosita berhati-hati kepada Laura agar Laura tidak tersinggung dengan pertanyaannya.

__ADS_1


"Ceritanya panjang Bu, awalnya saya dengan kekasih saya saling mencintai. Tetapi kekasih saya ini adalah seorang anak terpandang di negara ini. Sehingga dirinya enggan menerima saya menjadi seorang istri yang hanya terlahir dari rakyat jelata seperti orang tua saya.


Yang hanya bekerja mencari barang rongsokan Untuk dijual sebagai penyambung hidup keluarga saya. Dulu semenjak lulus dari SMA saya langsung bekerja di toko bunga. dari situ saya banyak belajar merangkai bunga.Tetapi semenjak saya hamil saya sudah tidak memiliki muka bekerja di sana lagi.


Jujur pemilik toko bunga menyayangkan Saya keluar dari sana. Tetapi karena kehamilan saya menjadi pokok pembicaraan di sana membuat saya menjadi tidak betah bekerja di sana. Saya juga takut kalau toko bunga di tempat saya bekerja itu menjadi bahan gosipan yang mempekerjakan seorang wanita berdosa seperti saya."ucap Laura kepada Ibu Rosita.


"lalu mantan kekasih kamu itu sudah tahu kalau kamu sedang hamil?


"Tidak, karena saya tidak memberitahunya semenjak saya mendengar mantan kekasih saya berbicara dengan kedua orang tuanya bahwa dirinya menjalin hubungan dengan saya Karena dirinya kasihan dan bukan karena mencintai kepada saya.


Untuk apa saya memberitahunya bahwa saya hamil? pasti dia tidak akan mempertanggung jawabkan perbuatannya. Padahal hubungan saya dengannya sudah cukup lama. Semanjak kami duduk di bangku kelas 3 SMA.


Tentunya tidak ada gunanya jika saya memberitahu kalau saya hamil benihnya jika dirinya tidak mencintai saya. Jujur saya sudah menyesali perbuatan dosa yang kami lakukan. Berbuat yang tidak sepatutnya kami perbuat Padahal kami belum ada ikatan pernikahan.


Dosa besar yang saya lakukan dan saya sesalkan selama ini. Untuk dosa besar itu saya harus menanggung malu. Bahkan untuk pulang ke rumah orang tua saya pun saya tidak mampu sampai sekarang. Padahal Laura sangat merindukan mereka walaupun kedua orang tua saya hanyalah seorang pemulung.


Ingin rasanya Laura kembali ke rumah, Tetapi saya takut membuat keluarga kecil kami semakin menanggung malu akibat perbuatan dosa yang saya lakukan. Air bening mengalir di wajah cantik Laura. Penyesalan sudah tidak ada gunanya lelaki yang sangat ia cintai yang ternyata hanya mempermainkan dirinya.


Ibu Rosita merasa begitu tersentuh mendengar kejujuran Laura. Ibu Rosita menatap Laura dan mencoba mencari kebohongan di sana. Tetapi ibu Rosita sama sekali tidak melihat kebohongan di sana. Ibu Rosita memeluk Laura dan menghapus air matanya.


"Kamu tidak sendirian ada ibu di sini."ucap Ibu Rosita kepada Laura.


"Terima kasih Bu Ibu sudah sangat baik kepada Laura seorang pendosa ini. Apakah ibu bisa saya panggil dan panggilan mama? tanya Laura berhati-hati.


"Tentu bisa sayang, jangan sungkan Anggap saja saya ini mama kamu."ucap Ibu Rosita kepada Laura.


"Terima kasih ma, sudah sangat lama Laura ingin memanggil seorang mama. Semenjak mama saya meninggal 10 tahun yang lalu.

__ADS_1


"Jadi Mama kamu sudah almarhumah?


"Ya Bu, Mama saya meninggal karena sakit. kami tidak mampu membiayai pengobatannya yang sangat besar. Karena pekerjaan ayah saya hanya mencari barang rongsokan.


Pada saat itu saya juga masih duduk di bangku kelas 1 SMP jadi Laura belum bisa berbuat apa-apa saat itu. Yang bisa Laura lakukan hanyalah membantu papa mencari barang rongsokan dan botol bekas."ucap Laura sembari menangis sesenggukan mengingat masa lalunya yang begitu pedih.


"Sudah, mulai sekarang anggap saya menjadi Mama kamu. Saya juga akan mencoba mencari tahu keadaan kondisi keluarga kamu saat ini. Lebih baik kamu berikan kepada saya alamat orang tua kamu."ucap Ibu Rosita kepada Laura


"Terakhir Laura mengetahui adik saya masih sekolah di SMA negeri yang tidak jauh dari rumah kontrakan orangtua saya. Dan adik saya yang paling kecil duduk di bangku SMP. mereka selama ini yang Laura ketahui membantu papa mencari barang rongsokan untuk membiayai kehidupan mereka sehari-hari.


Karena biasanya saya dapat memberikan uang belanja untuk mereka. Tetapi untuk 4 bulan terakhir ini saya tidak bisa memberikannya karena saya tidak bekerja lagi."ucap Laura kepada Ibu Rosita berterus terang tanpa ada yang ditutup-tutupi.


Bagi Laura berterus terang lebih baik daripada harus berbohong dan berbohong lagi untuk menutupi kebohongan sebelumnya.


"Ibu Rosita salut kepada Laura yang mampu jujur kepadanya tanpa ada yang harus ditutup-tutupi.


Ibu Rosita sangat menghargai kejujuran Laura sehingga dirinya pun tidak mempermasalahkan Laura hamil diluar nikah atau tidak. Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan. Asalkan orang itu mau berubah untuk menjadi orang yang lebih baik.


Mulai hari itu hubungan antara Laura dengan Ibu Rosita semakin dekat dan Ibu Rosita pun berusaha mencari tahu keberadaan orang tua dan adik-adik Laura. Karena selama ini Laura sangat mengkhawatirkan papa dan adik-adiknya yang ia tinggal pergi begitu saja tanpa kabar.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya. jangan lupa tekan love, like, coment, vote Dan hadiah nya ya Trimakasih


emak juga ada rekomendasi bacaan yang bagus nih buat kalian sambil menunggu karya ini up


__ADS_1


__ADS_2