Mama Muda

Mama Muda
TELAT KERJA


__ADS_3

Hingga Washington begitu bersemangat. Dan ia pun langsung menggendong tubuh Aira naik ke atas tempat tidur. Dan dengan sekejap ia langsung membuka pakaian milik Aira, dan melemparkannya ke Sembarang arah. Hingga bagian sensitif milik Aira terlihat jelas di mata Washington.


Washington begitu bersemangat dan langsung melahap bagian gunung kembar milik Aira yang sudah candu baginya. Hingga membuat Aira benar benar menikmati gerakan demi gerakan yang dilakukan suaminya terhadapnya.


"Mas.....Auh ...mas...." de$@h Aira membuat Washington semakin mempercepat gerakannya. Hingga membuat Aira semakin bergelinjang dan seolah tubuhnya meminta lebih Daan lebih lagi.


Washington sudah mulai memainkan tangannya dibagian sensitif Aira membuat Aira semakin merasa sudah tidak tahan lagi. Ia meminta Washington, agar Washington segera mainkan adik kecilnya di lembah sungai milik Aira.


Washington pun perlahan memasukkan adik kecilnya ke bagian sensitif milik Aira. membuat Aira merasakan sensasi yang sangat luar biasa. Pelan tapi pasti, Washington memainkan adik kecilnya di sana.


Membuat sosok Aira benar-benar menikmati indahnya malam itu. Malam percintaannya dengan suaminya Washington, lelaki yang akhir-akhir ini mengisi hati Aira menggantikan posisi David di hatinya. Kebaikan dan perhatian yang diberikan Washington kepada Aira, membuat Aira dapat move on dari David lelaki yang sudah menyakiti hatinya.


Setelah 1 jam Aira dan suaminya Washington bercinta di atas ranjang, Washington pun mencapai puncaknya. Ia benar-benar puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Aira kepadanya. Washington sangat bahagia karena Aira mampu mengimbangi permainannya. Begitu juga dengan Aira, ia sangat bahagia karena Washington sangat mengerti apa keinginan air.


Setelah mencapai puncaknya. Washington membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Ia langsung mengecup kening Aira dan mengucapkan terima kasih kepada Aira karena sudah bersedia melayaninya malam itu dengan ikhlas dan segenap hati.


"Terima kasih sayang buat malam ini." ucap Washington sambil mengecup kening Aira. Aira mengembangkan senyumnya pertanda dirinya juga bahagia melayani suaminya dengan tulus. Entah karena faktor kelelahan sehingga Washington Langsung tertidur pulas mengarungi alam mimpinya.


Padahal Washington sama sekali belum mengenakan pakaiannya. Ia tertidur pulas tanpa menggunakan sehelai benang pun dan hanya ditutupi selimut tebal yang ada di atas tempat tidur. Tidak Berapa lama, Aira pun menyusul suaminya tertidur pulas mengarungi alam mimpinya .


Mereka benar-benar melewatkan makan malam saat itu.

__ADS_1


Keesokan paginya matahari sudah memperlihatkan wajahnya di permukaan bumi. Hingga sinar mentari sudah mulai masuk melalui celah-celah gorden yang ada di kamar suami istri yang lagi bahagia itu. Membuat tidur Ibu muda itu terganggu karena sinar mentari menyinari netranya.


Huyemmmm.....


Aira bergeliat menelisik seisi ruangan. netranya menangkap sosok wajah suaminya yang begitu imut dan menggemaskan menurutnya, masih tertidur pulas di sampingnya. Tangan melingkar sempurna di perut Aira. Hingga Aira sedikit kewalahan bangkit dari pembaringannya.


Karena tangan Washington masih melingkar sempurna di bagian perut Aira. Sementara kaki Washington berada di kaki kanan Aira. Aira merasa tidak tega untuk membangunkan suaminya. Karena ia tahu persis Kalau malam itu suaminya pasti sedikit kelelahan.


Aira pun memilih untuk memejamkan matanya kembali. Padahal Jam sudah menunjukkan pukul 07.30 pagi. itu pertanda hari ini Washington akan terlambat masuk kantor. Aira mengingat kalau suaminya hari ini harus pergi ke kantor karena ada pekerjaan penting yang harus ia selesaikan hari ini juga di kantor.


Aira mencoba membangunkan Washington. dengan berhati-hati, Aira menepuk wajah suaminya. Tetapi suaminya tak kunjung bangun hingga jurus satu-satunya Aira lakukan. Aira langsung mengecup dan ******* bibir ranum Washington. Hingga tidur Washington menjadi terganggu.


Setelah gempuran pagi itu telah usai, Aira menggerutu dan mengingatkan suaminya kalau hari sudah menunjukkan pukul 08.00 pagi. Membuat Washington tersentak seolah dirinya tidak percaya kalau Jam sudah menunjukkan pukul 08.00.


"Hah ....Kamu serius sayang ini sudah pukul 08.00 ? tanya Washington tidak percaya dengan apa yang dikatakan Saida kepadanya.


"Ya suamiku yang tampan..... Sekarang sudah pukul 08.00. dari tadi pagi istrimu yang cantik ini sudah membangunkan suaminya yang tampan ini.


Tetapi mungkin karena kelelahan tadi malam sehingga suami Aira yang tampan ini sulit untuk dibangunkan. lebih baik Mas langsung mandi agar Aira menyiapkan pakaian mas dan sarapan untuk Mas." ucap Aira kepada Washington.


"Sepertinya mas tidak sempat lagi untuk sarapan pagi sayang, lebih baik kamu buatkan bekal saja untuk mas, Mas sarapan di kantor saja." ujar Washington sambil melompat dari tempat tidur menuju kamar mandi.

__ADS_1


Setelah selesai melakukan ritual mandinya Washington langsung memakai pakaiannya yang sudah disediakan oleh Aira. Sementara Aira sudah mempersiapkan bekal sarapan pagi untuk suaminya agar Washington dapat sarapan pagi di kantor.


Untung saja tiga hari belakangan ini asisten rumah tangga dan baby sister mereka sudah hadir. Sehingga Aira tidak terlalu repot untuk menyiapkan sarapan pagi kepada suaminya.


Setelah terlihat sudah rapi washington pun langsung berlalu berpamitan kepada baby sandiago dan juga Aira. Tidak lupa Aira memberikan kotak bekal sarapan pagi untuk suaminya. Washington mengecup kening Aira Dan langsung berlalu meninggalkan Aira di rumah bersama sandiago.


Dengan menggunakan mobil fasilitas dari kantor Dirgantara, Washington berlalu dari rumah pribadinya menuju kantor Dirgantara Group. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit, Washington pun tiba di kantor Dirgantara. Terlihat Zidan sudah menunggu kehadirannya di sana.


Padahal sebelumnya Zidan sudah memberitahu kepada Washington Kalau hari itu mereka ada rapat penting di salah satu restoran ternama di kota ini. Karena mereka akan menjalin hubungan kerjasama dengan perusahaan dari new Zealand city . salah satu perusahaan ternama di kota new Zealand.


"Maaf Pak Zidan saya terlambat." ucap Washington meminta maaf kepada Zidan kalau dirinya hari ini terlambat masuk ke kantor.


"Kenapa Pak Washington bisa telat sampai 30 menit seperti ini? tanya Zidan kepada Washington Karna Washington selama ini tidak pernah terlambat masuk kantor selama bekerja di kantor Dirgantara. Kalau tidak mendapatkan perintah dari Surya Dirgantara. tidak biasanya pak Washington terlambat masuk ke kantor seperti ini."


"Biasa pak Zidan ada sesuatu pekerjaan penting di rumah yang harus saya kerjakan." ucap Washington. Tetapi Washington sambil tertawa cengengesan karna mengingat percintaannya dengan Aira tadi malam,hingga pagi pun terulang Kembali membuat Washington terlambat masuk kerja.


Pekerjaan penting menggempur istri pasti kan? tebak Zidan membuat Washington langsung tertawa ngakak. Membuat kedua petinggi kantor Dirgantara itupun tertawa . Tanpa mereka sadari Surya Dirgantara berada disana dan langsung menghampiri kedua asistennya yang terdengar tertawa bahagia.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2