
David hanya mengira kalau Antonio hadir di sana, merupakan tamu atau pelanggan Rosita Florist. Sehingga David pun langsung melepaskan pelukannya dari Laura. Laura menatap Antonio dengan tatapan tajam. Seolah dirinya ingin menerkam Antonio yang mengusik dirinya bermesraan dengan David.
"Maaf anda siapa ya? tanya David karna David merasa terusik dengan perkataan Antonio. Antonio hanya terdiam tidak dapat menjawab pertanyaan David. Ia memilih berlalu dari hadapan David dan Laura disana.
"Sayang dia siapa?Tanya David kepada Laura.
"Pelanggan disini mas." ucap Laura. Laura sengaja tidak memberitahu kepada David kalau Antonio adalah ayah kandung dari anak yang di kandung Laura. Karena Laura takut David tidak bisa terima jika Antonio masih berusaha mencari keberadaan Laura.
"Ya sudah kalau begitu kita langsung makan siang aja yuk!" pasti kamu sudah lapar juga kan sayang?" ucap David kepada Laura. Laura mengebangkan senyumya
"Kok mas tau kalau Laura sudah lapar?
"Tau dong sayang, makanya mas datang kesini untuk makan siang bersama kamu sayang." sahut David sambil langsung meraih tangan Laura agar mereka segera pergi makan siang ke restoran terdekat dari Rosita florist.
Sementara Antonio berlalu dari Rosita florist dengan kekecewaannya melihat Laura sudah bersama pria lain. Dan Laura sudah terlihat bahagia bersama David. Antonio merutuki dirinya sendiri yang telah memutuskan hubungannya Dengan Laura sepihak. Tanpa mengetahui apa yang sudah dialami Laura saat itu.
Antonio menghampiri Pak Adrian yang ada di kantor pengacara milik Pak Adrian sendiri dan rekannya.
Pak Adrian sedikit heran melihat putranya yang tiba tiba datang ke kantornya. Padahal selama ini Antonio jarang sekali menemui Pak Adrian di kantor. Karena kebetulan karakter Antonio dengan Pak Adrian sangat jauh berbeda. Hingga hubungan Antonio dengan Pak Adrian tidak terlalu dekat.
"Ada angin apa anak papa yang satu ini datang ke kantor papa? tanya Pak Adrian kepada Antonio yang melihat Antonio tiba berada di kantornya.
__ADS_1
"Apa Antonio tidak bisa datang kekantor papa? ucap Antonio. Tetapi diwajah Antonio terlihat raut kegelisahan. Dari mimik wajah Antonio Pak Adrian dapat melihat kalau Antonio saat ini sedang memiliki banyak beban pikiran.
"Ada apa?
"Apa kamu ada masalah? tanya pak Adrian kepada Antonio,karna melihat mimik wajah Antonio terlihat gelisah.
"Kalau kamu ada masalah, cerita sama papa. Siapa tau papa bisa bantu kamu." ucap pak Adrian kepada Antonio.
Antonio menatap pak Adrian dengan seksama. Sebenarnya Antonio ingin cerita kepada Pak Adrian mengenai kecurigaannya kepada Laura. Kalau anak yang ada di dalam kandungan Laura, adalah anak kandung Antonio sendiri. Tetapi Antonio kwatir kalau Pak Adrian akan marah besar kepadanya. Karna melakukan hal yang tidak pantas ia lakukan kepada Laura.
Antonio sangat bingung. Ia tidak tau mulai dari mana cerita kepada pak Adrian.
"Ada apa? cerita saja sama papa, kamu jangan kwatir. Papa tidak akan marah sama kamu." ucap pak Adrian meyakinkan Antonio agar Antonio terbuka kepada pak Adrian.
Yang ternyata Ibu Rosita sendiri yang datang menemui Pak Adrian untuk menghantarkan bunga pesanan Pak Adrian sendiri. Ketika Ibu Rosita sudah berada di ruang kerja Pak Adrian, ia begitu terkejut melihat sosok Antonio di sana. Padahal baru saja Antonio berada di toko bunga milik Bu Rosita sendiri. dan beradu mulut dengan Laura.
Setelah Ibu Rosita memberikan pesanan bunga itu kepada Pak Adrian, Ibu Rosita menatap Antonio dengan tatapan penuh tanya
"Kamu? ucap ibu Rosita ketika melihat Antonio berada di ruangan pak Adrian.
"Loh ibu kenal dengan putra saya? tanya pak Adrian.
__ADS_1
"Jadi nak Antonio putra Pak Adrian toh?tanya Ibu Rosita." karna ibu Rosita tidak begitu yakin dengan apa yang dikatakan Pak Adrian. Kalau Antonio itu adalah putranya sendiri. Mengingat pola bicara dan attitude Antonio dan Pak Adrian jauh berbeda. Begitu juga dengan karakter antara bapak dan anak itu membuat Ibu Rosita sedikit bimbang, dengan apa yang dikatakan Pak Adrian, Jika Antonio itu adalah putra kandungnya.
Antonio hanya menatap Ibu Rosita dengan tatapan penuh arti. Ibu Rosita bingung mau bicara apa di sana. Ia takut salah bicara dan memberitahu kalau Antonio sudah ia kenal sebelumnya, ketika berada di toko bunga milik Ibu Rosita sendiri. Dan Antonio memiliki masalah dengan salah satu pegawai Ibu Rosita yang bekerja di Rosita Florist.
Antonio memberi kode kepada Ibu Rosita. Agar Ibu Rosita tidak memberitahu apa yang terjadi siang itu di Rosita florist, kepada Pak Adrian. Ia ingin memberitahu sendiri kepada Pak Adrian mengenai masalahnya dengan Laura. Antonio tidak ingin melibatkan orang lain menyelesaikan masalahnya dengan Laura selain Pak Adrian dan Antonio sendiri.
Merasa mendapat peringatan dari Antonio, agar Ibu Rosita tidak memberitahu apa yang terjadi di toko bunga miliknya. Ibu Rosita langsung berpamitan kepada Pak Adrian untuk segera kembali ke Rosita Florist. Tentunya setelah Pak Adrian melakukan pembayaran rangkaian bunga pesanannya.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit dengan menggunakan mobil milik Ibu Rosita sendiri. Ibu Rosita pun tiba di Rosita florist. Dan Ibu Rosita langsung menghampiri Laura yang baru saja tiba makan siang bersama David.
Sementara David setelah menyelesaikan makan siang bersama Laura, David kembali ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya di Hamdan Group. Ibu Rosita menghampiri Laura dan langsung memeluk Laura membuat Laura merasa heran dengan sikap Ibu Rosita, setelah kembali menghantarkan rangkaian bunga pesanan Pak Adrian.
"Ada apa Bu? kok tiba-tiba ibu memeluk Laura? tanya Laura penasaran Mengapa tiba-tiba Ibu Rosita memeluknya. lalu Ibu Rosita pun bercerita apa yang Ia ketahui mengenai Antonio adalah anak kandung pengacara kondang langganan Rosita florist.
Bahkan Laura juga mengenal Pak Adrian. karena sebelumnya Laura sudah pernah bertemu dengan Pak Adrian. Ketika menghantarkan bunga pesanan Pak Adrian sendiri. Pak Andrian sempat menawarkan bantuan kepada Laura jika Laura membutuhkan bantuannya.
Apalagi itu menyangkut bayi yang ada di dalam kandungan Laura. Tetapi pada saat itu Laura tidak menjawab apa-apa. Ia hanya mengembangkan senyumnya dan Pak Adrian memberikan kartu namanya kepada Laura jika Laura membutuhkan bantuannya. Laura dapat menghubunginya setiap saat
Ketika Ibu Rosita memberitahu kalau Antonio adalah putra dari Pak Adrian Laura tidak percaya begitu saja . Ia kembali bertanya kepada ibu Rosita kalau apa yang didengar ibu Rosita itu tidak benar adanya.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏