Mama Muda

Mama Muda
RENCANA MENIKAH


__ADS_3

Maya sangat bahagia mendengar Aira sudah melahirkan dengan selamat. Ia meminta kepada Surya agar memberikan uang tambahan untuk biaya persalinan Aira.


"Mas kamu tahu kan kalau Aira selama ini sudah tidak bekerja lagi Jadi kemungkinan mereka kekurangan dana untuk biaya persalinan Aira. jadi Maya minta kepada Mas untuk memberikan sedikit untuk biaya persalinan Aira. karena Maya tahu kalau mereka pasti kewalahan dengan biaya.


"Mas selalu memberikan gaji Washington walaupun Washington tidak bekerja di kantor Mas. Tetapi sesekali Zidan mengirimkan tugas melalui email untuknya agar dapat dikerjakan di sana."ucap Surya kepada Maya


"Mas serius selalu memberikan gaji Washington walaupun Washington tidak di Jakarta?


"Ya Sayang!" ngapain juga Mas berbohong. kan kamu tahu sendiri kalau mas yang meminta washinton untuk menemani Aira ke Manado. Jadi kemungkinan besar Washington akan kembali ke Jakarta.


"Tapi bagaimana jika di antara mereka timbul rasa cinta mas? seperti yang Mas katakan kemarin, kalau Mas memiliki rencana untuk mempersatukan Washington dengan air.


"Tidak apa-apa, Lagian Washington sudah benar-benar jatuh cinta kepada Aira. Itu salah satu rencana Mas. Jadi jika mereka menikah kan tidak apa-apa kalau Washington membawa Aira kembali ke Jakarta." ucap Surya kepada Maya


"Bagaimana dengan keluarga David yang menginginkan anak Aira mas?"


"Kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal itu. David tidak akan bisa merebut anak dari Aira karena David sudah lari dari tanggung jawabnya dan sebelumnya mas sudah bertanya kepada salah satu kuasa hukum mengenai hak asuh anak.


Dan menurut kuasa hukum, David tidak berhak mengasuh putra Aira karna David tidak bertanggungjawab kepada Aira dan bayinya selama dalam kandungan" ucap Surya kepada Maya.


Di tempat lain tampak Laura sedang berbaring di dalam kamarnya. Sesekali ia merasa mual dan terus muntah-muntah dan masuk ke kamar mandi. Hal itu membuat David merasa tidak nyaman melihat Laura yang terus mengeluarkan isi perutnya.


"Kamu tidak apa-apa?


"Sudah tidak perlu memperdulikan aku. Ini sudah biasa kok. lagian urusan kamu kepadaku? sok perhatian bangat sih." gerutu Laura.

__ADS_1


"Bukan begitu, kamu itu tinggal dirumah ini. sudah otomatis saya harus mengetahui kondisi kamu. Nanti kalau kamu apa apa disini, kan saya juga yang repot." ucap David tidak mau kalah dari Laura.


"Kan kamu sudah dengar apa yang dikatakan dokter Avena kalau aku akan merasakan ini sampai Laura melahirkan nanti. semua perempuan yang pernah hamil pasti akan merasakan apa yang aku rasakan."ucap Laura


"Ya Allah betapa menderitanya kamu Jika kamu mengalami ini sampai sembilan bulan." ucap David kepada Laura.


"Inilah kodrat seorang perempuan tetapi laki-laki tidak pernah mengerti akan hal itu. laki laki taunya hanya mampu menyakiti hati wanita tanpa mengetahui besarnya pengorbanan wanita kepada laki-laki."ucap Laura sembari menatap David dengan tatapan tajam.


Sekilas David kembali mengingat ketika Aira datang memohon kepada David untuk bertanggung jawab akan apa yang dilakukannya kepada Aira. Tetapi David justru meminta Aira untuk menggugurkan kandungannya. Karena David tidak ingin bertanggungjawab dan tidak ingin menikahi Aira.


David juga tidak mengetahui keberadaan Aira sekarang ada dimana. Sejujurnya David sudah menyesali segala perbuatannya kepada setiap wanita yang yang ia sakiti. Apalagi setelah penderitaan penyakit yang ia alami membuat David semakin merasa bersalah akan apa yang dilakukannya selama ini. Dengan kehadiran Aira dirumah keluarga David membuat David semakin mengetahui betapa berdosanya David selama ini.


David memiliki sikap yang tidak jauh dari kelakuan Ayah dan ibunya. Yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa mempedulikan orang lain. Kedua orang tua David mampu melakukan apa saja untuk meraih apa yang mereka impikan.


Di tempat lain, Yuli sudah mendapat kabar kalau Aira sudah melahirkan bayi laki-laki.Ia pun mengucap syukur karena sahabatnya itu berhasil melewati masa-masa sulitnya. Zidan datang menghampiri Yuli.


"Sayang kamu tidak ingin seperti sahabat-sahabat kamu sudah memiliki anak?" tanya Zidan kepada Yuli membuat Yuli sedikit terusik dengan pertanyaan dari Zidan


"Maksud kamu apa sih Mas?


"Maksud Mas, kamu tidak tergiur untuk segera menikah dan memiliki anak seperti teman-teman kamu? tanya Zidan memperjelas pertanyaannya kepada Yuli.


Yuli tertawa cengengesan mendengar apa yang dikatakan oleh Zidan kepadanya.


"Mas jodoh, di tangan Allah. Kita tidak bisa memaksakan kehendak. Kita hanya bisa berencana tetapi yang menjadikan itu adalah Allah subhanahu wa ta'ala." ucap Yuli sambil mengembangkan senyumnya.

__ADS_1


Zidan meraih tangan Yuli.


"Sayang jujur Mas ingin segera menikah dengan kamu. Tetapi kamu selalu ingin mengulur-ulur waktu. Memangnya kenapa kamu selalu mengulur waktu? Apalagi ketika mas membicarakan mengenai pernikahan kamu selalu menghindar. Apa kamu tidak memiliki rasa cinta sedikitpun kepada mas?" tanya Zidan kepada Yuli.


"Kok mas jadi bertanya seperti itu sih? Yuli bukan tidak ingin menikah sama mas. Tetapi Mas tahu sendiri, Bibi ku tinggal hanya sendirian. Sementara anak-anaknya berada di luar kota untuk menuntut ilmu. Bagaimana bisa Yuli meninggalkan Bibiku tinggal sendirian."ucap Yuli sembari mengembangkan senyumnya.


"Jadi Mas harus menunggu Berapa lama lagi Sayang? Mas sudah tidak sabar ingin menjadi kan kamu pendamping hidup Mas. Kamu tahu sendiri bukan kalau Mas ingin sekali segera menikah dan memiliki anak seperti surya dan juga Maya." ucap Zidan sambil mengembangkan senyumnya.


"Kalau Mas Memang benar-benar serius kepada Yuli, Mas bisa terlebih dahulu membicarakannya kepada Bibi Baru Yuli akan memberitahu kepada kedua orang tua Yuli yang ada di kampung. Mas tahu sendiri bukan selama ini Yuli tinggal bersama bibi?" Bahkan ketika Yuli sedang kuliah juga tinggal bersamanya.


Tapi Mas jangan kuatir Yuli akan berusaha meyakinkan Bibi Kalau Mas bisa membahagiakan Yuli. Karena selama ini yang Bibi takut kan kalau Yuli tidak bahagia di dalam rumah tangga Yuli kelak, jika Yuli Salah memilih pendamping hidup." ucap Yuli kepada Zidan.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.


jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.


Trims


jangan lupa mampir kekarya teman mak. ceritanya dijamin seru dan tidak akan nyesal bacanya. berjudul "MAAFKAN AKU ISTRIKU"


Karya Nazwa Talita


__ADS_1


__ADS_2