
David yang baru tiba di lokasi pesta resepsi pernikahan Zidan dan Yuli terlihat celingukan mencari keberadaan dokter Avena. David datang bersama Laura. Pagi itu mereka tidak bisa ikut pergi bersama dokter Avena untuk menjemput Yuli dari kediaman keluarganya.
Karena Laura pagi itu harus merangkai bunga pesanan seseorang dari Rosita Florist. Laura tidak ingin mengecewakan Ibu Rosita. Sehingga sebelum berangkat ke acara pernikahan Zidan dan Yuli, ia terlebih dahulu menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya di Rosita Florist
Setelah melihat dokter Avena sedang sibuk mengalami para tamu undangan dan rekan bisnis Dirgantara Group. David memilih untuk segera naik ke pelaminan bersama Laura untuk sekedar memberikan selamat kepada Zidan dan juga Yuli. Laura sama sekali belum mengenal Yuli, Tetapi kalau Zidan ia sebelumnya sudah mengenalnya karena dokter Avena pernah mengenalkan Zidan kepadanya.
Setelah memberi salam dan selamat kepada kedua mempelai, David memilih untuk berlalu dari sana bersama Laura. Berniat untuk mencicipi menu makanan yang ada di sana. Tanpa Laura sadari sosok Antonio juga hadir di acara pesta pernikahan. Itu yang ternyata Antonio juga merupakan salah satu rekan bisnis dari keluarga Dirgantara.
Antonio menghampiri Laura yang sedang mencicipi menu makanan yang ada di sana bersama David.
"Laura!" pekik Antonio
"Kamu,
"Ya, saya kamu ngapain Di Sini? tanya Antonio kepada Laura.
"Saya menghadiri pesta pernikahan Mas Zidan, dan kenalkan ini Mas David suami Laura." ucap Laura sengaja berbohong mengatakan David suaminya karena ia tidak ingin Antonio bertanya lebih jauh mengenai kehamilannya kepadanya.
"Suami?
David langsung bangkit berdiri dan memberi salam kepada Antonio.
__ADS_1
"Saya David suami Laura anda siapa? tanya David kepada Antonio.
"Saya Antonio, kekasih Laura. Tidak mungkin Laura sudah menikah." ucap Antonio percaya diri bahwasanya dirinya mengatakan kalau Laura masih kekasihnya.
"Maaf saya tidak ingin berdebat dengan Anda tuan Antonio yang terhormat. Jangan pernah mengatakan saya kekasih Anda lagi sejak kamu memutuskan hubungan kita 4 bulan yang lalu. Kita sudah memilih jalan kita masing-masing jadi lebih baik anda tidak perlu mengurusi kehidupan saya lagi." ucap Laura kepada Antonio.
"Saya tahu betul kamu Laura, saya mengenal kamu bukan dengan waktu yang singkat. Saya mengenal kamu sudah cukup lama tidak mudah bagimu menerima lelaki lain di hatimu selain saya. Dan saya juga yakin bayi yang ada dalam kandungan kamu itu adalah bayi kita." ucap Antonio percaya diri membuat David langsung emosi.
Laura langsung menarik tangan David agar perseteruan di antara mereka tidak semakin panjang lagi. Laura meminta David agar segera meninggalkan Antonio di sana. Karena itu bisa membuat acara resepsi pernikahan Zidan dan Yuli akan terganggu.
"Mas lebih baik kita pergi dari sini, tidak enak dilihat orang-orang ribut di sini." ujar Laura sembari merangkul David keluar dari acara resepsi pernikahan itu. Sementara Antonio berusaha untuk mengejar mereka. Ia merasa yakin kalau bayi yang ada di dalam kandungan Yuli itu adalah bayinya sendiri.
Sementara Clarissa yang melihat Antonio sedang sibuk mengejar wanita lain, Ia pun merasa kesal kepada Antonio. Clarissa menghampiri Antonio.
Antonio sama sekali tidak menjawab Clarissa. Ia hanya diam dan meninggalkan Clarissa begitu saja membuat Clarissa semakin kesal terhadapnya. Kekesalan Clarissa membuat dirinya berniat untuk menemui Laura. Tetapi Laura dan David sudah tidak ada di lokasi pesta pernikahan karena Laura dan David saat itu juga langsung pulang ke rumah.
Di dalam mobil David bertanya kepada Laura.
"Siapa pria itu?
"Bukankah kamu sudah berkenalan dengannya?
__ADS_1
Dari awal sudah mas katakan kepada kamu jika mas bertanya Jangan pernah menjawab dengan pertanyaan lagi. Mengapa kamu selalu mengulanginya? ucap David kepada Laura.
Laura menatap David dengan tatapan penuh arti. Sejujurnya Laura bersyukur karena David tidak memberitahu kepada Antonio bahwasanya David bukanlah suaminya.
"Dia Antonio mantan kekasih saya, ayah dari bayi yang saya kandung ini." ucap Laura berterus terang kepada David Laura tidak ingin membohongi David. Karena menjalin hubungan dengan seseorang dengan kebohongan. Karna itu akan menjadi masalah di belakang hari.
"Apa dia mengetahui kalau bayi yang ada di dalam kandungan kamu itu adalah bayinya?
"Tidak.
"Tapi mengapa Antonio begitu yakin kalau bayi yang ada di dalam kandungan kamu itu adalah bayinya?
"Karena hanya Antonio satu-satunya lelaki yang sudah pernah menyentuh saya." sahut Laura.
David terdiam dan terus memandang ke depan dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Karena David tahu saat ini Laura sedang hamil.
"Terima kasih telah membantu Laura tadi berbohong kepada Antonio." ucap Laura sambil mengembangkan senyumnya kepada David.
"Saya merasa tidak berbohong karena saya menganggap kamu itu adalah istriku. "sahut David.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏