
Laura dan david sudah berada di kantor Hamdan Group, David langsung mengerjakan pekerjaannya berharap ia dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Agar meraka dapat melihat kondisi kesehatan pak Hasan kerumah sakit. Karena terlalu asik mengerjakan pekerjaannya dengan dibantu Laura mereka tidak menyadari kehadiran Zidan di kantor Hamdan Group.
Laura dengan antusias membantu pekerjaan David berharap mereka segera menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai CEO Hamdan Group. Karna sore itu mereka haru pergi kerumah sakit untuk mengetahui perkembangan kesehatan pak Hasan.
"Loh ada Laura juga? tanya Zidan yang tiba tiba masuk keruang kerja David,
" Eh Zidan!" ucap David merasa kaget melihat kehadiran Zidan di ruangannya.
"Ya, habis kalian serius bangat kerjanya sampai tidak melihatku masuk kesini." ucap Zidan sambil terkekeh melihat interaksi keduanya yang merasa terkejutnya akan kehadiran Zidan disana.
"Ka, duduk dong jangan malah berdiri nanti kakinya Pegal loh." ucap Laura sambil mengebangkan senyumya mempersilahkan Zidan didik di sofa yang ada diruang kerja David. David beranjak dari tempat duduknya agar lebih dekat dengan Zidan
"Oh Ya bagaimana perkembangan perusahaan apa semuanya sejalan dengan lancar? tanya Zidan kepada David
"Sejauh ini masih berjalan dengan lancar,walau awalnya ada kendala sedikit
Tapi sudah bisa diatasi." sahut David sambil memberikan beberapa berkas Proyek yang Meraka tangani saat ini.
__ADS_1
Kemudian Zidan memeriksa Berkas yang diberikan David kepadanya. Netranya menangkup salah satu berkas yang mencuri perhatiannya. Karna Zidan baru melihat perusahaan yang bekerjasama dengan Hamdan Group.
"Ini bukanya perusahan baru ya? tanya Zidan kepada David.
"Ya itu perusahan milik Antonio anak dari pengacaranya kondang Pak Adrian. Perusahaan kita bekerjasama dengan perusahaan itu baru satu bulan terakhir ini.
"Apa ini menguntungkan untuk perusahan kita?
"Kalau menurut saya sih, kita memiliki keuntungan. Tapi tidak terlalu besar. Hanya saya ada misi didalamnya. " ucap David membuat Zidan mengerutkan keningnya. Karena dirinya tidak paham maksud David.
"Maksud kamu apa? tanya David.
"Kamu jangan Kwatir, walau pak Adrian merupakan pengacara kondang di kota ini, mereka Tidak akan berani menentang keluarga Dirgantara."
Bos Surya tidak akan tinggal diam jika mereka macam macam kepada kalian. Saya bisa jamin itu." ucap Zidan membuat Laura bernafas lega. Setelah selesai berbicara mengenai perkembangan perusahaan dan juga masalah Laura dengan Antonio, Zidan berpamitan karna Zidan harus segera Kembali ke kantor Dirgantara.
****
__ADS_1
Oma Memangnya kalau orangtua bisa main main juga seperti Bintang dengan adik Jupiter? tanya Bintang karna mendengar apa yang dikatakan Surya kepada Bintang kalau Surya mengatakan mereka telat turun kebawah, karna mengajak Maya main main.
Mami Yolanda menatap Surya dengan tatapan tajam. Karna kesal melihat putranya yang asal bicara didepan Bintang.
"Jawab tuh pertanyaan cucuku, mami tidak tau jawab apa kepadanya. Permainan apa yang kalian lakukan dikamar." gerutu mami Yolanda sambil senyum kearah Bintang
"Papi main buat Dedek bayi sayang." sahut Surya membuat Maya langsung melototkan matanya dan mencubit lengan Surya yang berbicara asal dihadapan Bintang. Karna mendengar Surya mengatakan mereka membuat dedek bayi untuk Bintang dan Jupiter. Sementara Bintang langsung tertawa kegirangan dan bertepuk tangan.
Hore.....Bintang akan punya adik bayi lagi. mudah mudahan adiknya perempuan agar ada teman Bintang main boneka bonekaan. Karna kalau dedek Jupiter tidak mungkin main boneka bonekaan, Kan adik Jupiter anak laki laki." ucap Bintang sambil tertawa kegirangan.
Maya menggelengkan kepalanya. Karna Maya tidak bisa berbicara apa apalagi melihat kegirangan putrinya mendengar jawaban Surya.
"Mas lain kali kalau berbicara dihadapan anak anak itu, harus berpikir terlebih dahulu.Kaena anak anak itu masih polos. Bintang belum mengetahui kalau mas itu bercanda atau tidak." ujar Maya sambil menatap Surya dengan tatapan penuh arti
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
maaf agak telat up soalnya emak kurang sehat