
Dokter Sandra dan dokter Avena sepakat untuk bertemu di sebuah cafe terkenal yang ada di kawasan pinggiran kota Jakarta. mereka sengaja melakukan pertemuan itu di sana agar orang-orang tidak mengetahui kalau dokter Sandra yang memberikan bukti-bukti kuat itu kepada Zidan dan juga dokter Avena.
Karna Dokter Sandra takut kalau ibu Canada mengetahui Sandra memberikan bukti-bukti itu kepada Zidan dan Avena. Karna sebelumnya Ibu canda sudah mengancam kedua orangtua dokter Sandra agar segera melenyapkan bukti bukti itu.
Dokter Aven menyanggupi permintaan dari Dokter Sandra. Mereka pun akhirnya bertemu di sebuah cafe terpencil dipinggiran kota Jakarta. Tentunya tidak luput dari pantauan Zidan dan juga Surya.
Setelah tiba di cafe Itu, tampak dokter Sandra sudah menunggu kedatangan dokter Avena.
"Kamu sudah lama menungguku? Tanya Dokter Avena kepada dokter Sandra.
" Tidak terlalu saya tiba baru sekitar 10 menit yang lalu. Bagaimana Apa kamu berhasil membujuk Surya untuk memberikan izin praktek ku kembali?" Tanya Dokter Sandra kepada dokter Avena.
Dokter Avena menganggukkan kepalanya. "Mana buktinya kamu memiliki bukti itu." Saya sudah melakukan syarat yang kamu minta dan tolong berikan kepadaku bukti bukti yang kamu miliki." ucap dokter Avena kepada Sandra.
"Saya tidak dapat percaya begitu saja kepadamu. Karena bukti-bukti ini sangat penting. Kamu harus Tunjukkan dulu buktinya Jika kamu berhasil membujuk Surya untuk memberikan ku izin praktek kembali." ucap Dokter Sandra. Tiba-tiba surya dan Zidan pun muncul di sana membuat dokter Sandra sedikit terkejut.
"Kalian ada di sini juga? Tanya Dokter Sandra kepada Zidan dan juga Surya. Tentunya juga kami berada disini. Karena ini menyangkut saya juga."ucap Surya sembari berusaha mengembangkan senyumnya ke arah dokter Sandra.
__ADS_1
"Tolong berikan bukti itu kepada kami Jika kamu ingin mendapat izin praktek mu kembali dari saya." ucap Surya kepada dokter Sandra.
"Apakah saya dapat memegang janji-janjimu?
"Kamu tenang saja saya tidak pria pecundang jika itu kata saya maka saya akan lakukan itu." ucap Surya kepada dokter Sandra.
Kemudian dokter Sandra mengambil laptop miliknya dan memberikan foto-foto yang akurat kepada surya dan juga Zidan. Tak lupa Ia juga memberikan rekaman video sewaktu ibu canda dan juga suaminya berbicara perencanaan pembunuhan itu kepada suruhan mereka.
Itu terlihat jelas di salah satu restoran yang ada di kota Jakarta. Dokter Sandra mendapatkan itu semua dari leptop milik ayahnya. Yang tak sengaja ia temukan di gudang rumah milik keluarga mereka.
Sejujurnya orang tua dokter Sandra ingin membongkar itu semua saat kejadian dimasa lalu. Tetapi karena ancaman yang dilakukan ibu Canada dan juga suaminya membuat kedua orang tua dokter Sandra enggan untuk membongkar kejahatan yang dilakukan oleh ibu Kanada.
Zidan yang pada saat itu sudah tergeletak di jalan dengan pergumulan darah. Hal itu membuat Zidan tidak terima akan apa yang dilakukan oleh ibu Canada terhadap keluarga mereka. Sementara Dokter Sandra dibawa oleh ibu canada dan memilih untuk membesarkannya. Karana mereka tidak memiliki anak perempuan.
Zidan dan Surya meneliti keaslian video dan juga foto-foto tersebut. Karna Zidan dan Surya ahli di bidang IT. Yang ternyata menurut penelitian Surya dan juga Zidan kalau foto dan video rekaman tersebut memang asli tidak ada editan disana.
"Sekarang kalian periksa video dan juga foto-foto ini apa ini asli atau tidak? saya tidak pernah berniat untuk mengedit video dan juga foto-foto ini. Karena ini asli aku temukan di dalam laptop lama orang tuaku yang sudah lama tidak terpakai karena ada kerusakan di sini.
__ADS_1
Tetapi entah mengapa aku berniat untuk memperbaiki laptop itu. Sehingga alangkah terkejutnya aku mendapat bukti-bukti ini sehingga aku pun meminta dokter Avena untuk bernegosiasi agar Pak Surya memberi ku izin praktek kembali. Karena jika saya tidak memohon kepada Pak Surya maka Pak Surya tidak akan memberikan izin ku kembali." ucap dokter Sandra dengan tulus.
"Tetapi kenapa tiba tiba kamu berniat untuk membantu kami mengusut kasus ini?
"Saya tidak memiliki niat apa apa. Yang pasti pembunuhan itu cukup sadis menurut ku. Aku sudah hampir melakukan kesalahan karna berniat membunuh Pak Surya dan Maya. Hanya karna obsesi ku ingin memilik pak Surya.
Tetapi setelah mendapat hukuman yang setimpal aku jalani. Aku menyadari kesalahan ku mungkin ibu Canada juga akan menyadari kesalahannya jika mereka sudah mendapatkan hukuman yang setimpal ." ucap dokter Sandra penuh penyesalan.
"Kamu tenang saja dokter Sandra kamu sangat berjasa kepada kami. Dengan ini semua kami dapat menyeret ibu Canada dan suaminya ke dalam penjara. Saya akan memberikanmu izin praktek kembali. Tetapi kamu harus janji kepada ku kalau kamu tidak akan melakukan kesalahan yang sama lagi " ucap Surya sembari meraih bukti-bukti itu dari dokter Sandra.
"Aku tahu kamu pasti menepati janjimu pak Surya. tetapi kecurigaan ku tetap ada kepadamu. Apa pegangan ku Jika kamu tidak memenuhi syarat dariku." ucap dokter Sandra kepada surya dan Zidan. Zidan langsung memberikan dokumen kepada Surya agar Surya segera menandatangani izin praktek dokter Sandra kembali.
Setelah Surya mendatangani surat izin itu dokter Sandra mengembangkan senyumnya. Aku tahu kamu adalah pria yang baik dan akan melakukan apa yang menurutmu benar. untuk itu Sandra minta maaf kepada Pak Surya dan juga Maya atas kesalahan Sandra yang Sandra lakukan kurang lebih 2 tahun yang lalu.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.
__ADS_1
jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.
Trims