Mama Muda

Mama Muda
GELISAH


__ADS_3

"Syukurlah kalau begitu Avena kira kalau Laura tidak akan terima jika pernikahan kalian diundur."


"Kakak juga ingin segera menikah dengan Laura. Tetapi Kakak juga tidak bisa memungkiri kalau ajaran agama kita seperti yang dikatakan pak ustad itu kepada kakak. karena kakak ingin menjadi yang lebih baik." ucap David kepada Dokter Avena.


"Avena sangat bersyukur kalau kakak menjalankan ajaran agama kita. Jujur Avena sangat bangga kepada kakak dapat merubah diri supaya menjadi lebih baik. Semoga kedepannya kehidupan kita juga akan lebih baik dan kebahagiaan menghampirkan Kakak dan juga Avena." ucap dokter Avena kepada David sembari mengembangkan senyumnya.


"Terima kasih adikku yang manis kamu telah percaya kepada kakak. Padahal selama ini Kakak sudah banyak mengecewakanmu.


"Oh iya Kakak mau bertanya sama kamu Apa kamu mengetahui kabar mengenai Aira saat ini?tanya David kepada Avena


"Jujur Avena belum mengetahui kabar Aira saat ini ini ka. Tetapi jika Avena mengetahui keberadaan Aira, Avena pasti memberitahu kepada kakak. Tetapi Kakak juga tidak boleh memaksakan diri untuk merebut anak Aira dari tangan Aira.


Karena selama ini Kakak tidak bertanggung jawab kepada Aira dan kakak tidak memiliki hak asuh atas anak yang dikandung Aira. Setelah apa yang kakak lakukan kepada Aira. Kehidupan Aira sangat menderita. Avena tau saat Aira masih berada di Jakarta. Untuk bertahan hidup, Aira rela berjualan jajanan anak anak di depan gerbang sekolah yang ada di dekat kostnya.


Itu Avena saksikan sendiri. Pada saat itu Avena sangat kasihan kepadanya. Tapi Avena tidak dapat berbuat banyak kepadanya. Karna mami dan papi melarang Avena. Yang mereka inginkan hanya bayi yang ada didalam kandungan Aira.


Mereka sama sekali tidak peduli dengan Aira. sama halnya seperti kakak saat itu yang tak perduli sama sekali kepada Aira dengan membawa kekecewaan yang kakak buat sendiri. Jujur Avena sangat kasihan kepadanya. Entah dimana keberadaannya sekarang. Avena rasa Aira sudah melahirkan." ucap Dokter Avena


"Tidak!" kakak tidak ingin merebut anak itu dari Aira. Tetapi setidaknya Kakak mengetahui kalau keadaan Aira Dan anak Kakak yang ada di dalam kandungan Aira baik-baik saja." ucap David kepada dokter Avena.


"Jika kakak bertemu dengan Aira kelak, kakak minta maaf lah kepada Aira dan meminta pengampunan darinya. Agar hati Kakak merasa tenang. Mudah-mudahan Aira mau memaafkan kakak. Karena kesalahan Kakak terhadapnya sudah sangat fatal." ucap dokter Avena kepada David dibalas anggukan dari David.

__ADS_1


Setelah berbicara panjang lebar dengan David, dokter Avena memilih untuk meninggalkan David di ruang tamu sendirian. Sementara Laura sedang tertidur pulas di kamarnya. Mengingat hari sudah larut malam.


"Ya sudah kalau begitu kak, Avena istirahat dulu. Besok Avena harus tugas di rumah sakit ucap dokter Avena kepada David.


Kemudian David menghampiri Laura di kamarnya. Ia ingin memastikan kondisi Laura kalau Laura baik-baik saja.


"Ternyata kamu sudah tertidur pulas. Semoga kamu bisa tidur dengan nyenyak." gumam David dalam hati sembari kembali meninggalkan Laura menuju kamarnya sendiri karena ia tidak ingin mengganggu tidur Laura.


Setelah Tiba di kamarnya, David membaringkan tubuhnya di atas ranjang yang sudah lama menemani tidurnya. David berusaha memejamkan matanya. Tapi sudah sekitar satu jam David mencoba memejamkan matanya, tetapi tak kunjung bisa tidur dengan pulas. David terus teringat dengan kata kata Avena mengenai penderitaan yang dialami oleh Aira akibat perbuatannya.


"Ya Alloh apa yang harus ku lakukan untuk menebus dosa dosa ku kepada Aira dan anakku ya Alloh." doa David berharap dirinya dapat bertemu lagi dengan Aira dan diberikan kesempatan untuk meminta maaf kepada Aira. Ia benar benar ingin sekali meminta maaf kepada Aira.


Di Singapura di rumah sakit ternama yang ada di kota changi Singapura. Pak Alberto sedang berbaring lemah di atas tempat tidur, pengobatan sudah mulai dilakukan oleh Dokter Benhard yang ahli di bidang penyakit kanker khususnya penyakit kangker otak.


Dokter Benhard benar benar menjalankan tugasnya sebagai dokter ahli. Dan berusaha untuk melakukan yang terbaik kepada pasiennya. Tetapi saat ini kondisi kesehatan pak Alberto sedang drop sehingga dengan terpaksa Dokter Benhard segera melakukan tindakan untuk menangani penyakit yang di derita pak Alberto.


Dokter Benhard terlebih dahulu meminta persetujuan dari Ibu Nurhayati, agar pengobatan itu segera dilakukan. Karna jalan satu satunya, untuk menyembuhkan pak Alberto adalah mengangkat sel kangker yang ada di tubuh pak Alberto. Dan itu memakan biaya yang cukup Tinggi.


"Lakukan yang terbaik kepada suami saya!" saya tidak perduli berapa pun biayanya." ucap ini Nurhayati kepada dokter Benhard.


"Kami akan melakukan tindakan pengangkatan sel Kanker yang ada di tubuh pak Alberto, sebelum sel kangker itu merambat kemana mana." ucap Dokter Benhard berharap ibu Nurhayati setuju dengan tindakan Dokter Benhard.

__ADS_1


"Tolong lakukan Apapun itu, agar suami saya sembuh dokter!" ucap ibu Nurhayati memohon kepada Dokter Benhard.


"Tolong berdoa dengan kesembuhan Tuan Alberto Kami akan lakukan tindakan sekarang juga sebelum semuanya terlambat." ucap dokter Benhard sembari membereskan alat alat medis dan obat obatan yang di ciptakan oleh dokter Benhard sendiri."


Kemudian Dokter Benhard dan timnya pun membawa Pak Alberto ke ruang operasi agar operasi pengangkatan sel kanker yang ada di tubuh Pak Alberto segera dilakukan. Dokter Benhard tidak ingin kalau pengobatan yang ia lakukan kepada Pak Alberto gagal. Apalagi Ibu Nurhayati merupakan sahabat dokter Benhard ia tidak ingin membuat sahabatnya itu kecewa terhadapnya.


Sebelum melakukan tindakan operasi Dokter Benhard dan timnya pun berdoa memohon kepada sang pencipta agar operasi berjalan dengan lancar dan Pak Alberto dapat sembuh di tangan dokter Benhard melalui kehendak Yang maha kuasa.


Setelah tim Dokter Benhard selesai berdoa dokter Benhard langsung melakukan tindakan operasi terhadap Pak Alberto. Selama kurang lebih tiga jam di ruang operasi, kondisi Pak Alberto saat ini sangat kritis. Tetapi dokter Benhard berusaha untuk melakukan tindakan operasi agar operasinya itu berjalan dengan lancar dibantu dengan transfusi darah agar Pak Alberto dapat bertahan.


Di depan ruang operasi ibu Nurhayati sangat gelisah ia tak henti-hentinya berdoa agar operasi suaminya berjalan dengan lancar. Ia juga memberitahu kepada surya dan Maya melalui sambungan telepon seluler Kalau Pak Alberto hari itu juga dilakukan tindakan operasi pengangkatan sel kanker yang ada di tubuh pak Alberto.


"Bertahanlah Mas demi Nur dan orang-orang yang menyayangimu Nur sangat sayang dan cinta sama kamu Mas. Nur sudah pernah kehilangan orang yang Nur cintai Nur tidak ingin mengalami itu kembali Mas bertahanlah sayang." Gumam Ibu Nurhayati memohon agar suaminya tetap bertahan dalam menjalankan operasi itu.


Bersambung.......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


sambil menunggu novel ini up yuk mampir ke karya teman Emak


__ADS_1


__ADS_2