
Setelah tiba di rumah sakit terdekat, Maya langsung diperiksa oleh tim dokter.
dokter meminta persetujuan kepada Surya agar segera dilakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi Maya agar nyawa Maya dapat tertolong.
"Maaf Tuan Surya, sepertinya bayi yang ada di dalam kandungan Maya harus segera dikeluarkan. Tetapi dalam tindakan operasi ini anda perlu ketahui kalau di antara mereka, ada yang tidak bisa tertolong. Tetapi kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan keduanya.
Karena kondisi Nyonya Maya saat ini cukup memprihatinkan dan juga membutuhkan donor darah agar operasinya dapat dilakukan sekarang juga.
"Ambil darah saya dokter? ambil sebanyak-banyaknya Saya tidak perduli.
"Maaf Pak kita harus terlebih dahulu memeriksa golongan darah yang cocok untuk Nyonya Maya. Pasca operasi kelak harus ada persediaan darah minimal dua kantong. Dan persediaan darah yang ada di rumah sakit ini stoknya kebetulan habis yang sama golongan darahnya dengan Nyonya Maya.
"Lakukan yang terbaik dokter, saya akan mencari pendonor nya. Saya tidak peduli berapa bayarannya." ucap surya dan langsung meminta izin Dan untuk mencari donor darah yang satu golongan darah dengan Maya.
Yuli yang mendengar kondisi sahabatnya Maya dalam keadaan kritis langsung menuju ke rumah sakit ia pun meminta pihak Dokter untuk mengambil darahnya karena kebetulan golongan darah Yuli dan Maya sama. Surya bernafas lega karena Yuli mau menyumbangkan darahnya kepada istrinya.
"Apa yang harus Surya lakukan mom, kondisi istri dan anak surya di dalam sangat terancam. Aku tidak tahu siapa yang harus diselamatkan. Karena dokter mengatakan kalau salah satu diantara mereka yang akan Surya pilih untuk diselamatkan. Surya sangat menyayangi Maya tetapi Surya juga menyayangi anak surya yang ada di dalam kandungan Maya.
Surya sangat terpuruk dan bersujud di kaki Mami Yolanda.
Mami Yolanda langsung meraih tubuh putranya ia pun memberikan kekuatan dan semangat untuk putranya.
"Kamu harus Kuat, kamu berdoa Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah." ucap Mami Yolanda memberi semangat kepada putranya.
__ADS_1
"Tapi mom dokter memintaku untuk memilih salah satunya, apa yang harus aku lakukan? tanya Surya kembali kepada mami Yolanda. Pak Alberto dan ibu Nurhayati pun terus menangis meratapi nasib Maya yang malang. Apalagi bintang yang tak kunjung bisa berhenti menangis membuat tangis Surya semakin menjadi.
"Meminta keselamatan kepada Allah subhanahu wa ta'ala agar Maya dan anak yang ada di dalam kandungannya dapat terselamatkan." ucap mami Yolanda dan juga Bu Nurhayati.
"Ya Allah mengapa cobaan tidak ada habis-habisnya kepada keluarga kami, berikanlah kekuatan kepada putri dan cucu hamba ya Allah. Hamba yakin tidak ada yang tidak mungkin bagimu."doa ibu Nurhayati sembari meneteskan air matanya.
Dokter meminta kepada Surya untuk segera menandatangani berkas persetujuan operasi yang akan dilakukan kepada Maya. Dengan berat hati Surya menandatangani persetujuan nya kalau Maya lah yang diselamatkan dalam operasi itu. Tetapi Surya memohon kepada dokter agar menyelamatkan anak yang ada di dalam kandungan Maya.
"Saya mohon dokter, Tolong selamatkan istri dan anak saya. Saya tidak peduli berapapun biayanya. Dokter itu menatap Surya Dirgantara dengan seksama. Ia pun langsung mengenali Surya bahwasannya surya adalah pemilik Rumah Sakit Dirgantara grup.
"Tuan Surya Dirgantara bukan?
pemilik Rumah Sakit Dirgantara group!"
Anda bisa mendatangkan dokter yang paling ahli dan rumah sakit anda untuk melakukan tindakan operasi di sini. Saya tahu Anda memiliki dokter ahli.
Mendengar perintah dari kakak kandungnya, yang kebetulan Avena juga ingin melihat kondisi istri bos besar Dirgantara Group dengan gerak cepat dokter Avena langsung menuju rumah sakit yang sudah diinformasikan oleh Zidan kepadanya.
"Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit dokter Avena yang sebelum di hubungi Zidan sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit tempat Maya dirawat tiba di rumah sakit dan langsung menemui Zidan.
Avena langsung menuju ruang operasi dan melihat kondisi Maya sudah sangat kritis dan untuk menyelamatkan keduanya cukup sulit menurutnya.Tetapi dengan berdoa dan melakukan tugasnya semaksimal mungkin dokter Avena pun langsung mengoperasi Maya untuk menyelamatkan Maya dan juga bayinya. Dua jam di dalam ruang operasi tampak dokter Avena, bayi yang ada di rahim Maya sudah berhasil dikeluarkan oleh dokter Avena.
Tetapi kondisi Maya saat ini sangat kritis sehingga membutuhkan donor darah yang cukup banyak. Ketika bayi Maya sudah berhasil dikeluarkan. Dokter avena kembali berusaha untuk menyelamatkan Maya. Sungguh tangan yang luar biasa. Dokter Avena dapat menyelamatkan Maya dan juga bayinya.
__ADS_1
Senyum manis terpancar di wajah beberapa dokter yang membantu Maya di sana. Tangan lincah Maya dalam melakukan tindakan operasi Dokter Avena sudah diakui para dokter yang ada di berbagai rumah sakit. Dokter Avena lulusan dari luar negeri tepatnya di California memang cukup handal.
Padahal Dokter Avena Baru beberapa bulan bertugas sebagai dokter kandungan.Tetapi ketika dirinya praktek di California selalu mendapatkan nilai tertinggi dan dapat menyelamatkan Beberapa pasien yang kasusnya sama dialami oleh Maya.
Ketika dokter Avena sudah keluar dari ruang operasi setelah menjalankan tugasnya kurang lebih 5 jam di dalam ruang operasi tampak surya dan Zidan langsung menghampiri dokter Avena.
"Bagaimana dokter apa operasinya berjalan dengan lancar?
"Alhamdulillah berkat doa keluarga operasinya berjalan dengan lancar dan keduanya dapat diselamatkan.Tetapi kondisi nyonya Maya sekarang masih belum stabil.
Mendengar penuturan dari dokter Avena hati Surya sedikit lega setelah mendengar bahwa bayi Maya dan Maya dapat diselamatkan oleh Dokter Avena
"Selamat Pak Surya Putra anda laki-laki dan terlihat tampan. Tetapi karena kelahirannya prematur kami menempatkannya di ruang inkubator. Bayi Anda masih membutuhkan perawatan karena umur bayi anda di dalam kandungan tidak mencukupi.
Surya menganggukkan kepalanya.
"Apa saya dapat melihat istri saya dokter?
"Maaf Pak Surya sepertinya untuk saat ini jangan dulu, karena itu dapat mengganggu istirahatnya nyonya Maya. Tunggu sampai Nyonya Maya dipindahkan ke ruang rawat inap.
ucap dokter Avena kepada surya dan juga Zidan sambil mengembangkan senyumnya.
Zidan langsung memeluk adik kandungnya itu "Kau sungguh luar biasa adikku yang manis." puji Zidan kepada dokter Avena.
__ADS_1
"Bukan saya yang luar biasa, tetapi kekuatan cinta dan kasih sayang yang dimiliki antara dan juga Tuan Surya dengan nyonya Maya sehingga Nyonya Maya dan memiliki semangat untuk dapat disembuhkan.
Bersambung......