Mama Muda

Mama Muda
BERHASIL


__ADS_3

"Seharusnya Laura yang mengucapkan terima kasih kepada mas. Karena Mas juga mau menerima Laura apa adanya tanpa peduli dengan kehamilan Laura dengan siapa. Terima kasih Mas karena mas sudah hadir di kehidupan Laura."ucap Laura sambil memberikan kecupan hangat di wajah tampan David.


Membuat David semakin bahagia melihat sikap manis Laura terhadapnya. David sangat bersyukur bertemu dengan Laura yang menerimanya apa adanya. Ia sangat bahagia ketika Laura menerima cinta David apa adanya. Entah karena merasa nyaman di pelukan David hingga Laura kembali tertidur pulas mengarungi alam mimpinya.


Kemudian David juga ikut menyusul Laura mengarungi alam mimpinya.


****


Pagi hari yang indah matahari sudah memperlihatkan wajahnya di permukaan bumi. Dan matahari bersinar menerangi bumi. Hingga tidur seorang wanita hamil muda itu terganggu karena sinar mentari menyinari wajahnya melalui celah celah gorden yang masuk tepat ke tempat tidur yang ditempat oleh Ibu muda itu.


"Huyemmmm


Laura bergeliat, ia terkejut melihat David tertidur pulas Di sampingnya. Laura menelisik seisi kamarnya dan ia juga melihat tubuhnya


Kemudian ia mengingat kejadian malam itu. Sambil mengumpulkan kesadarannya ia memeriksa pakaiannya.


"Ah ternyata masih lengkap." gumam Laura dalam hati. Kemudian ia berniat bangkit dari tempat tidur. Tetapi ketika ia berniat bangkit kaki dan perutnya tertahan oleh pelukan dari David.


Laura mengingat kata-kata David malam itu hingga Laura menatap David dengan tatapan penuh arti. Laura mengembangkan senyumnya. Karena melihat wajah tampan David yang begitu menawan menurutnya. walaupun dalam keadaan tertidur pulas.


"Tampan?" guman Laura sambil mengembangkan senyumnya menatap David yang tertidur pulas.


Kemudian Laura berusaha untuk memindahkan tangan dan kaki David karena dirinya ingin ke kamar mandi.


ketika Laura berusaha melepaskan pelukan David, David terbangun dari tidurnya.


"Kenapa sayang? tanya David membuat Laura sangat terkejut dengan panggilan sayang David terhadapnya.


"Mas Laura mau ke kamar mandi ini sudah pukul 08.00 apa mas tidak masuk ke kantor hari ini? tanya Laura kepada David.

__ADS_1


"Kamu lupa ya Sayang hari ini kan hari weekend." ucap David kepada Laura membuat Laura sedikit bingung dengan dirinya sendiri kalau Laura melupakan hari itu adalah hari weekend.


"Ya sudah kalau begitu Laura mau ke kamar mandi dulu kebelet pipis nih." ucap Laura sembari tertawa cengengesan. David langsung melepaskan pelukannya Ia pun membantu Laura bangkit berdiri dari tidurnya.


"Kamu hati-hati sayang jangan sampai terpeleset." ujar David sembari menuntun Laura masuk ke kamar mandi.


"Sudah Mas!" Laura bisa sendiri kok mas tenang saja." ucap Laura kepada David sambil mengembangkan senyumnya.


Sementara di tempat lain, dokter Avena yang sudah bersiap dari tadi terbangun dari tidurnya. Sedang mempersiapkan diri untuk segera berangkat ke rumah sakit. Dokter Avena lupa pada saat itu adalah hari weekend dan praktek kerjanya di rumah sakit hari itu memang kosong.


Tetapi jika seketika dari pihak rumah sakit menghubunginya kalau ada pasien darurat dia harus siap sedia untuk menangani pasien tersebut. Karna itu sudah menjadi janji seorang Dokter.


Ketika Laura sudah selesai melakukan ritual mandinya.Ia berniat berlalu ke dapur untuk mempersiapkan sarapan pagi untuknya dan juga untuk David. Tetapi ketika Laura sudah keluar dan berada di dapur alangkah terkejutnya Laura melihat dokter Avena sudah bersiap-siap pergi ke rumah sakit.


"Loh bu dokter ini kan hari weekend dokter praktek juga hari weekend seperti ini?" tanya Laura kepada dokter Avena.


"Iya Bu Dokter hari ini kan hari minggu."ucap Laura kepada dokter Avena membuat dokter Avena langsung menepuk jidatnya.


"Ya Allah aku sampai lupa kalau hari ini hari Minggu sangking sibuknya bekerja dan bekerja terus." ucap dokter Avena sembari tertawa ngakak menertawakan dirinya sendiri yang lupa akan hari-hari.


Kemudian dokter apena kembali mengganti pakaiannya menjadi pakaian biasa Karena ia ingin menikmati hari weekend-nya di rumah saja.


"Bu dokter mau makan apa biar Laura masakin? tanya Laura kepada dokter apa enak.


"Terserah kamu saja deh mana enaknya setiap makanan gue makan juga yang penting dapat dimakan dan rasanya lezat." ucap dokter Avena Sambil tertawa cengengesan.


Laura pun membuka kulkas dan melihat persediaan makanan yang dapat diolah di sana.


Kemudian ia melihat telur dan beberapa rempah-rempah. Laura berencana membuat nasi goreng untuk mereka bertiga. Mengingat asisten rumah tangga yang bertugas di rumah itu sudah beberapa orang mengundurkan diri yang tinggal hanyalah Bi Atun.

__ADS_1


Sedangkan Bi Atun sendiri sedang pulang kampung. Karena anaknya sedang sakit. Mau tidak mau mereka harus saling bekerja sama untuk mengerjakan pekerjaan rumah.


Setelah setengah jam bergelut di dapur Laura pun menyelesaikan masakan nasi gorengnya untuk mereka bertiga. Ia pun langsung menghidangkan nasi goreng itu di atas meja makan.


Setelah selesai dihidangkan Laura memanggil David yang baru saja menyelesaikan ritual mandinya.


"Mas kita sarapan yuk!" pasti mas sudah lapar kan?"


"Memangnya kamu masak apa sayang?


"Masak.nasi goreng. Tapi jangan marah apa yang sudah dimasak itu saja yang dimakan ya mas. Soalnya Hanya itu yang tersisa yang dapat diolah untuk sarapan pagi ini. soalnya persediaan bahan makanan di kulkas sudah habis." ucap Laura sambil mengembangkan senyumnya ke arah David.


"Ya sudah tidak apa-apa nanti kita akan belanja untuk persediaan ke dapur." ujar David sembari berjalan mengikuti Laura masuk ke ruang makan.


Sementara Dokter Avena mencium aroma yang sangat lezat membuat Dokter Avera pun keluar dari kamarnya.


"wow wangi sekali membuat perutku menjadi keroncongan cacing-cacing perutku pun sudah berdemo untuk diisi." ucap dokter Avena sembari terkekeh menatap Laura dan juga David yang baru tiba di meja makan.


"Silakan bu dokter!" tapi maaf hanya nasi goreng yang bisa disediakan pagi ini sarapan pagi. Karena persediaan bahan makanan yang bisa diolah di kulkas sudah habis." ucap Laura kepada dokter Avena.


"Oh iya aku sampai lupa itu. karena selalu sibuk bekerja." ucap dokter Avena sembari menatap Laura dengan David. Karena dokter Avena melihat sesuatu yang terjadi di antara David dan juga Laura.


"Oh iya kak!" tadi malam Kak David tidur di mana? soalnya pintu kamar Kak David, Avena lihat terbuka dan Avena melihat kalau kakak tidak ada di kamar." ucap dokter Avena berniat untuk menjahili David.


Bersambung...


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏 🙏🙏🙏🙏


jangan lupa mampir juga kekarya karya emak yang lain . ceritanya tidak kalah seru kok. kalian pasti tidak akan nyesal bacanya.

__ADS_1


__ADS_2