
"Ya sudah kalau begitu kita masuk saja " Kemudian Pak Alberto dan ibu Nurhayati pun masuk ke dalam restoran.Mereka sudah melihat orang yang ingin mereka temui sudah menunggu di dalam restoran.
"Halo selamat sore Tuan Sanjaya, Apa kabarnya? Maaf sudah membuat Anda menunggu." ucap Pak Alberto sembari menjabat tangan Clientnya.
"Tidak apa-apa Tuan Alberto saya baru tiba paling kira-kira 5 menit yang lalu. ucap Tuan Sanjaya kepada Pak Alberto. Kemudian mata Tuan Sanjaya mendelik ke arah Bu Nurhayati.
"Maaf nyonya ini siapa?
"Oh perkenalkan ini istri saya Nurhayati.
"Selamat sore Nyonya." Sapa tuan Sanjaya kepada Ibu Nurhayati.
"Perkenalkan ini istri saya ucap Tuan Sanjaya memberi memperkenalkan istrinya kepada Bu Nurhayati dan Pak Alberto. Kemudian mereka pun langsung ke topik pembicaraan setelah memesan makanan dan minuman.
Mereka pun sepakat untuk menjalin hubungan kerjasama antar perusahaan milik pak Alberto dan perusahaan milik Tuan Sanjaya.
Kurang lebih dua jam mereka berada di dalam restoran, tampak Tuan Sanjaya berpamitan kepada Pak Alberto dan juga Bu Nurhayati agar mereka pulang terlebih dahulu mengingat asisten rumah tangga mereka menghubungi bahwasanya Putri mereka sudah kembali dari los Angeles.
"Kalau begitu kami pamit dulu Tuan Alberto, Semoga hubungan kerjasama kita menjadi berkah. ucap Tuan Sanjaya dan juga istrinya sembari menjabat tangan Pak Alberto dan ibu Nurhayati.
Kemudian mereka pun meninggalkan pasangan suami istri paruh baya itu di dalam restoran. Sepeninggalan Tuan Sanjaya dan istrinya pak Alberto menagih janji istrinya untuk menceritakan sesuatu hal yang membuat istrinya trauma.
"Sekarang tujuan kita kemari Sudah kelar dan client kita sudah bersedia bekerjasama dengan perusahaan milik kita. Sekarang Mas menagih janjimu untuk memberitahu Mas apa yang sebenarnya membuat kamu trauma saat berada di dalam mobil tadi." ucap pak Alberto kepada ibu Nurhayati.
Kemudian Bu Nurhayati pun menceritakan kejadian yang menimpa Raditya Dirgantara dan Nurhayati pada saat kecelakaan maut yang menimpa mereka. Mendengar penuturan dari ibu Nurhayati, Alberto pun langsung memeluk istrinya.
"Maafkan mas!" mas tidak tahu kalau pernah mengalami kejadian yang membuatmu trauma seperti itu, Ini Baru mas ketahui Mengapa Yolanda membencimu pada saat itu."ucapan Alberto sambil langsung memeluk istrinya.
"Sudahlah sayang jangan pernah kamu menyalahkan diri kamu atas kematian Raditya Dirgantara. Ini sudah takdir, kita hanya bisa berencana yang menjadikan hanyalah Allah subhanahu wa ta'ala ucap Pak Alberto kepada istrinya.
__ADS_1
Hal itu membuat Ibu Nurhayati sedikit tenang dan ia bersyukur memiliki suami seperti Pak Alberto Begitu juga dengan Alberto ia sangat bersyukur memiliki istri sebaik dan secantik Nurhayati.
Di tempat lain, Pak Anggara dan ibu Amora berniat untuk menemui Maya di kediaman Pak Alberto. Dengan sedikit ragu, Mereka pun pergi ke sana. Setelah tiba di kediaman Pak Alberto, Tuan Anggara turun dari mobilnya meminta kepada satpan agar membukakan pagar yang menjulang tinggi kepada mereka berharap mereka dapat bertemu dengan Maya.
"Permisi Pak, Apa Ibu Maya nya ada di rumah? tanya Tuan Anggara kepada satpam yang bertugas menjaga keamanan di kediaman Pak Alberto.
"Iya Nyonya ada di rumah Anda siapa ya?
"saya Anggara ingin bertemu dengan ibu Maya."
"Apakah anda sudah memiliki janji dengan Nyonya Maya?
"Maaf kami belum ada janji bertemu dengan Maya. Tetapi kami ada urusan penting dengannya." ucap Pak Anggara kepada satpam itu.
"Baik Pak, tunggu sebentar saya akan bertanya dulu kepada Nyonya Maya. Apakah dia bersedia untuk menemui Anda atau tidak." ucap satpam itu kepada tuan Anggara dibalas anggukan dari tuan Anggara.
Kemudian satpam itu pun mendatangi Maya yang sedang bersantai duduk bersama suaminya menonton televisi. Sementara bintang sedang tertidur pulas.
"Dengan saya?
"iya nyonya."
"Siapa?
"Maaf Nyonya tapi sepertinya orang itu baru kali ini datang ke rumah ini, dan namanya dikatakan Tuan Anggara ." ucap satpam itu kepada ada surya dan Maya.
"Anggara? kata Surya dengan terkejut
"Iya Tuan
__ADS_1
"Ada apa Anggara datang kemari dan mencari kamu sayang?
"Maya juga tidak tahu Mas."
"Iya sudah lebih baik kamu temui saja siapa tahu ada yang penting."
"Baik pak, suruh dia masuk."ucap Maya kepada satpam itu. lalu satpam itu pun berlalu menemui Tuan Anggara dengan ibu Amora.
Setelah diizinkan masuk oleh satpam Tuan Anggara pun berniat untuk menemui Maya
"Silakan duduk!"
" Anda mencari saya?
"Iya Maya Kami ingin bertemu dengan kamu bisakah kita berbicara?
Bi tolong buatin minum untuk Tamu kita Panggil Maya kepada asisten rumah tangga nya.
"Ada apa bapak datang kemari mencari saya?
lalu Tuan Anggara dan ibu Amora pun langsung bersujud di kaki Maya yang dapat dilihat oleh Surya walaupun mata Surya hanya menatap kearah televisi yang ada di hadapannya.
"Jangan begini Tuan, Ada apa ini?
"Tolong maafkan Sandra Maya,
"Maaf bu sudah terlambat, kasusnya sudah diangkat dan sudah dijatuhi vonis hukuman penjara." ucap Maya kepada tuan Anggara dan juga Ibu Amora
"Bantu kami Maya!" ucap Ibu Amora sembari menangis sesunggukan dan bersujud di kaki Maya.
__ADS_1
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏