
'Tuan Zidan yang terhormat!" Tolong tunggu sebentar. Atasan saya ingin berbicara kepada anda."
"Tidak perlu, saya akan menaikkan kasus ini dan akan membuat kasus ini viral. ucap Zidan.
"Pak lebih baik masalah ini kita bicarakan baik baik. Atasan saya akan segera Datang tolong tunggu sebentar." ucapnya sembari menahan Zidan agar tidak pergi dari tempat duduknya.
"Untuk apa Saya menunggu atasan Bapak disini?"kalau kalian hanya menjalankan Tugas kalian hanya karena uang. Saya tidak mengerti dengan hukum yang berlaku di negara ini kalian mempermainkan hukum. Jangan kalian mengira kami tidak mengerti dengan hukum. lebih baik kalian bersiap untuk segera dipecat."ucap Zidan kepada pihak kepolisian yang kebetulan bertugas di sana.
"Maaf Pak Sebenarnya bukan saya yang menangani kasus ini. Tetapi karena kebetulan saya yang bertugas di sini hari ini, maka saya lah yang bertanggung jawab. Bapak Tenang saja saya akan menangani kasus ini sebaik mungkin. percayalah kepada saya bahwa dokter Robert akan segera kami tahan kembali.
"Saya tidak butuh janji kalian tetap saya butuh pelaksanaan dan kewajiban kalian sebagai pengayom masyarakat.
"Pak Zidan bisa percaya kepada saya, dan saya akan segera membicarakan hal ini kepada atasan saya ucap pihak kepolisian yang kebetulan bernama AKBP Ferry.
Zidan pun kembali duduk, ia ingin membicarakan dengan pihak kepolisian mengenai hukum yang berlaku kepada dokter Robert. Apalagi sidang perkara belum dimulai kasus praktek klinik aborsi dan juga percobaan pembunuhan kepada Pak Alberto. Yang dilakukan oleh dokter Robert dan Ibu Maria.
Tiba-tiba seorang atasan AKBP Ferry datang ingin menemui Zidan.
"Selamat siang pak Zidan!"
"Selamat siang pak!"
"Ada yang bisa saya bantu Pak Zidan?"
"Tidak perlu berbasa-basi, saya hanya ingin membicarakan terkait kasus praktek klinik aborsi dan juga percobaan pembunuhan kepada Pak Alberto. Yang dilakukan oleh dokter Robert dan Ibu Maria.
"Saya dengar Kalau dokter Robert bebas bersyarat dengan uang jaminan yang diberikan oleh keluarganya. Untuk itu saya meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak membebaskan dokter Robert walaupun dengan menggunakan uang jaminan. Apalagi kesalahannya cukup fatal.
"Ini sudah perencanaan pembunuhan. kalau kalian membebaskan dokter Robert maka tidak menutup kemungkinan akan banyak lagi dokter Robert dokter Robert lainnya. Untuk itu saya meminta kepada pihak kepolisian untuk menghukum kembali dokter Robert,"
" Kalau kalian tidak melakukan tindakan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di negara ini, maka saya akan melakukan tindakan. Saya akan angkat kasus ini sampai ke mahkamah Agung. Dan saya akan membuat kasus ini menjadi viral dengan memberikan bukti-bukti yang ada di tangan saya dan juga ditangan bos saya,"
"Kalian pasti mengetahui siapa Bos saya sebenarnya. Dengan sekejap berita ini bisa viral dan kalian siap-siap untuk segera dipecat dari kedudukan kalian."
" Sebagai petugas kepolisian seharusnya kalian bekerja untuk menjadi pengayom masyarakat bukan untuk disogok masyarakat menutupi kesalahan yang dilakukan oleh terdakwa.
"Saya tidak akan tinggal diam jika kalian tidak langsung bertindak."ucap Zidan kepada atasan AKBP Ferry.
"Bapak Tenang saja kami akan segera mengurus kasus ini dan kembali menahan dokter Robert."ucap atasan dari AKBP Ferry kepada Zidan.
"Saya tidak butuh hanya janji Janji, tetapi pelaksanaan yang saya inginkan. ucap Zidan sembari beranjak dari tempat duduknya.
"Maaf Saya tidak memiliki banyak waktu. Untuk itu kalian segera berpikir sebelum jabatan kalian dicabut."
"Saya permisi." ucap Zidan dan langsung keluar dari kantor polisi
__ADS_1
Di perjalanan Zidan sangat emosi dengan kinerja kepolisian yang ada di negara ini. Hanya karena uang mereka dapat membebaskan orang yang benar-benar bersalah.
"Hukum apa yang ada di negara? umpat zidan di dalam hati sambil melajukan mobilnya ke arah kantor Dirgantara Group.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 40 menit, Zidan tiba di kantor Dirgantara grup.
Zidan langsung menemui Surya.
Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu Zidan langsung main nyelonong masuk. Padahal di ruangan Surya ada Maya yang sedang menunggu Zidan menyelesaikan pekerjaannya.
"lo Lain kali kalau mau masuk ketuk pintu dulu."ujar Surya kepada Zidan.
" Cie illehhh biasa juga nggak seperti itu.
"Itu biasa," tapi sekarang luar biasa karena gue sudah punya bini.
"lo nggak lihat bini gue lagi di sini?"
"ups..... maaf pak bos tadi nggak lihat."
"Maaf ya kakak ipar!"
"Tidak apa-apa santai saja." sahut Maya.
"Upsss tunggu dulu Bos, gue juga kemari karena hal penting loh untuk kita semua."
"Maksud lo apaan?tidak perlu bertele-tele langsung aja ke intinya."
"Dokter Robert dibebaskan bersyarat oleh pihak kepolisian. Karena keluarga dokter Robert memberikan Uang jaminan kepada pihak kepolisian." ucap Zidan kepada Surya membuat Surya sontak naik pitam.
"Apa?
"Dokter Robert bebas bersyarat?
"Iya Bos Makanya saya datang ke kantor polisi dan meminta pihak kepolisian untuk segera menjalankan hukum yang berlaku di negara ini. gue juga mengatakan akan memviralkan berita ini ke sosial media. Dan akan menaikkan kasus ini bila penting langsung ke mahkamah Agung." ucap Zidan kepada Surya.
"Good!
"Gue suka cara lo!" terus pantau perkembangan kasus ini jangan biarkan dokter Robert, Ibu Maria dan juga Riska bebas begitu saja. Karena saya tidak ingin kehidupan istri saya diusik oleh mereka.
"Bos tenang saja serahkan semua ini kepada Zidan.
"Gue percaya sama lo. untuk itu gue kasih bonus Bonus sama Lo."
"Serius nih bos?
__ADS_1
"Gue serius, asalkan kamu mampu menghadapi kasus ini dan pastikan mereka dihukum seberat-beratnya."
"Bos tenang saja," semua bukti sudah kita kantongi dan pihak kepolisian tidak akan bisa bermain di belakang kita. ucap Zidan meyakinkan Surya.
"Ya sudah lanjutkan pekerjaanmu, gue juga mau lanjutin pekerjaan gue yang belum selesai. karena gue ingin meminta lo menggantikan gue selama gue melakukan perjalanan bulan madu ke California.
"Serius bos?
"Bos mau bulan madu ke California?
"Iya tadinya mau ke Paris!" Tapi Mami sudah membelikan tiket untuk berbulan madu ke California.
"Mami Yolanda?
"Yes?
"Serius?
"Iya serius lah, tidak mungkin gue bohong sama lo. Bila penting tuh tanya kakak ipar lo?
"Serius kakak ipar?
Maya menganggukkan kepalanya sembari mengotaknatik ponsel milik surya untuk menghilangkan kebosanannya menemani Surya mengerjakan pekerjaannya yang belum selesai.
"Sayang kamu sudah lapar belum?
"Memangnya kenapa mas?
"Mas sudah lapar ya?
"Tidak!" tapi masih tidak ingin membiarkan kamu kelaparan."
"Nggak kok mas, lagian sedari tadi Maya ngemil melulu. Mana mungkin Maya lapar."
"Serius Masih sanggup nungguin mas?
"Serius dong sayang." ucap Maya sembari langsung memeluk suaminya dari belakang tanpa mempedulikan kehadiran Zidan di sana.
"Hello..... gue ada disini......" kalau kalian mau bermesraan tunggu gue keluar dulu." ucap Zidan kepada surya dan Maya.
"Ya sudah lo mau ngapain lagi di sini? lo nggak tengok Bini gue menginginkan gue." ucap Surya sambil mengembangkan senyum jahilnya. Hal itu membuat Zidan sedikit kesal melihat pasangan suami istri yang baru beberapa hari menikah itu.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏
__ADS_1