
"Aduh bagaimana ini?bisa-bisa mereka beranggapan lain. Makin sulit rasanya nanti menceritakan kepada Ibu dan ayahku." ucap Naira
Washington tertawa cengengesan.
"Mas Kok malah ketawa sih, kan benar yang Aira katakan. Nanti semakin sulit menjelaskan kepada Ibu. Karena dia tidak akan percaya akan kenyataan yang aku ceritakan kepadanya.
"Memangnya kamu mau cerita apa?
"Mau mengatakan kalau hubungan kita ini palsu?
"Beneran juga nggak apa-apa tuh!"
"Mas Aira serius, saat ini Aira tidak ingin bercanda.
"Memangnya siapa yang bercanda sayang!" kata-kata sayang itu lolos begitu saja dari mulut Washington membuat Aira semakin bingung dengan sikap manis Washington terhadapnya.
"Mas Aira mohon, Jangan membuatku salah paham dengan sikap manis mas kepada Aira.
"Salah paham?
"Menurut kamu mengapa kamu salah paham?
"Sudahlah mas dari tadi Mas bercanda melulu padahal Aira sudah sangat serius berbicara.
"Sudah tidak perlu dipikirkan sekarang lebih baik kamu membersihkan diri. Kasihan bayi yang ada di dalam kandungan kamu kebauan karena ibunya belum mandi. ucap Washington sambil terkekeh membuat air menatap Washington dengan tatapan tajam.
"Jadi sedaritadi mas memeluk Aira merasa kebauan?
__ADS_1
"Sudah cepat mandi, tidak perlu bertanya Yang nggak-nggak, atau kamu mau kita mandi bareng?"goda Washington membuat Aira langsung berdiri dari tempat duduknya dan berlari kecil masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Hal itu membuat Washington tertawa lepas.
Ketika Aira berada di dalam kamar mandi, ponsel milik Washington berdering ia melihat nomor yang menghubunginya nomor ponsel Surya.
"Ia ada apa bos? ada lagi yang bisa saya bantu setelah hubungan rumit ini? ucap Washington dalam sambungan telepon selulernya kepada Surya. Membuat Surya langsung tertawa ngakak dengan apa yang dikatakan oleh anak buahnya itu.
" Bos Kok malah tertawa sih Bos?
"Bagaimana apa perjalananmu menyenangkan?
atau sudah tumbuh benih-benih Cinta diantara Kalian?
"Bos membuat pilihan yang rumit kepadaku. jujur awalnya sulit untuk menceritakan. Suatu saat nanti saya pasti akan menceritakannya kepada bos. Tapi doakan saya Bos, bisa betah berlama-lama disini dengan makan gaji buta dari bos ."ucap Washington tidak kalah nyebelinnya dengan Surya.
"Tapi kamu menikmati semuanya bukan?"goda Surya membuat Washington ikut tertawa ngakak.
"Saya juga belum tahu bos bagaimana hubungan kami nantinya. Orang tuanya sudah menganggap aku sebagai suami dari Aira.
"Apa kalian tidur bareng?
"Iya Bos semua ini karena kedua orang tua Aira mereka menganggap Washington suami Aira.
"Awas kamu Jika kamu sampai macam-macam kepada Aira. kasihan dia sudah disakiti pria yang tidak bertanggung jawab itu. Jika kamu menyakiti hatinya, itu sama saja kamu menyakiti hati istriku yang paling aku sayangi.
Karena dia juga menyayangi sahabatnya itu.
Tiba-tiba Maya datang dan memeluk Surya dari belakang, ketika Surya melakukan sambungan telepon seluler ke pada Washington.
__ADS_1
"Mas nelpon siapa sih pagi-pagi seperti ini? gerutu Maya karena dirinya merasa diabaikan oleh suaminya pagi-pagi itu.
Surya meraih tubuh istrinya itu ke pelukannya sambil berbicara di dalam sambungan telepon seluler kepada Washington.
"Bos bisa telepon video tidak?
"Apa kamu ingin melihat bosmu ini bercumbu mesra dengan istri yang sangat ia cintai? goda Surya membuat Washington mati kutu.
"Ah tidak jadi bos lebih baik bos matikan saja teleponnya, nanti Nyonya Maya ngamuk sama bos. Aku tahu bos tidak bisa berkutik jika sudah Nyonya Maya marah. Nyali bos akan menciut jika sudah ditatap oleh Nyonya Maya dengan tatapan tajam." ucap Washington sambil tertawa ngakak dalam sambungan telepon selulernya.
"Awas kamu ya Sudah berani mengataiku. Apa kamu mau gaji kamu saya potong 50%?
"Jangan dong Bos sadis banget sih." gerutu Washington membuat Surya langsung tertawa mampu membuat Washington mati kutu.
Setelah berbicara panjang lebar dengan Washington, Surya pun mematikan sambungan telepon selulernya. Ia langsung menggendong tubuh mungil istrinya naik ke atas tempat tidur yang berukuran King size itu.
"Mas !" Kenapa sih dari tadi mengabaikanku?
"Tidak sayang mas tidak mengabaikanmu kok, tapi tadi Mas lihat kamu masih tertidur pulas sehingga mas tidak tega untuk membangunkan kamu. dan untuk menghabiskan waktu makanya Mas menghubungi Washington yang lagi ada di Manado, menjalani hubungan yang rumit dengan Aira disana." ucap Surya sambil tertawa ngakak
"Bagaimana kabar sahabatku Aira di sana Mas, apa dia baik-baik saja?
"Alhamdulillah baik sayang. Kamu tidak perlu khawatir ada Washington disana menjaga sahabatmu itu.
"Syukurlah kalau begitu, semoga Aira dan Washington berjodoh ya Mas. Sama seperti yang Mas rencanakan sebelumnya."
"Ia sayang Mas juga berharap demikian." ucap Surya sembari mengecup kening istrinya dan mengelus perut buncit Maya.
__ADS_1
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏