Mama Muda

Mama Muda
TERIAKAN IBU CANADA


__ADS_3

Mendengar Laura akan meninggalkan rumah keluarga David, David Langsung angkat bicara.


"Jangan Pergi!" Jika kamu pergi dari sini siapa yang akan menemaniku lagi? ayah dan ibuku sudah berada di balik jeruji besi. Apa kamu tega membiarkan Ku tinggal di sini sendirian? dokter Avena sangat sibuk di rumah sakit.


Ia pun Pasti enggan tinggal di rumah ini lagi."aku mohon tetaplah disini, Menemaniku Sampai akhir hidupku." ucap David membuat Laura bingung akan kata kata David yang memintanya menemaninya sampai akhir hidupnya.


"Benar kata kak David Laura!" lebih baik Laura tinggal saja di sini. Aku masih tetap tinggal di sini. Kamu jangan khawatir."ucap dokter Avena kepada Laura.


"Bu dokter serius masih tetap tinggal di sini walaupun bu dokter sudah mengetahui yang sebenarnya? tanya Laura kepada dokter Avena.


"Saya akan tetap tinggal di sini sampai kamu melahirkan nanti. Kamu itu sudah menjadi tanggung jawabku. Jadi aku tidak akan lari dari tanggung jawab itu."percayalah sama aku."ucap dokter Avena sambil mengembangkan senyumnya kepada Laura.


Sementara di tempat lain, terlihat Ibu Canada menangis histeris dan meraung-raung meminta pihak Kepolisian untuk segera membebaskannya.


"Tolong keluarkan Saya dari sini, Saya tidak bersalah. Kasus ini sudah ditutup 20 tahun yang lalu. Dan terbukti kalau kematian Soraya dan Hamdan itu murni karena kecelakaan. pasti ada seseorang yang ingin menjatuhkan nama baikku." ucap ibu canada sambil berteriak.


"Maaf Bu semua bukti-bukti sudah mengarah kepada anda. Jadi tolong kerjasamanya dengan baik. Biarkan persidangan yang menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah."ucap pihak kepolisian kepada Ibu Canada. Kemudian Ibu Canada pun memohon kepada pihak kepolisian agar meminjamkan ponsel kepada Ibu Canada.


Polisi yang bertugas di sana pun meminjamkan ponsel miliknya, untuk dipakai Ibu Kanada. Entah untuk menghubungi Siapa, yang pasti pihak kepolisian itu tidak mengetahui siapa yang akan dihubungi Ibu Canada saat itu.


ibu Canda berniat untuk menghubungi kuasa hukum yang selalu membantu keluarga mereka selama ini. Ia tidak ingin berlama-lama mendekam di penjara. Ketika ibu Canada menghubungi kuasa hukum keluarga mereka, yang ternyata kuasa hukum itu tidak bersedia membantu ibu Canada dan Suaminya.


Hal itu membuat Ibu Canada semakin kesal dan berteriak sembari menghempaskan ponsel milik polisi yang bertugas di sana. Hal itu mengundang amarah polisi itu. Hingga polisi itu pun meminta ganti rugi kepada Ibu Canada.


"Ibu apa-apaan sih? sudah dikasih pinjam ponsel, sekarang malah Ibu merusakkan ponsel saya. Saya tidak mau tahu ibu harus mengganti rugi ponsel saya." ucap polisi itu kepada Ibu Canada.

__ADS_1


"Baru ponsel murahan saja kamu sudah marahnya tak ketulungan. Bahkan toko ponselnya pun aku mampu membelinya." ucap ibu Canada dengan sombong.


"Kalau kamu memang mampu membelinya mana uang ganti ruginya." ucap polisi itu kepada Ibu Kanada membuat ibu kan ada menatap polisi itu dengan tatapan tajam.


Saya akan berbicara kepada Putra saya agar dia mengganti rugi ponsel murahan kamu itu."tunggu kamu kalau saya sudah bebas dari sini saya akan memberimu pelajaran ancam Ibu Kanada kepada pihak kepolisian yang bertugas pada saat itu.


Dengan kesal, polisi itu pun meninggalkan Ibu Canada setelah mengunci Ibu Canada di dalam kurungan penjara. Ibu Canada terus berteriak-teriak. lain halnya dengan suaminya yang hanya terdiam dan bengong. Seolah Pak Burhan sudah menyadari kesalahannya yang selama ini ia tutup tutupi dari khalayak ramai.


"Apa yang harus aku lakukan sekarang? demi menuruti keinginan istriku, aku harus hidup di balik jeruji besi ini. Aku yakin aku tidak akan bebas sebelum aku mati di sini." ratap Pak Burhan di balik jeruji besi.


Sementara David berniat untuk melihat kondisi kedua orang tuanya hari itu. Sebelumnya ia sudah membeli beberapa makanan agar orang tuanya dapat menyantap makanan yang layak.


Ketika David sudah tiba di kantor polisi, David pun meminta izin kepada pihak kepolisian yang bertugas di sana agar diberikan izin untuk bertamu melihat ibu Canada dan juga Pak Burhan.


" Baik, kami akan memberikan waktu untuk Anda 15 menit untuk berbicara kepada orang tua anda. Tapi tolong jangan berisik, nanti bisa mengganggu yang."ucap polisi itu kepada David.


"Baik Pak saya akan berbicara kepada ibu dan ayah saya. "


Kemudian polisi itu pun mengantar David untuk menemui Ibu Canada. Yang mana Ibu canada penampilannya sudah acak-acakan.


"Ibu Canada dan Pak Burhan ada tamu ingin menemui anda.." ucap pihak kepolisian itu kepada Ibu Canada dan Pak Burhan. Yang mana ruangan Pak Burhan dan ibu Canada bersebelahan. karena persidangan Belum dimulai.


Ibu Canada keluar dari balik jeruji besi. Begitu juga dengan Pak Burhan. Tetapi tentunya dijaga ketat oleh pihak Kepolisian.


"Papi mami."Ishak David tetapi ia ingin sekali berbicara untuk menanyakan perihal pembunuhan itu secara langsung tidak kepada Ibu Canada dan Pak Burhan.

__ADS_1


"Ada apa ini Pi? Mengapa Papi mampu sampai menghabisi nyawa seseorang? jujur David tidak menyangka kalian mampu melakukan kejahatan yang paling kejam itu. Apa yang ada di pikiran kalian ." ucap David kepada Pak Burhan dan juga Ibu Canada. Pak Burhan hanya terdiam Ia tidak mampu menjawab apa yang dikatakan David terhadapnya.


Sementara Ibu Canada langsung emosi akan pertanyaan David.


"Kamu memang anak tidak tahu diuntung. kamu percaya begitu saja dengan apa yang dituduhkan kepada Mami dan Papi ucap Ibu Kanada kepada David.


"Mami tidak perlu mengelak lagi karena dapet sudah melihat bukti-bukti yang kuat bahwa bukti itu mengarah kepada ibu dan Papi yang meminta seseorang untuk memuluskan rencana pembunuhan itu.


"David juga tahu kalau perusahaan yang dikelola oleh Papi dan David itu adalah perusahaan milik Tuan Hamdan dan nyonya Soraya yang mana ahli warisnya adalah jidan dan dokter. Avena. lebih baik Papi dan mami jujur sama David. kalian membesarkan dan menyekolahkan dokter Avena hanya untuk dapat menguasai harta kekayaan keluarga Tuan Hamdan bukan?


"Jaga omongan kamu David, kamu jangan menuduh orang tua kamu dengan sembarangan."bentak Ibu Canada kepada David.


"David hanya mengatakan yang sebenarnya. tolong bang mulai saat ini berubahlah menjadi lebih baik. Jujur David juga sudah mendapat ganjarannya ketika David selalu menyakiti hati wanita. Mami juga lihat apa yang David rasakan saat ini. Mami tidak merasa kasihan dengan Papi yang umurnya sudah sepuh? ucap kepada Ibu Kanada.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.


jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.


Trims.


sambil menunggu novel ini up, yuk mampir ke karya teman emak.Dijamin ceritanya seru


__ADS_1


__ADS_2