
Sudahlah mi!" tidak perlu berakting lagi di sini biarkan papi dan ibu mertua Surya mengetahui yang sebenarnya, yang selama ini Maya dan Surya tutup-tutupi dari mereka." ucap Surya kepada Mami Yolanda membuat Pak Alberto dan Bu Nurhayati pun semakin penasaran akan apa yang dikatakan Surya kepada Mami Yolanda.
"Maksudnya apa nak Surya?
"Sudah mas tidak perlu yang lalu dibahas lagi lebih baik kita tata kehidupan kita kedepannya supaya lebih baik. ucap Maya kepada Surya karena dirinya tidak mau mami Yolanda terpojok di depan keluarganya.
Maya langsung memegang tangan Surya agar Surya tidak memberitahu yang sebenarnya di hadapan keluarganya.
Mami Yolanda menatapnya dengan intens.
"Begitu baiknya hati wanita ini tetapi saya Mengapa berbuat jahat terhadapnya? tanya Mami Yolanda dalam hati merutuki dirinya sendiri.
"sebutkan dan jelaskan adalah sama Papi apa maksud semua ini?
"Tidak ada Pi mas Surya hanya bercanda."sahut Maya. Sambil mengembangkan senyumnya agar Pakal justru tidak curiga.
"Pi.....mi..... Kami ingin pulang dulu titip bintangnya di sini." ucap Surya kepada Pak Alberto dan juga Bu Nurhayati.
"Kok cepat banget nak?"
"Mami seperti tidak mengetahui saja pengantin baru bagaimana?
"Oh iya kapan kalian akan pergi berbulan madu nak?
__ADS_1
"Ini kan kami juga sudah berbulan madu juga mom."timbal Maya
"Dua hari lagi mom!" kami akan berangkat bulan madu ke Paris. Semuanya sudah Surya persiapkan kok Mami Tenang saja."ucap Surya
Surya dan Maya tidak langsung pergi berbulan madu karena kebetulan masih banyak pekerjaan yang tidak bisa ditinggal. Jadi Surya memilih untuk menyelesaikan pekerjaan itu dulu, baru kau pergi berbulan madu supaya bulan madunya terasa nyaman dan tenang.
Mendengar apa yang dikatakan Surya, Maya sedikit terkejut. Padahal Surya tidak pernah memberi tahu kepada dirinya bahwasanya Mereka ingin pergi berbulan madu ke Paris. yang Maya tahu, Ia hanya ingin tinggal bersama Surya selama berbulan madu di rumah yang sudah disediakan Surya tanpa kehadiran Bintang di sana.
"Kamu serius Mas?kok tidak pernah memberitahu Maya?
"Ngapain harus diberitahukan kepada istri sendiri untuk memberikan kejutan!" tapi karena Papi dan mami sudah mengatakan terlebih dahulu. Ya mau tidak mau masa harus memberitahukannya juga kepada kamu sekarang." ucap Surya kepada Maya sambil langsung mengecup kening Maya di hadapan mami Yolanda, Pak Alberto dan juga Bu Nurhayati. Tanpa sama sekali Merasa sungkan.
"Syukurlah sudah kamu sudah mempersiapkan bulan madu kalian. Padahal mami ingin merekomendasikan kalian berbulan madu di suatu tempat yang indah. Tempat Papi dan Mami dulu saat berbulan madu. ucap Mami Yolanda sambil memberikan Dua tiket pesawat dan juga voucher Hotel bintang lima yang ada di kawasan California, kepada surya dan Maya.
"Sebelum pernikahan kalian berlangsung. Mami sudah menyediakan ini. Tapi entah lah kalian mau atau tidak Itu terserah kalian.
Tapi Mami berharap kalian Terima kado dari mami sebagai kado pernikahan kalian." ucap mami Yolanda memberikan Dua tiket pesawat eksekutif Class dan voucher hotel Bintang lima kepada surya dan Maya.
Sementara di tempat lain, Zidan pergi ke kantor Polisi untuk sekedar mengetahui perkembangan mengenai kasus yang jalani dokter Robert, Ibu Maria dan Riska . Apalagi ketika Zidan mengetahui dokter Robert bebas bersyarat. Membuat Zidan merasa emosi.
Ketika Zidan berada di kantor polisi, Ia pun menanyakan perihal kebenaran itu. Dan ternyata memang benar kalau dokter Robert bebas bersyarat.
Padahal sidang belum mendapat putusan.
__ADS_1
"Bagaimana dokter Robert bisa bebas bersyarat Pak? tanya Zidan kepada pihak kepolisian yang kebetulan bertugas saat itu.
"Ada salah satu pihak keluarga dokter Robert yang menjamin dokter Robert tidak akan melakukan hal yang sama dan memberikan uang jaminan kepada kami."
"Berapa jaminan yang mereka berikan saya akan memberikannya kepada kalian sepuluh kali lipat. Jujur saya kecewa dengan pelayanan pihak kepolisian sekarang. Yang begitu mudah dapat membebaskan orang begitu saja hanya mendapatkan uang jaminan.
"Saya tidak mau tahu kasus ini akan secepat saya urus. Dan akan saya naikkan kasus ini. Bila penting saya akan tempuh kasus ini Sampai ke mahkamah Agung. Kalau kalian tidak segera menahan nya kembali, kalian akan saya tuntut dan saya akan membawa bukti-bukti ini yang kuat yang ada pada saya.
"Ingat saya akan membuat berita Ina viral di mana-mana. Kalian pasti mengetahui siapa Bos saya sebenarnya. Lebih baik kalian berhati-hati sebelum kalian dipecat satu persatu." ucap Zidan dengan kemarahannya yang memuncak.
Hal itu membuat pihak kepolisian merasa gemetar karena reputasi mereka akan dipertaruhkan jika Zidan membuat berita itu viral dan melaporkannya ke bagian mahkamah Agung.
"Saya tidak akan main-main. Kalian tahu benar siapa Bos saya dan siapa yang tersakiti di sini. bukti-bukti yang kami miliki cukup kuat dan kalian tidak akan bisa terlepas begitu saja. kalau kalian membutuhkan uang sepuluh kali lipat dari pemberian keluarga dokter Robert kami dapat memberikannya kepada kalian.
Tapi kalian membebaskan orang jahat yang mampu membunuh janin-janin yang tak berdosa untuk meraup keuntungan sendiri. Kami tidak akan membiarkan ini terjadi." Ucap Zidan sambil bangkit dari tempat duduknya. Hal itu membuat petugas pihak kepolisian yang kebetulan bertugas pada saat itu kalang kabut. Dan langsung menghubungi atasannya.
"Tuan Zidan yang terhormat!" Tolong tunggu sebentar. Atasan saya ingin berbicara kepada anda."
"Tidak perlu, saya akan menaikkan kasus ini dan akan membuat kasus ini viral.ucap Zidan.
"Pak lebih baik masalah ini kita bicarakan baik baik. Atasan saya akan segera Datang tolong tunggu sebentar." ucapnya sembari menahan Zidan agar tidak pergi dari tempat duduknya.
Bersambung.......
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏