Mama Muda

Mama Muda
KENYATAAN PAHIT


__ADS_3

"Sekarang sudah tidak ada orang lagi di sini yang mendengar kita. lebih baik kamu ceritakan langsung kepadaku." Ucap Dokter Avena kepada Sandra


"Orang tua angkat Kamu sendiri yang membunuh ibu kandung dan ayah kandung kalian." ucap Sandra membuat Dokter Avena sangat terkejut mendengar pernyataan Sandra kepadanya.


"Kamu jangan alas menuduh orang sembarangan, kalau kamu tidak memiliki bukti bukti yang kuat. Kamu tau kan kalau fitnah itu lebih kejam." ucap Dokter Avena kedua Sandra.


"Saya tidak berbohong. Karna saya tidak ingin kamu itu dibohongi oleh kedua orangtua angkat Mu.


Dulunya orang tua angkat kamu adalah orang kepercayaan Ayah dan Ibu kandungmu dengan Zidan di perusahaan besar keluarga kalian. Tetapi kepercayaan itu disalahgunakan oleh ibu Canada dan juga suaminya. Mereka membayar kawanan preman untuk merampok dan membunuh kedua orang tua kalian. Dan seolah-olah membuat kejadian itu seperti kecelakaan. Kamu tahu kasus itu ditutup begitu saja karena apa?


Avena menggelengkan kepalanya.


"Karena Ibu Canada dan juga suaminya sudah menyogok pihak Kepolisian agar kasus itu ditutup begitu saja. Dan dinyatakan kalau kejadian yang menimpa keluargamu itu murni karena kecelakaan."


Padahal sebelumnya orang suruhan dari ibu Canada dan suaminya itu sudah membunuh orang tuamu terlebih dahulu. Bahkan Zidan kakak kandung sendiri mengalami koma sampai beberapa bulan. Untung saja ada Surya dan nyonya Yolanda yang membantu Zidan.


"Saya tidak percaya dengan apa yang kamu katakan. jangan menuduh orang sembarangan jika tidak memiliki bukti yang kuat." ucap dokter Avena kepada Sandra.


Sandra langsung tertawa ngakak. Kamu seorang dokter tetapi kamu sangat bodoh.


"Kenapa kamu berkata seperti itu?

__ADS_1


"Karena kamu benar-benar sangat bodoh, Apa kamu merasakan kasih sayang dari kedua orang tua angkat dengan tulus? pekik Sandra


dokter Avena tidak menjawab. Tetapi omongan dari Sandra masih terngiang di kepala dokter Avena. Ia seolah tidak percaya apa yang diceritakan oleh Sandra kepadanya.


"Dari mana kamu mengetahui hal ini.


"Kamu tidak perlu bertanya dari mana saya mengetahuinya. Tetapi yang pasti selama ini aku sudah memantau semuanya.dan mencari tahu siapa jati diri Zidan yang sebenarnya. Aku tahu kalau selama ini Surya dan Tante Yolanda yang selama ini merawat Zidan semenjak kejadian dua puluh tahun yang lalu.


"Kamu jangan membohongi ku, aku tidak mau kamu memfitnah ibuku!" ucap Dokter Avena.


"Kalau kamu tidak percaya, nanti kalau kamu sudah tiba dirumah tanyakan apakah orangtua kamu mengenal Ibu Soraya dan juga Tuan Hamdan. Pasti mereka akan pura pura tidak mengenal mereka.


Dokter Avena menghela nafas berat. sejujurnya iya tidak percaya penuh kepada Sandra. Apalagi ketika dokter Avena mengetahui kalau Sandra pernah menjadi narapidana karena kasus perencanaan pembunuhan terhadap Maya dan juga Surya.


Tetapi di satu sisi Ia juga ingin memastikan apa yang dikatakan Sandra. Ia berniat segera kembali ke rumah dan menanyakan hal itu kepada Ibu Canada dan juga ayahnya. Dokter Avena berpamitan kepada Sandra untuk segera kembali ke rumah


"Maaf Mbak Sandra sepertinya aku harus segera kembali ke rumah karena ada pasien yang menungguku." ucap dokter Avena kepada Sandra.


"Silakan dokter avena!" Tapi tolong jangan lupa dengan janji kamu untuk membujuk Surya Agar memberi izin praktek ku kembali." ucap Sandra kepada dokter Avena.


"Kamu tenang saja selagi kamu mau berubah Aku akan berusaha untuk membujuk Pak Surya agar memberikan izin kepada Mu." sahut dokter Avena

__ADS_1


Kemudian dokter Avena berlalu dari taman itu. Berniat untuk segera kembali ke rumah. Ia berharap mendapat jawaban dari kedua orang tuanya.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit, dokter Avena tiba di rumah. Ia melihat ibu dan sang ayah sedang bersantai di ruang tamu. Kemudian dokter Avena menghampiri ibu canda dan juga ayahnya


"Kamu sudah pulang? tanya Ibu canda dengan sedikit sinis


"Ita mom!" sahut dokter Avena sembari memberi salam kepada kedua orang tuanya. Kemudian dokter Avena dapat melihat mimik wajah ibu Canada yang terlihat happy. Ia pun memberanikan diri untuk menanyakan hal yang dikatakan oleh Sandra kepadanya.


Tetapi untuk menayangkan hal sensitif itu, Dokter Avena Haris lebih berhati hati agar ini Canada dan suaminya tidak curiga kalau Avena sudah mengetahui masa lalu Dokter Avena dan apa yang dilakukan oleh ibu Canada kepada keluarganya.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.


jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.


Trims


sembari menunggu novel ini up jangan lupa mampir ke karya teman outhor ceritanya sangat Seruloh. dijamin kalian akan ketagihan yuk kepoin ceritanya di novel karya Skysal yang berjudul "MAKMUM PILIHAN MICHAEL EMERSON


__ADS_1


__ADS_2