
Setelah selesai berbicara dengan Yuli di dalam sambungan telepon selulernya, Maya langsung memutuskan telepon kepada Yuli. Dan kembali menghampiri Zidan dan surya yang sedang menyantap makan siang bersama Pak Anggara Ibu Amora dan juga Dokter Sandra.
Siapa sayang yang menghubungi Mu tadi sepertinya urgent banget?
"Yuli yang menghubungi, Dia nyariin Zidan."ucap Maya berniat untuk menjahili Zidan. Padahal sebelumnya Yuli sama sekali tidak mencari Zidan Dia hanya bertanya mengapa Surya dan Zidan tidak ada di kantor hari itu. Karna Yuli sama sekali tidak melihat sosok atasannya di kantor.
Serius kakak ipar? Yuli nyariin aku? tanya Zidan yang mendengar namanya disebut oleh Maya.
"Iya , sepetinya dia merindukan mu." ucap Maya berbohong berniat untuk membuat Zidan bagai di atas awan. Karna Maya mengetahui kalau Zidan sepertinya mencintai sahabatnya itu. Zidan hanya belum menyadari hal itu.
Maya juga berharap kalau Zidan dan Maya dapat bersatu. Apalagi umur Zidan sudah tidak muda lagi. Membuat Maya bertekad untuk menjodohkan Yuli kepada Zidan.
Setelah selesai makan siang, Zidan, Surya , Maya berpamitan kepada ibu Amora, pak Anggara dan juga Surya.Untuk kembali kekantor untuk menjalankan aktivitas mereka seperti biasanya.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit Maya, Surya dan Zidan tiba di kantor Dirgantara group. Zidan langsung menuju ruangannya. Karena dirinya penasaran yang dikatakan oleh Maya. Bahwasanya Yuli mencari keberadaannya dan Maya juga mengatakan kalau Yuli sangat merindukan Zidan.
"Maaf ya sudah membuat kamu menunggu, Soalnya tadi ada urusan penting bersama surya dan juga Maya. Tanpa memberitahu kamu terlebih dahulu.
__ADS_1
"Santai aja Pak Zidan, Saya tidak apa-apa kok lagian pekerjaan yang sudah Bapak berikan sebelumnya sudah saya kerjakan. Tolong bapak periksa kembali siapa tahu ada yang salah." ucap Yuli sembari memberikan berkas yang sudah ia kerjakan kepada Zidan.
Zidan menatap Yuli dengan intens, entah karena yang dikatakan oleh Maya. Bahwasanya Yuli sangat merindukannya ia terlihat kikuk dan seperti Salah tingkah melihat Yuli. Padahal Yuli hanya biasa saja.
"Yul ntar sore kamu pulang bareng siapa?
"Iya gue pulang sendiri dong Pak!"kan saya bawa motor sendiri."ucap Yuli kepada Zidan
"Memangnya kamu tidak takut naik motor sendirian?
"Ngapain harus takut Pak, kan ini sudah kuadrat saya. Masih mendingan saya sekarang naik motor matic butut saya. Dibandingkan harus naik angkutan umum.
Makanya pada saat aku bekerja di restoran aku menabung agar dapat membeli sepeda motor. Ya walaupun motornya belinya second. Tapi lumayanlah untuk bisa transportasi pergi bekerja.
"Yul ntar malam kita nonton bareng yuk, sepertinya ada film baru. lagian kan besok weekend jadi besok kita libur."
"Maaf Pak Zidan, saya tidak bisa memastikan sekarang. Karena saya harus terlebih dahulu berpamitan kepada Bibi saya. Saya tidak ingin mereka beranggapan yang tidak-tidak tentang saya.
__ADS_1
"Oke!" nanti saya akan datang ke rumah bibi kamu untuk menjemputmu sekaligus meminta izin kepada Bibi kamu." ucap Zidan.
"Kalau pagi dan berani meminta izin kepada Bibi saya, saya setuju. Tapi jangan sakit hati jika Bibi saya berbicara ketus kepada bapak. karena Bibi saya sangat cerewet dan juga serba kepo dengan urusan orang lain.
"tidak apa-apa lebih baik meminta izin langsung daripada harus main kucing-kucingan. Saya tidak mau berbohong kepada Bibi kamu. Karena jika saya mulai berbohong untuk menutupi kebohongan kita yang sebelumnya kita pasti harus berbohong lagi. Jadi lebih baik saya harus berpamitan dan meminta izin kepada Bibi kamu secara langsung.
"Terserah kamu saja deh Pak, pokoknya Yuli setuju saja asalkan bapak pak meminta izin kepada Bibi saya.
"Tapi jika kita pergi menonton, Apa tidak ada yang marah selain bibi kamu?
"Memangnya siapa yang marah? paling hanya bibi doang. Itupun kalau bapak berani minta ijin, tidak mungkin marah marah lagi." ucap Yuli
"Maksudnya pacar gitu!"
"Kaga ada !"
"Jomblo akut." ucap Yuli sambil. Tertawa ngakak.
__ADS_1
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏💓