
"Ada apa ya? Ada urusan apa mas Surya sehingga Mas Surya sampai selarut ini belum pulang ke rumah. Tidak biasanya mas Surya seperti ini?gumam Maya Wulandari dalam hati. Setelah sambungan telepon selulernya terputus dengan Surya Dirgantara Ia pun menatap layar ponselnya dengan kebingungan.
Malam itu Maya Wulandari merasa heran dan penasaran Mengapa suaminya tak kunjung pulang. Padahal baby Jupiter sangat rewel malam itu. Sehingga Maya sebenarnya sangat membutuhkan Surya untuk membantu Maya menenangkan baby Jupiter. walaupun Mori selalu membantu Maya untuk merawat baby Jupiter dan juga Bintang.
Tetapi bagaimanapun, Maya selalu membutuhkan Surya untuk menenangkan Jupiter. Kebiasaan baby Jupiter saat sebelum tidur, Surya selalu menimangnya dan mendendangkan sebuah lagu untuknya. sehingga malam itu baby Jupiter rewel, karena tak kunjung bertemu dengan Surya Dirgantara.
Sementara di tempat lain, surya Dirgantara yang merasa tidak tenang. Karena ia sangat mengetahui kebiasaan putranya yang harus di timpangnya terlebih dahulu baru tertidur. Sehingga Surya memilih untuk segera kembali ke rumah. Mereka akan melanjutkan pencarian bukti-bukti penganiayaan David esok harinya.
Surya Dirgantara memutuskan untuk segera kembali rumah. Sementara Washington kembali ke rumah yang mereka tempati selama Washington dan Aira sudah berada di Jakarta. Mereka tidak ingin kalau wanita yang sangat mereka cintai mengkhawatirkan mereka. Karena tak kunjung pulang sudah larut malam.
Setelah beberapa menit kemudian, Surya Dirgantara sudah tiba di rumah. Ia mengira Maya Wulandari dan baby Jupiter sudah tertidur. Tetapi ketika Surya sudah berada di rumah, ia melihat Maya Wulandari sedikit kewalahan menenangkan baby Jupiter yang tak kunjung tidur.
Padahal hari sudah pukul 12.00 malam, hal itu yang membuat Maya Wulandari semakin khawatir. Ketika Maya Wulandari memeriksa kondisi kesehatan baby Jupiter. Baby Jupiter baik-baik saja. Entah mengapa baby Jupiter malam itu tak kunjung tidur.
Surya Dirgantara langsung masuk ke kamar menghampiri Maya dan baby Jupiter. sementara Bintang sudah tertidur pulas bersama mami Yolanda. Bintang sengaja tidur bersama man Yolanda, berharap agar Mami Yolanda tidak kesepian tidur sendiri di kamarnya sendiri
"Putra Papi belum tidur? tanya Surya Dirgantara sambil menghampiri Maya.
"Mas Dari mana saja kok lama banget pulangnya?" tanya Maya sambil memberi salam kepada Surya Dirgantara. Surya hanya menatap istrinya dengan tatapan penuh arti lalu Surya langsung membersihkan diri. Agar ia dapat menenangkan putranya baby Jupiter.
Surya sengaja mempercepat ritual mandinya agar Surya langsung dapat menenangkan baby Jupiter. Ia merasa kasihan melihat Maya yang sudah kewalahan menidurkan baby Jupiter. Baby Jupiter tak kunjung tidur.
__ADS_1
Setelah beberapa menit kemudian Surya Dirgantara menyelesaikan ritual mandinya. Ia pun langsung meraih tubuh baby Jupiter ke pelukannya. Baby Jupiter langsung mengembangkan senyumnya, seolah dirinya mengetahui kalau yang menggendong tubuh merupakan ayah kandungnya yang sangat ia rindukan.Setelah satu harian tidak bertemu dengan Surya dirgantara. Biasanya Surya Dirgantara selalu menimbang baby Jupiter sebelum baby Jupiter tertidur pulas malam itu.
Setelah memberikan kecupan hangat di wajah tampan baby Jupiter, Surya Dirgantara pun langsung mendendangkan sebuah lagu yang biasa ia dendangkan. Ketika menimbang baby Jupiter sambil memberi susu formula yang sudah disediakan Maya Wulandari sebelumnya.
Baby Jupiter langsung menghabiskan susu formula yang ada di dalam botol minum baby Jupiter. Kemudian Surya terus menimang baby Jupiter dan mendendangkan lagu untuknya baby Jupiter. Beberapa menit kemudian, baby Jupiter Langsung tertidur pulas digendongan Surya Dirgantara.
Membuat Surya langsung mengembangkan senyumnya menatap wajah polos putranya yang begitu menggemaskan buatnya. Maya menggelengkan kepalanya menatap putranya yang sederet tadi Maya timang, tetapi tak kunjung tidur. Membuat ia heran mengapa ketika Surya dirgantara yang menimang putranya Langsung tertidur pulas.
"Mas sepertinya baby Jupiter sangat merindukanmu. Makanya dia sudah dari tadi tidak bisa tidur sebelum kamu menimbangnya." ucap Maya sambil menghampiri Surya Dirgantara. Surya mengembangkan senyumnya kemudian membaringkan tubuh putranya di tempat tidur milik baby Jupiter, yang selama ini Menemani tidur baby Jupiter.
"Pasti baby Jupiter merindukan Papinya yang tampan ini dong Sayang." ucap Surya Dirgantara sambil memberikan kecupan hangat di wajah cantik istrinya. Maya pun mengembangkan senyumnya melihat tingkah konyol suaminya .
Kemudian Surya Dirgantara pun memberitahu kejadian yang menimpa David. Membuat Maya Wulandari begitu terkejut mendengar apa yang dikatakan suaminya. Seolah Maya tidak yakin seseorang berniat jahat kepada David. Karena Maya selama ini tidak mengetahui kalau David memiliki musuh. paling yang menaruh sakit hati kepada David hanya wanita-wanita yang ada di masa lalu David.
"Jadi bagaimana kondisi David saat ini mas? Maya balik bertanya kepada suaminya.
"Sampai sekarang David belum sadar. Tetapi dokter sudah berhasil menyedot gumpalan darah yang ada di kepala David. Mudah-mudahan David cepat sembuh dan dapat beraktivitas seperti semula.
Jujur mas tidak sanggup melihat Laura yang terus menangis di rumah sakit. Padahal saat ini, kamu tahu bukan? kalau Laura sedang hamil 7 bulan. Itu berarti tidak lama lagi Laura akan menjalani persalinan." ucap Surya kepada Maya membuat Maya merasa tidak tega membayangkan Apa yang dirasakan oleh Laura saat ini.
Zidan belum sembuh total. Tetapi sekarang David sudah mendapat musibah lagi, membuat Surya Dirgantara semakin sibuk dengan urusan perusahaan. Biasanya Zidan dapat membantunya dalam segala hal urusan perusahaan.
__ADS_1
Tetapi untuk saat ini pergerakan Zidan tidak dapat bebas seperti biasanya, Karena tangan Zidan yang mengalami patah tulang belum pulih 100%. Hal itu yang membuat Surya Dirgantara tidak merasa tega memaksakan kehendaknya agar Zidan mengerjakan pekerjaannya seperti biasanya.
"Maafkan mas kalau akhir-akhir ini kurang memperhatikan kalian. Karena kamu tahu sendiri, Mas sangat sibuk sekarang. Biasanya ada Zidan yang membantu Mas mengerjakan pekerjaan Mas. Tetapi untuk saat ini, Zidan belum bisa membantu masuk di kantor.
Washington juga sangat sibuk selama ini membantu Mas di kantor. Sehingga waktunya juga banyak tersita untuk mengerjakan pekerjaan, yang harus kami kerjakan saat ini. Apalagi dengan kejadian yang menimpa David. Membuat kami harus bekerja keras untuk mengusut tuntas kasus yang menimpa David saat ini.
"Memangnya siapa yang Mas curigai yang menganiaya David? tanya Maya kepada suaminya
"Menurut keterangan pelaku, yang membayar mereka melakukan penganiayaan itu adalah Pak Andrian. Tetapi ketika pihak kepolisian menyelidiki bukti-bukti, tidak ada yang mengarah kepada Pak Adrian.
Hal itu yang membuat pihak kepolisian sedikit kewalahan untuk mengusut tuntas kasus ini. Tetapi kami juga berusaha untuk mencari tahu siapa dalang di balik penganiayaan David." sahut Surya
Sekitar kurang lebih 30 menit Maya dan Surya Dirgantara membicarakan masalah yang menimpa David saat ini. Maya pun meminta suaminya agar segera istirahat. Maya sangat mengetahui kalau saat ini Surya Dirgantara Pasti sangat lelah.
"Mas lebih baik sekarang Mas istirahat. Pasti Mas capek kan? tanya Maya sambil memijat tengkuk leher Surya Dirgantara.
"Ya sayang, mas sedikit kelelahan. Tetapi untuk melahap kamu, Mas masih ada tenaga kok." ucap Surya sambil langsung menggendong tubuh istrinya naik ke atas tempat tidur.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1