
Satu Minggu sudah berlalu setelah pertemuan Aliando dengan Bintang dan Maya di taman bermain. Aliando terlihat begitu rapuh mengingat Bintang sama sekali tidak mengenalinya. Bahkan nama Bintang tersemat nama besar Dirgantara. Itu berarti Maya benar benar ingin menghilangkan nama Aliando dari Bintang.
"Bintang sayang, papa sayang sama kamu nak. Tapi keadaan yang membuat kita terpisah. Maafkan papa karna keegoisan papa membuat kita harus terpisah." ratap Aliando. Air bening lolos Begitu saja wajah lusuh Aliando. Ia benar benar sangat menyesal meninggalkan Maya begitu saja. Saat hari pernikahan mereka.
Tanpa Aliando sadari, Nori sang kakak ipar datang menghampiri Aliando. Yang sedari tadi sudah memperhatikan Aliando yang terus melamun dan meneteskan air matanya. Nori sangat paham bagaimana perasaan Aliando saat ini. Karna Nori mengetahui kalau Aliando terpaksa menerima perjodohannya dengan mantan istrinya.
"Ada apa? mengapa kamu Menangis? tanya kak Nori kepada Aliando membuat Aliando terhenyak dan langsung menghapus air matanya yang mengalir di wajah lusuhnya. Ia tidak ingin terlihat rapuh di hadapan Kak Nori walaupun sebelumnya Kak Nori sudah melihat tetesan air mata Aliando.
"Sudah kamu tidak perlu khawatir suatu saat nanti Maya pasti akan memaafkan kamu. Itu sudah konsekuensinya, karena kamu sudah menyakitinya. Apalagi kamu meninggalkan Maya di saat hari pesta pernikahan kalian.
Jujur Kak Nori saat itu tidak tega melihat keadaan Maya Wulandari. Yang datang mencarimu ke rumah dan juga ke tempat kerjaan kakak. Tetapi saat itu kakak tidak bisa berbuat apa-apa. Karena kamu sudah mengambil keputusan menikahi wanita pilihan mama dan papa." ucap Kak Nori kepada Aliando.
"Apa yang harus Aliando lakukan sekarang Kak? Maya sudah sangat membenciku apalagi Bintang sama sekali tidak mengenaliku sebagai ayah kandungnya. Bahkan nama yang tersemat di nama Bintang tidak ada sama sekali nama Aliando di sana.
Nama besar keseluarga Dirgantara yang tersemat di nama Belakang Bintang. Yaitu Bintang surya Dirgantara nama itu yang disandang Bintang saat ini. Membuat Hati Aliando begitu sakit mendengar nama Bintang menyandang nama besar keluarga Dirgantara.
Padahal di antara mereka tidak ada hubungan darah sedikitpun. Tetapi Maya menikah dengan Surya Dirgantara. Dan selama ini Surya Dirgantara yang melindungi dan merawat Bintang dan Maya mulai Bintang ada dalam kandungan.
Bahkan saat Maya melahirkan Bintang Surya Dirgantara dan ibu Nurhayati yang berperan banyak di dalamnya. Apalagi saat kondisi Maya Wulandari kritis dan membutuhkan golongan darah yang sama dengan Maya. Yang kebetulan persediaan Darah di PMI dan juga rumah sakit tidak ada golongan darah yang sama dengan Maya saat itu.
Hingga Bu Nurhayati pergi kekediaman pak Alberto yang mana saat itu Bu Maria dan Riska tidak mengijinkan Bu Nurhayati bertemu dengan pak Alberto untuk meminta bantuan kepada pak Alberto saat itu. Bu Nurhayati berharap Pak Alberto bersedia menolong Maya yang lagi kritis pasca melahirkan Bintang.
__ADS_1
Tetapi karna Bu Maria dan Riska membuat Bu Nurhayati tidak berhasil bertemu dengan pak Alberto. Untuk saat itu Ada Surya sang pemilik rumah sakit yang menolong Maya saat itu. Dan persediaan darah di kirim dari luar kota melalui helikopter.
Perjuangan Surya menyelamatkan Maya saat itu tidak sia sia. Bu Nurhayati sangat bersyukur Surya mendapat donor darah dengan cepat.Terang kak Nori yang ternyata kak Nori selalu mencaritahu tentang kehidupan Maya.
Jadi kamu harus terima bagaimana Maya memperlakukan kamu. Karna hidupnya sangat sakit saat kamu tinggalkan Begitu saja dan itu sudah menjadi resiko dengan apa yang kamu perbuat selama ini kepada Maya dan juga Bintang.
Kakak mengetahui penderitaan Maya saat Kamu tinggalkan. Dan memilih menikah dengan wanita lain. Bahkan di saat melahirkan Bintang Maya saat itu kritis dan ibu Tirinya sama sekali tidak bersedia membantu Maya . Untung saja ada Tuan Surya dirgantara yang membantu Maya saat itu sehingga nyawa Maya dan Bintang dapat terselamatkan."kata Kak Nori menceritakan masa lalu Maya setelah ditinggal oleh Aliando.
"Kakak tidak bisa menyalahkan Maya yang tidak memberimu kesempatan untuk bertemu dengan Bintang apalagi memeluknya. Karena Kak Nori juga mengetahui betapa sakitnya hati Maya dan itu belum terobati sampai sekarang.
Sama halnya yang kakak alami saat ini setelah ditinggal pergi oleh kakak kamu. Kakak sama sekali tidak bisa melupakannya. tetapi kasus kalian berbeda dengan kakak. Kakak ditinggal pergi oleh suami kakak karena dipanggil Sang khalik kembali ke pangkuannya.
Aliando menghela nafas berat. Ia mendengar apa yang dikatakan Kak Nori. Aliando pun sadar yang dikatakan oleh kak Nori benar adanya. Sehingga Aliando sama sekali tidak bisa menyalahkan Maya yang sangat membencinya.
****
Sementara di tempat lain Yuli dan juga Zidan sedang mempersiapkan pesta pernikahan mereka. Yang mana dokter Avena sendiri yang akan menangani pesta pernikahan kakaknya Zidan. Zidan datang menghampiri Yuli karena hari ini Yuli dan Zidan harus pergi ke sebuah butik langganan Nyonya Yolanda.
Gaun pengantin yang dipesan langsung oleh Yuli dan juga Zidan begitu mewah dan elegan.
"Sayang hari ini kita harus pergi ke butik langganan mami untuk memastikan pakaian pesta pernikahan kita sudah selesai atau tidak. " ucap Zidan kepada Yuli.
__ADS_1
Mami Yolanda sengaja merekomendasikan Butik langganannya untuk mendesain Baju pernikahan Yuki dan Zidan kaena Butik langganan mami Yolanda merupakan desainer terkenal yang jasanya banyak di gunakan oleh kalangan Artis terkenal.
"Memangnya mas tidak jadi meeting?
"Jadi sayang, habis meeting kita langsung ke butik. Mami Yolanda menunggu kita disana." ucap Zidan
"Ya sudah kalau begitu Yuli siapin pekerjaan Yuli dulu." sahut Yuli sambil langsung kembali duduk di kursi kerjanya. Ia tidak ingin menunda-nunda pekerjaan nya. Karena pesta pernikahan mereka sudah tinggal menghitung hari.
Mami Yolanda berpamitan kepada Maya untuk pergi ke Butik langganannya. Seperti yang sudah di janjikan mam Yolanda kepada Zidan kalau mami Yolanda akan menemui Zidan di Butik. Mami Yolanda sangat sayang sama Zidan. Bahkan mami Yolanda sudah menganggap Zidan seperti anak kandungnya. sendiri. Hingga mami Yolanda juga menginginkan yang terbaik saat pesta pernikahan putra angkatnya itu.
Mami Yolanda juga turut membantu persiapan pesta pernikahan Zidan dan Yuli. Ia tidak ingin lepas tangan begitu saja, walau ada Avena yang bersedia mengurus pesta pesta pernikahan itu Bahkan untuk busana pengantin Zidan dan Yuli, mani Yolanda mengeluarkan cuan yang fantastis .
Tetapi Surya tidak pernah merasa iri, kepada Zidan mami Yolanda memperlakukan Zidan seperti anak kandungnya sendiri. Justru Surya sangat bangga kepada mami Yolanda karna mami Yolanda memperlakukan Zidan seperti memperlakukan Surya anak kandungnya.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya.Jangan lupa like, coment, vote, dan hadiahnya ya Trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏
sambil menunggu novel ini up kembali yuk mampir ke karya teman emak
__ADS_1