Mama Muda

Mama Muda
PERSIDANG


__ADS_3

Karna dirinya sangat bahagia melihat hubungan David dengan Laura yang begitu dekat. Dokter Avena berpamitan kembali ke kamarnya ketika sudah selesai menyantap sarapan paginya yang di sediakan oleh Laura sebelumya. Kemudian Dokter Avena meninggalkan David dan Laura di meja makan.


"Trimakasih sayang!" kamu sudah membela mas tadi dihadapan Avena." ucap David.


"Laura tidak membela mas!" kan memang benar Laura yang meminta mas untuk menemani Laura tidur dikamar. Karna laura benar benar kesepian Mas."sahut Laura.


Dua hari kemudian. Panggilan dari pengadilan negri Jakarta memberitahu kalau Ibu Canada dan suaminya akan sidang. Tak satu pun kuasa hukum yang berniat untuk membantu kasus yang dijalani oleh Ibu Canada. Membuat ibu Canada tidak terima akan apa yang dilakukan David terhadapnya.


Ibu Canada beranggapan kalau David tidak berusaha untuk membebaskan Ibu Canada dari kesalahan yang ia lakukan terhadap keluarga nyonya Sonya Aurora dan Tuan Hamdan orangtua kandung Zidan dan Dokter Avena.


Terlihat Dokter Avena, Zidan ,Surya dan kuasa hukum Mereka yang menangani kasus pembunuhan orangtua mereka. Sudah tiba diruang persidangan. Tetapi Avena belum melihat kehadiran David disana. Hingga Avena sedikit gelisah karna belum melihat David. Ia takut kalau David benar benar tidak menghadiri persidangan kedua orangtuanya.


Kemudian Avena menghubungi nomor ponsel milik David. Tetapi tak kunjung diangkat membuat Dokter Avena semakin kwatir terjadi sesuatu kepada David. Apalagi setelah mendapat Telepon dari nomor yang tidak ia kenal, membuat Dokter Avena sedikit Parno.


"Ka....!" kok kak David belum datang ya?" tanya Dokter Avena kepada Zidan.


"Mungkin dia lagi di jalan !" kamu berpikir positif saja." ucap Zidan kepada Dokter Avena.


"Tapi ponselnya juga tidak diangkat loh kak. Padahal persidangan akan segera dimulai.

__ADS_1


"Takut kalau terjadi sesuatu kepada Laura atau pun David." ucap dokter kepada Zidan.


"Sudah kamu tengah saja. David pasti bisa menjaga dirinya. lebih baik kamu berdoa agar meraka tidak kenapa Napa!"


Tiba tiba Laura dan David tiba diruang persidangan membuat hati Dokter Avena sedikit lega melihat David dan Laura baik baik saja.


"Kak kok kalian baru sampai?"


"Ia tadi sedikit macet dijalan. Lagian kami tadi mampir di salah satu tempat. Karena Laura ingin memakan sesuatu." ucap David sambil melirik kearah Laura.


"Oh tadi Avena sudah kwatir. Avena kira kakak dan Laura kenapa Napa!" ucap Dokter Avena sambil mengembangkan senyumnya.


Setelah jaksa penuntut umum membacakan tuntutannya terhadap Ibu Canada, terlihat Ibu Canada tidak terima akan Tuntutan jaksa penuntut umum.


"Tidak ada pembelaan sedikitpun kepada ini Canada saat itu.Tetapi Dokter Avena langsung angkat bicara agar Hakim ketua meringankan hukuman kepada kedua orangtua angkat nya.


"Hakim ketua yang terhormat. Saya selaku anak kandung dari korban memohon kepada hakim ketua, agar hakim ketua meringankan hukuman kepada ibu dan papa angkat saya. Karna bagaimanapun mereka sudah membesarkan Avena dan membiayai sekolah Avena sampai Avena mendapatkan gelar Dokter saat ini.


Untuk itu, saya memohon kepada hakim ketua agar meringankan hukuman papa dan Ibu angkat saya."

__ADS_1


Hakim ketua mendengar alasan dari dokter Avena dan mempertimbangkannya.


setelah berembuk, hakim ketua memutuskan kalau Ibu canada dan sania di vonis 15 Tahun penjara. Tetapi dengan catatan Ibu Canada harus mengembalikan segala aset harta kekayaan keluarga Zidan ."


David tertunduk ia tidak berani menatap ayah dan ibu. Karna kasus pembunuhan sekitar 20 tahun yang lalu. Ibu Canada berteriak histeris ketika mendengar vonis yang diutarakan oleh hakim ketua. Ibu Kanada tidak terima jika dirinya divonis 15 tahun penjara dan seluruh aset milik keluarga Zidan dikembalikan kepada Avena dan juga Zidan


"Saya tidak terima ini semua.!" teriak Ibu Canada membuat persidangan sedikit Ricu mendengar teriakan ibu Canada.


"Kemudian pihak kepolisian langsung menenangkan Ibu Canada agar ibu Canada menenangkan dirinya. Ibu Canada dibawa langsung oleh pihak kepolisian ketahanan khusus wanita.


Sementara suaminya dibawa ketahanan khusus untuk kaum pria. Membuat pasangan suami istri itu terpaksa harus terpisah walaupun mereka sama-sama di balik jeruji besi.


Hal itu membuat ibu Canada dan juga suaminya begitu terpukul. Apalagi Mereka melihat kalau David tidak berusaha untuk membela mereka. Bukannya David tidak ingin membela kedua orangtuanya. Tetapi David berusaha mencari kuasa hukum yang mau membantu kasus yang dijalani oleh Ibu Canada. Tapi tak satupun yang bersedia memberikan bantuan kepada siapapun yang membutuhkan.


Bersambung.......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya.


Jangan lupa like, komen dan votenya ya

__ADS_1


__ADS_2