Mama Muda

Mama Muda
PERHATIAN PENUH


__ADS_3

Laura mengebangkan Senyumnya ketika David mengatakan kalau dirinya ingin memastikan kalau laura baik baik saja sampai ke kamar.


"Mas Laura tidak kemana mana. kan masih tetapi dirumah ini juga." ucap Ayeuna kepada David.


"Sudah tidak perlu membantah sekarang ayo mas antar. Kalau kamu memang benar-benar istirahat.


Laura pun manggut aja, dia tidak mau membantah David.


Damian pun menghantar Laura sampai masuk ke dalam kamar.


"Belum ada air minum kan di sini? sebentar Mas akan ambilkan air minumnya. Supaya kamu jangan kewalahan jika haus di tengah malam." ucap David sambil langsung berlalu meninggalkan Laura di dalam kamar. lima menit kemudian David kembali masuk dengan membawakan air minum di dalam Tupperware untuk Laura.


"Mas tidak perlu repot-repot. Laura juga bisa ambil sendiri. "ucap Laura merasa tidak enak hati karena David sangat memperhatikan kondisi kesehatan Laura.


"Sudah tidak apa-apa!" Yang penting kamu sehat dan bayi kamu yang ada di dalam kandungan kamu sehat juga."ucap David kepada Laura dibalas senyuman dari Laura.


"Mas Kenapa sih Mas baik banget sama Laura?


"Tidak apa-apa!" Mas hanya ingin menjadi orang yang lebih baik lagi. Kamu tidak perlu memikirkan apa yang dikatakan Avena kepadamu. Karena Mas sadar sendiri kok kalau kamu tidak mungkin dapat menerima mas menjadi pendamping hidupmu.


Tapi ijinkan mas untuk selalu berbuat semampu Mas kepadamu.


Laura terdiam ia menatap David dengan tatapan penuh arti.


"Jujur Mas!" Laura merasa kalau Laura sudah merasa nyaman tinggal di rumah ini. Apalagi dengan kebaikan mas dan juga bu dokter sama Laura. Padahal kalian sama sekali tidak mengenaliku sebelumnya." ucap Laura sembari mengembangkan senyumnya membuat David semakin terpesona kepada wanita yang lagi hamil muda itu.


Di tempat lain, Maya dan Surya mendapat sambungan telepon seluler dari Washington. Washington memberitahu kalau pesta pernikahan mereka akan diadakan satu minggu ke depan. Washington berharap kalau surya dan Zidane dapat menghadiri pesta pernikahannya di Manado.

__ADS_1


Karena bagaimanapun Washington sudah menganggap Surya sebagai kakak kandungnya sendiri. Walaupun hubungan mereka tidak sedekat hubungan Zidan dengan Surya.


"Kamu serius ingin menikah dengan Aira? tanya Surya memastikan apa yang dikatakan Washington kepadanya.


"Washington sangat serius Bos. Mungkin setelah ini washinton akan membawa Aira kembali ke Jakarta. Dan Washington akan aktif kembali bekerja di kantor.


"Bagaimana dengan kedua orang tua Aira apa mereka setuju dengan rencana pernikahan kalian ini?


"Mereka sangat setuju. Walaupun Awalnya mereka kami bohongi dan akhirnya kami berterus terang. Tetapi mereka menerima Washington dengan baik.


Walau sebelumnya Pak Alton marah besar kepada Aira.


"Ya sudah kalau begitu saya sangat senang mendengar kabar gembira ini. Jika kamu ingin kembali ke Jakarta kabari saya.


"Tapi Washington ingin Kalau bos yang menjadi wali Washington menikah di sini." mohon Washington kepada Surya.


"Maksud saya pak bos yang akan menjadi saksi dan wali nikah Washington. Jadi Washington mohon pak bos Harus hadir di pesta pernikahan Washington.


"Ya sudah kalau begitu nanti akan saya usahakan atur jadwal agar saya dapat menghadiri pesta pernikahan kamu. Jujur saya juga ingin sekali menyaksikan pesta pernikahan kalian. ucap Surya kepada washinton.


Setelah selesai berbicara panjang lebar kepada Washington, Surya pun mematikan sambungan telepon selulernya dan kembali menghampiri Maya yang sedang mengganti popok baby Jupiter.


"Ada apa mas kok tumben jam segini Washington menghubungi Mas?


"Tidak apa-apa sayang!" hanya Washington meminta mas menjadi wali nikahnya di sana. karena mereka akan melangsungkan pernikahan satu minggu kedepan. ucap Surya kepada Maya membuat Maya sedikit terkejut dengan apa yang diutarakan oleh Surya.


"Kamu serius Mas kalau Aira menikah dengan Washington?

__ADS_1


"Iya sayang, dan acara pernikahannya diadakan minggu depan. Washington juga meminta mas menjadi wali nikahnya di sana!" ucap Surya.


"Jadi mas mau ke manado?


"Lihat jadwal dulu sayang, padat atau tidak jadwal mas. Kalau padat mungkin mas tidak bisa pergi. Tapi kalau senggang mas akan usahakan. karna mas tau Dia sudah menganggap kita sebagai keluarganya." ucap Surya kepada Maya.


"Ya sudah mas!" lebih baik mas usahakan deh berangkat kesana." ucap Maya.


Tiba tiba nyonya Yolanda datang menghampiri Maya dan Surya.


"Apa Washington dan Aira akan menikah?


"Kok dia tidak memberitahu mami?


"Sudah dikasih tau mom, ini Surya yang ngomong sama mami. Dan Washington meminta Surya menjadi wali nikahnya disana." ucap Surya kepada mami Yolanda.


"Kalau begitu mami akan ikut ke Manado menghadiri pesta pernikahan Washington. sekalian healing di daerah sana." ucap nyonya Yolanda sambil senyum sumringah.


kalau mami ikut, itu lebih bagus." ucap Maya


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


jangan lupa mampir juga kekarya emak


yang lain

__ADS_1



__ADS_2