
"Papi Hua...Hua....Hua" tangis Maya membuat para asisten rumah tangga dan Bintang ikut bersedih Melihat Maya menangis ketika mendapatkan sambungan telepon seluler dari Bu Nurhayati Kalau Bu Nurhayati hari itu juga akan berangkat ke Singapura bersama Pak Alberto.
"Mami ....mami kenapa menangis? tanya Bintang kepada Maya karena bintang melihat Maya menangis sesenggukan.
"Tidak apa apa sayang!" kamu jangan rewel ya dan doakan Opa agar Opa segera sembuh." ucap Maya.
"Memangnya opa sakit mom?"
"Iya Sayang!" tolong doain ya sayang." ujar Maya kepada Bintang.
"Bintang pasti akan mendoakan Opa seluruh keluarga kita. Agar Alloh SWT memberikan kesehatan dan kesembuhan kepada Opa dan seluruh keluarga kita sehat sehat." ucap Bintang. Membuat hati Maya sedikit lega mendengar apa yang dikatakan oleh Bintang.
Maya tau kalau Bintang juga sangat menyayangi Opanya. Karna Bintang sangat dekat kepada pak Alberto. walau Awalnya pak Alberto tidak menghendaki kehadiran Bintang di dunia ini. Tetapi ketika pak Alberto sudah menyadari kalau Bintang adalah sebuah Anugerah dari Alloh SWT membuat pak Alberto begitu menyayangi Bintang.
"Mami jangan menangis lagi.Bintang yakin kok kalau Alloh SWT akan mengangkat sakit penyakit Opa dari tubuhnya. Mami yakinlah Alloh pasti menyembuhkan Opa." ucap Bintang sambil langsung memeluk Maya. membuat hati Maya sedikit lega.
"Kamu memang Putri mami yang sangat baik." ucap Maya sambil meraih Bintang kepelukannya. Bintang dapat membuat hati Maya sedikit tenang ketika Maya membutuhkan seseorang mendengar apa yang ada didalam isi hatinya."
"Ya Alloh apa yang hari Ku lakukan saat ini? bagaimana aku bisa menjalankan tugas papa di kantor sementara Maya tidak mengetahui masalah urusan papa di kantor." gumam Maya dalam hati. Ketika Bintang sudah tertidur pulas di samping Baby Jupiter.
****
Malam harinya, ketika Maya berniat untuk membersihkan diri setelah menidurkan Bintang dan juga baby Jupiter. surya dan Mami Yolanda pun tiba di rumah.
Surya mencari keberadaan Maya. dan Bertanya kepda asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman keluarga Dirgantara.
"Bi....istri saya mana Bi?" Tanya Surya kepada Bi Atun
"Nyonya ada di kamar. Tapi sepertinya nyonya sedang mandi Tuan." sahut Bi Atun sambil membereskan barang bawaan Surya dan nyonya Yolanda.
"Kenapa sampai malam begini istri saya mandi ya Bi?"
__ADS_1
"Nyonya Maya tadi siang pergi ke kantornya pak Alberto. Katanya untuk menggantikan tugas pak Alberto di kantor. Karena pak Alberto sekarang berada di Singapura. Habis pulang dari kantor, nyonya langsung menemani baby Jupiter dan Bintang.
Karna Bintang dan baby Jupiter tidak tidur kalau tidak Tuan atau nyonya Maya berada di dekat mereka." jadi nyonya memilih untuk menemani mereka terlebih dahulu." Ucap Bi Atun kepada Surya dan mami Yolanda. membuat Surya menjadi kasihan kepada Maya.
"Pasti Maya hari ini sangat lelah mom!" ucap Surya kepada mami yolanda.
"Iya!" kasihan Maya." ucap mami Yolanda sembari berlalu melihat kedua cucunya.
Beberapa menit kemudian, Maya menyelesaikan ritual mandinya. Ia keluar dari kamar mandi. Ia terkejut melihat Surya yang sudah berada dikamar.
"Maya langsung berlari menghampiri surya dan memeluk Surya sambil menangis sesenggukan.
"Mas....Hik ....Hik....Hik." tangis Maya di pelukan Surya.
"Ada apa sayang? mengapa kamu Menangis?Tanya Surya sembari menghapus airmata istrinya dan memberikan kecupan hangat di kening dan bibir Maya.
"Papi mas!"
"Iya sayang!" ada apa dengan papi?"
"Kondisi kesehatan Papi saat ini sangat memburuk. Sehingga Ibu Nurhayati langsung membawa papa pergi ke rumah sakit yang berada di Singapura.
Karena menurut Ibu Nurhayati yang dapat menyembuhkan penyakit seperti yang diidap oleh papa. Hanya berada di Singapura. menurut Ibu Nurhayati sudah banyak penyakit seperti yang idap papi sembuh dari sana." ucap Maya kepada Surya
"Memangnya apa sebenarnya penyakit papa sayang?
"Menurut prediksi dokter kalau Papi mengalami penyakit kanker otak stadium 2 hingga ibu Nurhayati langsung membawa Papi berobat di Singapura.
"Apa kanker otak?
"Iya Mas itu menurut hasil Lab di Indonesia." sahut Maya sambil terisak.
__ADS_1
"Semoga papi segera sembuh ya sayang!" Mas yakin kok kalau papi bisa sembuh ditangan dokter Benhard. Karna mas tau kemampuan dokter benhard selama ini." karna teman mas juga dulu berobat kesana dan bisa sembuh." ucap Surya berusaha untuk menenangkan hati Maya.
"Benarkah Mas?
"Benar sayang! sahut Surya Sembari mantap isteri dengan tatapan penuh gairah. karna Maya saat itu belum menggunakan pakaiannya. Karena saat dirinya keluar dari kamar mandi, Maya hanya menggunakan handuk yang dililitkan ditubuhnya. Tatapi Karana melihat kedatangan Surya membuat Maya lupa kalau Maya belum menggunakan pakaian.
"Mas kok lihatin Maya seperti itu?
"Habis kamu mengundang adik kecil mas menjadi lancang depan." ucap Surya sambil tertawa cengengesan membuat Maya sedikit bingung dengan apa yang dikatakan oleh suaminya terhadapnya.
"Maksud mas?tanya Maya masih Bingung.
Surya kembali mendekati Maya dan langsung membuka handuk yang dililitkan di tubuh Maya membuat Maya sangat Bingung dengan apa yang dilakukan Surya terhadapnya."
"Mas apa-apaan sih?" gerutu Maya sambil kembali meraih handuk yang sudah dilemparkan Surya ke sembarang arah.
"Kamu sendiri yang mengundang adik kecil mas menjadi lancang depan Sayang. jadi kamu harus bertanggung jawab sayang." ujar Surya sembari langsung meraih tubuh Maya kepelukan.
"Apa mas tidak boleh baru tiba di sini sudah minta jatah dari Maya.
"Mas nggak akan lelah kalau kamu selalu ada di samping mas sayang!" ucap Surya sembari lansung mengecup bibir Maya.
Perlahan Kecupan itu semakin mendalam, hingga Maya mengeluarkan de$@hanya dan Maya membuka rongga mulutnya agar surya lebih leluasa memainkan lidahnya di dalam rongga mulut Maya. Masya semakin mende$ @h membuat Surya semakin melancarkan aksinya . Hingga malam itu pasangan suami istri itu benar benar melepas rindu yang amat terdalam.
Setelah sekitar kurang lebih tiga puluh menit bergelut diatas ranjang, Surya dan Maya benar benar mencapai menikmati malam yamg indah."
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih
jangan lupa like, coment dan votenya
__ADS_1
Trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏