
Setelah Surya mendatangani surat izin itu dokter Sandra mengembangkan senyumnya. Aku tahu kamu adalah pria yang baik dan akan melakukan apa yang menurutmu benar. untuk itu Sandra minta maaf kepada Pak Surya dan juga Maya atas kesalahan Sandra yang Sandra lakukan kurang lebih 2 tahun yang lalu.
Semoga kelak hubungan kita kembali membaik Sandra tidak ingin bermusuhan kepada siapapun. Karena kehidupan Sandra tidak bahagia jika memiliki musuh . Sandra pada saat itu sangat buta akan cinta Sandra kepada Pak Surya. Sehingga memiliki niat jahat kepada Pak Surya dan juga Maya. Untuk itu sekali lagi saya minta maaf kepada Pak Surya dan juga Maya." ucap Dokter Sandra dengan tulus.
"Kamu tenang saja dokter Sandra. Saya sudah memaafkanmu. Tetapi Tolong jangan kamu ulangi lagi kesalahan yang sama. Karena itu dapat merugikan kamu sendiri." ujar Surya kepada dokter Sandra dibalas anggukan dari dokter Sandra.
Kemudian mereka sepakat untuk berlalu dari Cafe itu.Zidan dan Surya berniat langsung ke kantor Polisi untuk menyerahkan bukti-bukti itu kepada pihak kepolisian. Tetapi sebelumnya Zidan dan Surya sudah meng copy bukti-bukti itu jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Karena Mereka takut kalau ibu Canada akan memiliki rencana untuk menyogok pihak kepolisian kembali. Jika kasus itu kembali diusut oleh pihak Kepolisian.
Sementara di tempat lain Yuli tampak gelisah menunggu kehadiran Zidan di kantor. Ia Melihat jarum jam yang ada di pergelangan Tangannya sudah menunjukkan pukul 14.00 WIB tetapi Zidan tak kunjung masuk ke kantor hari itu. Ia berniat menghubungi Zidan dan langsung meraih ponselnya yang ada di atas meja kerjanya.
Kring
Kring
Kring
Suara ponsel milik Zidan terdengar jelas di telinganya saat mereka berada di kantor polisi. Zidan meraih ponselnya yang ada di saku celananya. Ia melihat Yuli yang menghubungi dirinya. Zidan menepuk jidatnya.
__ADS_1
" Ya Allah aku lupa memberitahu Yuli kalau aku ada urusan penting." gumam Zidan dalam hati sembari langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Yuli.
"Hallo Assalamualaikum Mas?"Mas di mana Kenapa tidak masuk kantor?" tanya Yuli kepada Zidan
"Maaf Sayang mas tidak memberitahu kamu terlebih dahulu. Kalau Mas memiliki urusan penting hari ini. Tetapi mungkin kira-kira 1 jam lagi Mas dan Pak Surya akan tiba di kantor ucap Zidan kepada Yuli.
"Memangnya Mas sekarang berada di mana? tanya Yuli penasaran Mengapa kekasihnya sampai tidak masuk kantor hari itu juga.
"Mas lagi berada di kantor polisi. Ada kasus yang harus ditangani. Kamu tenang saja sayang. Mas baik-baik saja Kok, sebentar lagi Mas akan kembali ke kantor." ucap Zidan kepada Yuli.
"Tapi mengapa mas tidak memberitahuku terlebih dahulu? kan Yuli sangat mengkhawatirkan mas. ucap Yuli kepada Zidan
"Ya sudah tidak apa-apa, Yuli tunggu mas di kantor ya!" pekik Yuli
"Iya sayang tunggu mas di kantor ya."ucap Zidan sembari mengakhiri telepon selulernya kepada Yuli kemudian Zidan kembali menghampiri Surya dokter Avena dan dokter Sandra .
"Bagaimana apa Semuanya sudah clear tanya Zidan kepada Surya. Pihak kepolisian langsung mengatakan kalau kasus itu akan segera mereka tangani secepat mungkin. Karena petugas yang sebelumnya saat menangani kasus 20 tahun yang lalu sudah tidak bertugas di situ lagi.
__ADS_1
Yang menangani kasus itu sekarang adalah petugas baru yang ada di kantor polisi itu. setelah pihak kepolisian menyetujui untuk mengusut tuntas kasus itu kembali. Surya meminta kepada pihak kepolisian agar segera menyeret Ibu Canada dan suaminya masuk ke dalam penjara.
Pada saat itu ke pihak kepolisian pun langsung mendatangi rumah milik Ibu Canada. dan alangkah terkejutnya Ibu canada ketika dirinya melihat beberapa orang polisi mendatangi rumahnya.
"Permisi apa Ibu Canada dan Bapak ada? tanya polisi yang bertugas untuk menangkap Ibu canada dan juga.
"Saya ibu canda Memangnya ada apa sih tanya ibu Canada merasa heran. Karan ia tidak menyangka kalau kasus yang sudah sangat lama akan diusut kembali.
"Sekarang Tolong Ibu ikut kami ke kantor polisi karena anda terbukti bersalah melakukan perencanaan pembunuhan terhadap ibu Soraya dan juga Tuan Hamdan." ucap petugas kepolisian itu sembari langsung memborgol tangan Ibu Canada.
Kemudian mereka mencari keberadaan suami Ibu canada dan hari itu juga, mereka berdua diboyong ke kantor polisi dan dijebloskan ke dalam penjara. Hal itu membuat David sedikit terkejut melihat pihak kepolisian menangkap kedua orang tuanya.
Apalagi dengan Laura yang baru saja tinggal di rumah itu. David sama sekali tidak mengetahui kejadian dua puluh tahun yang lalu. Yang mana rahasia itu ditutup rapat rapat oleh kedua orangtuanya.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.
__ADS_1
jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.
Trims