Mama Muda

Mama Muda
KEINGINAN AVENA


__ADS_3

"Ada apa adikku sayang, mengapa kamu tiba-tiba menghubungi mas mu yang tampan ini?" ucap Zidan kepada Avena membuat Avena langsung tertawa cengengesan di dalam sambungan telepon selulernya.


Avena hanya ingin mengingatkan Kakak kalau dua hari lagi kak David dan Laura akan melangsungkan pernikahan. Avena harap kakak harus segera kembali ke tanah air ujar Avena.


Zidan langsung tertawa ngakak di ujung telepon membuat Avena sedikit heran mendengar suara tawa dari Zidan.


"Kakak Kok tertawa sih Memangnya ada yang lucu tanya Avena kepada Zidan. Kemudian Zidan langsung menutup sambungan telepon selulernya dengan sepihak.


Ia pun meminta kepada Yuli agar segera bersiap untuk menemui Avena di rumah yang selama ini ditempati oleh Yuli, David dan juga Laura, di samping Mereka ingin menemui Avena mereka juga sekedar ingin melihat kondisi Laura dan baby Ahsan. Yuli mengembangkan senyumnya. Kemudian Yuli pun mempersiapkan buah tangan yang sudah mereka bawa sebelumnya dari kota San Diego California.


Yuli dan Zidan berlalu dari rumah mereka menuju rumah tempat tinggal David dan juga Avena. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit Yuli dan Zidan pun tiba di sana. Tidak ada sedikitpun perasaan Avena saat itu Zidane sudah berada di tanah air. ketika mobil Zidan sudah memasuki pekarangan rumah yang ditempati oleh Avena dan David.


Selama ini Avena merasa bingung Siapa yang mengendarai mobil Zidan sehingga mobil Zidan berada di pekarangan rumah mereka. Karena Avena tidak menduga kalau Zidan dan Yuli sudah tiba di tanah air. Zidan dan Yuli keluar dari mobil yang dikendarai oleh Zidan sendiri. Membuat Avena sangat terkejut melihat kehadiran Zidan dan Yuli.


Padahal baru saja Yuli menghubungi kakaknya. Ia mengira kalau Zidan dan Yuli masih berada di kota San Diego California


Avena langsung berlari menghampiri Zidan dan Yuli memberikan pelukan hangat kepada Zidan dan Yuli. Sosok kakak yang sangat ia rindukan, Ia juga berharap kepulangan Zidan dan Yuli membawa oleh-oleh yang begitu membahagiakan untuk seorang keponakan yang dapat membuat Avena akan kerepotan.

__ADS_1


Yuli langsung memberikan buah tangan yang sudah dipesan Avena sebelumnya kepada Zidan dan Yuli. Tetapi Avena mengerutkan keningnya membuat bingung. Mengapa Avena seperti tidak menyukai oleh-oleh yang mereka bawa dari kota San Diego. Padahal sebelumnya Avena sudah memesan yang mereka bawa untuk sendiri.


"Ada apa Kenapa kamu sepertinya tidak menyukai apa yang kamu bawa untukmu? tanya Yuli kepada Avena. Bukan oleh-oleh seperti ini yang Avena harapkan kakak ipar, tetapi oleh-oleh yang membuat Avena tambah kerepotan untuk mengurus seorang bayi mungil seperti baby Ahsan." ucap Avena sambil tertawa cengengesan menatap ke arah perut Yuli berharap di dalam rahim Yuli Sudah tumbuh Zidan junior atau Yuli junior.


Doakan saja Kakak dan kakak ipar kamu sudah berusaha melakukannya di sana. Mudah-mudahan berhasil ." ucap Zidan sambil mengembangkan senyumnya tanpa ada rasa malu sedikitpun kepada adik kesayangannya. Ada rasa bahagia di hati Yuli ketika seorang Avena yang dokter kandungan ternama di rumah sakit Dirgantara menginginkan hal yang sama seperti yang diinginkan Yuli. Ia juga ingin sekali Zidan tumbuh di rahimnya.


Sementara di tempat lain,"Maya, Surya Dirgantara, Bintang dan baby Jupiter sedang bepergian ke tempat wisata yang lokasinya tidak jauh dari kota Jakarta. Sesuai dengan janji Surya Dirgantara kepada putra-putrinya dan juga istrinya. Ia akan meluangkan waktu untuk sekedar berusaha bersama anak dan istrinya. Bintang terlihat bahagia melakukan perjalanan wisata yang lokal walaupun lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah mereka. Tetapi kebersamaan yang dirasakan Bintang, Maya dan baby Jupiter Membuat Bintang merasa sangat bahagia.


Selama berada di lokasi objek wisata, Maya benar-benar menikmati kebersamaannya dengan suami dan putra putrinya dibantu oleh Mori, baby suster yang selalu setia menemani bintang dan baby Jupiter. "Papi lihat deh itu cantik dan unik Bukan? ucap Bintang kepada Surya sambil menunjukkan sebuah kapal kecil yang berbentuk bebek yang diberi warna warni yang begitu membuat setiap anak yang melihatnya pasti akan menyukainya.


"Apa kamu ingin menaikinya sayang? tanya Surya kepada Bintang."Memangnya bisa Pi? kalau bisa bintang ingin menaiki dan merasakan naik kapal kecil seperti itu." ucap Bintang sambil bersorak kegirangan ketika Surya memberinya izin untuk menaiki kapal kecil yang berbentuk bebek yang ada di danau buatan itu.


Surya Dirgantara tidak ingin keluarga kecilnya kekurangan kasih sayang dari Surya Dirgantara. Maya yang memperhatikan interaksi keduanya pun tertawa ngakak apalagi dengan Mori melihat seorang pengusaha besar tunduk kepada seorang Bintang mengikuti putrinya yang begitu ia sayangi.


Ketika Surya Dirgantara dengan Bintang menaiki kapal kecil itu, Maya Mori tertawa ngakak melihat seorang pengusaha kaya raya seperti Surya Dirgantara mengendarai kapal kecil membuat kebahagiaan tersendiri di hati Maya. Tak lupa Maya dan Mori mendokumentasikan hal itu, dengan menggunakan ponsel mereka masing-masing. Untuk sekedar seru-seruan yang akan mereka tonton di rumah nanti.


****

__ADS_1


Setelah beberapa jam melakukan wisata di danau buatan dan juga taman bermain itu, mereka pun akhirnya kembali ke rumah Bintang benar-benar sangat bahagia. mendapat perhatian penuh dari ayah dan ibunya.


Mori yang melihat kebahagiaan majikannya pun ikut bahagia. Tidak ada di antara mereka yang menaruh Mori seperti layaknya Baby sister. Mereka benar-benar menganggap Mori seperti saudara kandung mereka. Sehingga Mori benar-benar betah bekerja di kediaman Surya Dirgantara.


Sungguh suatu kebahagiaan tersendiri bagi Mori memiliki majikan yang begitu baik dan pengertian kepadanya. Tak lupa keluarga Surya juga selalu menyantuni keluarga Mori agar ekonomi keluarga Mori dapat terbantu Hal itulah yang membuat Mori semakin berbakti kepada keluarga Dirgantara.Karena keluarga Dirgantara benar-benar begitu perhatian kepada keluarga Mori.


Setelah tiba di rumah," Surya Dirgantara dan Maya berlalu masuk ke kamar mandi untuk sekedar membersihkan diri. Sementara baby Jupiter dan Bintang sudah dimandikan oleh Mori dibantu oleh asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman Dirgantara.


Maya sudah mempersiapkan pakaian untuk Surya Dirgantara. Agar Surya Dirgantara tidak merasa kewalahan setelah selesai melakukan ritual mandinya. Ketika Maya sudah memastikan penampilannya terlihat rapi dan indah dipandang mata suaminya. Ia pun meraih ponsel miliknya yang berniat untuk melihat dokumentasi yang ada dilayar ponselnya. Saat mereka berada di lokasi objek wisata di taman dan juga danau buatan tempat mereka menghabiskan waktu.


Maya tertawa cekikikan, ketika Maya melihat video Surya Dirgantara mengendarai kapal kecil berbentuk bebek itu. Ia merasa suaminya dan bintang sangat lucu. Hal itu membuat Surya bingung melihat istrinya yang tertawa cekikikan ketika Surya sudah keluar dari kamar mandi.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏


Sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya baru emak

__ADS_1



__ADS_2