Pseudo-Villain

Pseudo-Villain
The Siege Of Kingdom Bucharest


__ADS_3

Jean tidak membuang waktunya. Begitu dia sampai di wilayah De Ruhr, Jean langsung memobilisasi pasukannya untuk merebut kerajaan Bucharest. Natasha menyediakan berbagai informasi yang dia dapatkan untuk Jean dan Priscillia mempersiapkan logistik untuk pasukannya.


Berdasarkan intelejen yang berhasil dikumpulkan, pasukan utama milik kerajaan Bucharest telah direduksi sampai di angka kurang dari 1000. Karena itu, Jean menyiapkan 3000 orang untuk melakukan pengepungan. Ditambah 10 catapult dan balista untuk menggempur tembok pertahanan yang mengelilingi tempat itu.


Tiga hari setelah Jean kembali, pengepungan mulai dilakukan. Kali ini Jean jauh lebih siap. Denga rantai komando yang lebih rapih serta persediaan yang lebih banyak, serta pasukan yang disiplin dan loyal, tidak ada alasan baginya untuk gagal.


Pagi harinya, ketika langit masih gelap, Jean telah memulai serangannya. Bongkahan batu besar yang terbakar oleh api nan menyala-nyala berterbangan, menghantam berbagai bangunan secara acak.


Bongkahan batu berapi itu juga menabrak tembok yang kokoh. Debu-debu yang berasal dari benturan antara batu besar dan benteng berserakan kemana-mana. Serpihannya terlempar ke berbagai arah.

__ADS_1


Tangga-tangga berukuran besar telah ditegakan. Pasukan Jean berbondong mendaki tangga-tangga itu, berusaha menerobos tembok kota lewat atas. Tentu, perlawanan terjadi cukup sengit. Sekelompok pemanah berusaha sekeras mungkin untuk menembak jatuh pasukan penyerang.


Tapi, seberapa gigih pun mereka berusaha menghadang, pasukan bertahan berada dalam kondisi yang tidak siap. Mereka bisa membunuh cukup banyak musuh, tapi pada akhirnya, pertahanan mereka runtuh tersapu oleh lawan.


Begitu matahari telah menyembul dari ufuk timur, beberapa bagian tembok telah runtuh. Pasukan Jean dengan cepat menerobos masuk ke dalam kota. Pada akhirnya, kota Utah yang menjadi ibukota kerajaan Bucharest jatuh ketika matahari berada di puncak kepala.


Jean tidak membiarkan satupun dari mereka untuk lari. Seluruh harta benda mereka disita. Para pelayan serta wanita ditangkap. Sebagian dari mereka akan diasingkan sementara sisanya akan dijadikan tenaga kerja paksa. Adapun seluruh laki-laki, mereka akan dieksekusi dan tubuh mereka digantung di jalanan kota kecuali sekelompok orang yang Jean beri ampunan.


Sayang, seluruh anggota keluarga kerajaan Bucharest telah melarikan diri entah kemana melalui jalur laut dan menggunakan kapal. Ada kemungkinan mereka berkolusi dengan bajak laut yang menguasai pelabuhan.

__ADS_1


Ngomong-ngomong soal bajak laut, Jean sendiri yang turun tangan untuk menghabisi mereka. Dia memutuskan untuk tidak memberi kesempatan pada sekelompok bajingan itu. Hari itu, seluruh bajak laut yang berjumlah 1000 orang dibantai olehnya. Tanpa pandang bulu.


Dia menebas mereka tanpa ampun. Dia memotong tubuh mereka, menghancurkan anggota bagian dalam tubuh mereka. Jean benar-benar memastikan kalau dirinya memberikan kematian terburuk kepada para bajingan ini.


Dalam penaklukan kerajaan Bucharest, tercatat 300 orang tewas dari pihak Jean, 700 prajurit dan 300 ratus penduduk sipil tewas di pihak kerajaan Bucharest.


Seluruh penduduk kerajaan Bucharest mungkin berpikir kalau malam yang kelam telah mendatangi mereka. Tidak ada cahaya harapan. Yang ada hanyalah keputus asaan yang tidak berujung.


Namun, ini adalah awal dari era baru yang akan datang. Perlahan, mereka akan mengetahui kalau dibawah kekuasaan Jean, hidup mereka akan jauh lebih baik. Melampaui dari apa yang telah mereka capai sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2