Pseudo-Villain

Pseudo-Villain
Berpetualang Di Alam Lain (lagi)


__ADS_3

Satu bulan sebelum kerajaan Dublin mendeklarasikan perang, dekrit dari raja telah turun. Dekrit berisi tentang kewajiban bagi para pemuda dan laki-laki dewasa untuk menjadi sukarelawan dalam peperangan.


Siapapun yang tidak mentaati dekrit ini, hukumannya sangat jelas, eksekusi mati.


Dengan dekrit ini, para bangsawan diberikan hak untuk merekrut siapapun dalam barisan mereka. Mulai saat itu, orang-orang mulai mendaftarkan diri mereka sebagai milisi sukarelawan.


Menurut informasi yang terkumpul, kerajaan Dublin setidaknya mampu memobilisasi paling banyak 10.000, dimana 70 persen dari mereka terdiri dari rakyat jelata yang tidak terlatih, tidak diperlengkapi dengan baik, dan tidak mengerti apapun tentang Medan perang.


Komando tertinggi dipegang oleh pangeran Hans Cassilas Dublin dengan Greg Cassilas sebagai penasihat utamanya.


Keduanya akan menjadi orang terpenting kerajaan Dublin di masa depan. Jadi mereka telah mendapatkan pendidikan sebagai seorang komandan.


Tidak hanya para bangsawan, para saudagar juga telah melakukan persiapan mereka sendiri. Tetapi alih-alih mendanai para bangsawan, mereka justru menyewa jasa tentara bayaran. Persekutuan lima saudagar telah mengumpulkan pasukan sebanyak 3.000. Jumlah yang sama dengan keluarga kerajaan.


Persekutuan lima saudagar besar dipimpin oleh seorang pebisnis paling kaya di antara mereka, Bryant, yang memiliki perusahaan dagang bernama CAMILLE. Dia menjual logam yang ditambang dari wilayah pegunungan ural seperti besi, tembaga, perunggu, dan lain-lain.


Dari hasil penjualan itu, dia mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Bahkan hampir saja memonopoli pasokan logam jika seandainya HuCas tidak mengintervensinya dengan mengimpor logam dari para penambang dan menjualnya lagi di pasar dalam negeri yang membuat harganya turun.


Karena itu, Bryant tidak ragu untuk menunjukan permusuhannya pada Jean dan Charlotte. Tidak jarang dia berniat untuk mencelakai keduanya dengan berbagai cara, yang sayangnya selalu menemui kegagalan.


Kesampingkan itu dulu. Yang jelas, Bryant menyewa tentara bayaran paling banyak dengan jumlah 2.500 tentara bayaran. Karena itu, dia yang akan memimpin tentara bayaran para tentara bayaran.

__ADS_1


Di tengah gegap gempita para bangsawan dan sekelompok orang kaya, Jean juga melakukan persiapannya sendiri.


Di tengah kamarnya, hanya seorang diri, Jean sedang duduk bersila sembari memejamkan matanya. Nafasnya sangat stabil dan tubuhnya tidak bergerak sedikitpun. Tidak terganggu dengan kebisingan di sekitarnya.


Inilah persiapan Jean yang sebenarnya. Selama ini dia merasa kemampuan bertarungnya telah tumpul. Tingkat kultivasinya tidak bergerak dari peringkat enam. Dengan kata lain stagnan.


Jean meencoba untuk bermeditasi. Seperti yang pernah di jelaskan, setiap manusia memiliki jalan mereka masing-masing untuk meningkatkan energi murni dalam tubuhnya.


Adapun jalan Jean adalah [keinginan]. Dia bisa mengonversi keinginan, ambisi, impian, dan harapan makhluk yang berada di sekitarnya menjadi energi murni ke dalam tubuhnya.


Berkat meditasinya kali ini, Jean dapat memahami satu hukum dunia. Energi murni dapat dikonversi menjadi mana, energi terpenting yang digunakan ketika sensei ingin memakai sihir. Sesuatu yang langka.


Jean akhirnya mencoba hal itu. Dia mengubah energi murni yang menumpuk di dalam tubuhnya menjadi mana. Hasilnya....berhasil. mana yang Jean miliki adalah mana yang sangat murni.


Selain itu, Jean juga terlempar ke alam lain. Sama seperti tiga tahun yang lalu ketika dia bertapa di hutan.


Tetapi alam ini berbeda jauh dengan tempat dia terlempar saat itu. Tempat kali ini jauh lebih berbahaya dengan monster raksasa berbentuk humanoid yang sangat cerdas.


Jean membutuhkan waktu yang sangat lama, setidaknya di alam itu, untuk bisa mencari jalan keluar agar dia bisa kembali ke dunia yang seharusnya dia tempati.


Jean berhadapan dengan manusia bertubuh ular besar dengan sisik berwarna hitam. Mereka seperti koloni semut. Membuat sarang di sebuah tempat dan dipimpin oleh seekor ratu.

__ADS_1


Jean menghabisi semua dari mereka tanpa menyisakan satupun yang hidup. Pertarungan itu sendiri terjadi selama tiga tahun berdasarkan perhitungan waktu di alam itu.


Setelah menghabisi mereka, Jean bertemu dengan monster humanoid dengan perpaduan antara babi, sapi, dan manusia. Mereka sangat kuat! Apalagi keberadaan mana dan energi alam yang tidak stabil membuat Jean kesulitan dalam melawan mereka.


Setelah bertarung dengan mereka selama lebih dari enam tahun, Jean berhasil membunuhn semua monster itu dan bertemu dengan monster lainnya.


Perjuangan Jean untuk keluar dari tempat terkutuk ini sangat, sangat, sangat sulit! Tetapi entah bagaimana, dia berhasil lolos dari alam ini setelah mengalahkan kawanan naga berkepala tujuh.


Namun, terlepas dari tekanan psikis dan fisik yang dia terima, kekuatan Jean meningkat drastis. Kultivasinya naik menjadi dua tingkat lebih tinggi, yaitu tingkat delapan dan dia bisa memanipulasi energi alam sepuasnya. Kekuatan ini belum sempurna tapi tidak masalah.


Dengan begitu, Jean siap untuk menghadapi musuh-musuhnya yang mungkin lebih kuat daripada dirinya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Catatan Author;


Saya rasa chapter kali ini menjadi agak rancu dan kacau. Saya minta maaf akan hal itu karena sedang stuck. Jika ada kritik dan saran, silahkan ketik di kolom komentar. Author dengan senang hati akan membacanya.


But, anyway, saya rasa di chapter selanjutnya, kita akan memasuki arc perang dengan dua kerajaan yang terletak di selatan kerajaan Dublin, kerajaan Bucharest dan kerajaan Vilnius.


Saya tidak tahu hasilnya akan seperti apa. However, wish me luck. Semoga saya bisa menuliskannya dengan baik.

__ADS_1


Terimakasih untuk dukungannya selama ini. Salam dari saya dan selamat menikmati.


Best regard, Author.


__ADS_2