
Di wilayah kekuasaan Duke Cetner.....
"Yang mulia, persiapannya sudah selesai. sudah waktunya mengeksekusi rencana yang telah kita persiapkan matang-matang."
Count Krzys yang bertanggung jawab atas strategi dalam rencana Duke Cetner, menghadap pada pemimpinnya. Sementara itu, Duke Cetner yang sedang berdiri di balkon sembari menatap cahaya rembulan, mengangguk. Ia berdiri membelakangi count Krzys sembari tersenyum.
"Kerja bagus, count Krzys. Setelah semua ini selesai, aku berjanji akan memberikan gelar Duke padamu. Seperti yang pernah aku janjikan sebelumnya. Jangan khawatir, aku adalah pria yang memegang kata-kataku."
Mendengar penegasan dan penekanan dari kalimat pemimpinnya, Count Krzys mengangguk. Ia menunduk semakin dalam dan meremas tinjunya kuat-kuat. sebentar lagi, sebentar lagi ambisinya akan terwujud! Setelah keluarga kerajaan dan fraksi duke Ankwicz telah ditundukkan, tidak ada satupun yang bisa menghalanginya. Dalam hatinya, tawa memenuhi dirinya.
"Istirahatlah, Krzys. Dan tolong katakan pada count Lesko agar melakukan pekerjaannya dengan baik."
__ADS_1
Count Krzys mengangguk dan meninggalkan Duke Cetner seorang diri. Di bawah sinar rembulan, bibirnya menyunggingkan sebuah senyum. Tidak lama lagi, mimpi keluarga Cetner akan segera terwujud. kerajaan Warsawa hanya permulaan. Pada akhirnya, seluruh Akkadia tengah akan berada di bawah kendali keluarga Cetner.
...******...
Pagi itu, langit masih gelap. Angin malam yang berhembus kencang belum berhenti seutuhnya. Matahari belum lagi terlihat di ufuk timur. hanya semburat kemerahan yang telah terlihat.
Belum ada penduduk yang beraktifitas. Nyaris semua dari mereka masih terbuai di atas kasur, tertelan dalam mimpi indah masing-masing. Hanya ada satu regu pasukan kerajaan di ibukota yang berpatroli. itu pun wajah mereka terlihat sangat lesu.
Tentu mereka telah bekerjasama dengan gereja, tetapi gereja terlihat sangat enggan untuk membuka informasi vital yang mereka dapatkan. Alhasil, mereka tidak bisa membasmi sisa-sisa anggota kultus.
Satu regu tersebut ingin kembali ke markas mereka ketika puluhan anak panah melesat di atas kepala dan menghujam leher mereka. Lelah dan tidak diperlengkapi dengan baik, satu regu yang berisi 20 orang tersebut terbantai begitu saja. Tanpa tahu apa yang menyebabkan mereka terbunuh.
__ADS_1
Tidak lama setelah itu, nyaris seluruh pos yang berisi pasukan reguler dan ksatria elit milik keluarga kerajaan di Krakov (ibukota kerajaan Warsawa) terbakar. Kegaduhan segera terjadi. pasukan reguler dan ksatria elit yang berada dalam kondisi letih dan tidak siap menjadi target penyerangan.
Tidak begitu mengejutkan, mereka yang menyergap pasukan kerajaan mengenakan perlengkapan dengan emblem keluarga Krzys dan keluarga Cetner. Benar, pagi ini, pemberontakan terhadap keluarga Meitzsko dan Ankwicz beserta fraksinya telah dimulai.
Di saat yang sama, seorang pemuda yahg sangat tampan dengan rambut hitam obsidian dan mata merah ruby menyala sedang mengamati semua peristiwa yang terjadi di ibukota Krakov dari atas langit. Di sampingnya, seorang wanita berpakaian pelayan mengenakan topeng putih polos berdiri di sisinya.
"Sudah mulai. Ksatria keluarga Krzys dan Cetner telah bergerak. Mereka mulai membunuh dan menghancurkan seluruh pasukan dan markas keluarga kerajaan."
Pemuda tersebut mengangguk. Menggunakan kemampuannya, Dia melihat Duke Cetner dan fraksinya menggerakkan pasukan mereka dari wilayah utara kerajaan, wilayah kekuasaannya, dan menaklukkan wilayah-wilayah sekitarnya yang berada di bawah kekuasaan fraksi Duke Ankwicz dan keluarga Meitzsko.
Kedua ujung bibirnya terangkat. Ini baru permulaan. Pertunjukan yang sesungguhnya bahkan belum dimulai.
__ADS_1