
Dari markas Serigala Putih, Jean mengawasi pergerakan orang-orangnya. Dia memerintahkan Mar untuk menjadi pemimpin dalam penyerangan kali ini sementara dirinya tetap berada di markas.
Sampai saat ini semuanya berjalan dengan lancar. Anak buah Jean berhasil merebut rumah bordil yang berjarak dua kilometer dari markasnya. Patut di sayangkan karena ada korban yang jatuh dari pihaknya tapi itu pengorbanan yang diperlukan.
Selain rumah bordil, ada dua tempat lagi yang Jean serang. Gudang tempat penyimpanan anggur milik Serigala Putih yang direbut oleh Kuda Hitam dan tempat penyimpanan senjata yang juga jatuh ke tangan mereka.
Jean berhasil mengumpulkan 250 orang dan memecah pasukannya ke dalam tiga tim. Tim yang akan menyerang rumah bordil berjumlah 100 orang. Tim untuk menyerbu gudang anggur berjumlah 30 orang. Terakhir, tim yang ditugaskan untuk mengambil alih gudang senjata berjumlah 120 orang.
Berkat kekuatan barunya, [ World Wide], Jean dapat melihat bahwa dua tempat yang dia incar, rumah bordil dan gudang anggur, berhasil ditaklukan.
Yang menjadi masalah adalah gudang senjata. Tentu saja Kuda Hitam tidak bodoh. Mereka menempatkan 200 ratus orang untuk menjaga tempat itu. Alhasil, Serigala Putih kalah jumlah.
Memang, secara kualitas, orang-orang Serigala Putih tidak kalah. Mereka telah dilatih oleh Mar dan teman-teman Jean yang lain. Kemampuan bertarung yang mereka miliki setidaknya setara dengan para ksatria terlatih.
Tapi Jean tidak mau banyak korban jatuh di pihaknya. Satu atau dua masih bisa ditoleransi. Tetapi jika sudah lebih dari sepuluh, dia tidak bisa membiarkan hal itu.
Yah, sejak awal Jean tahu kalau ini akan terjadi. Karena itu, dia sudah mengantisipasi kejadian ini. Sebentar lagi, kejutan akan datang ke Kuda Hitam.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Di tempat yang berbeda, tepatnya di rumah bordil yang telah diambil alih oleh Serigala Putih, Mar sedang memimpin anggota timnya untuk melakukan 'bersih-bersih'.
"Bunuh semua anggota kuda hitam yang masih hidup. Jangan sisakan satupun. Buang kepala mereka ke jalanan dan bakar tubuh mereka."
Suara jeritan terdengar ketika Mar selesai memberikan perintahnya. Tidak hanya jeritan kesedihan, dia juga bisa mendengar teriakan marah, kutukan, dan caci maki. Tapi kenapa juga dia harus peduli? Nyawa mereka tidak begitu berharga.
Seketika bau anyir darah tercium di seluruh area rumah pelacuran. Amis dan busuk, tapi Mar membiarkannya. Total ada 50 orang yang dieksekusi. Jika diakumulasikan dengan musuh yang mati saat penyerangan berlangsung, maka jumlah korban di pihak musuh ada 150 orang. Alias, semua orang yang ditempatkan oleh Kuda Hitam di sini telah mati.
Mar membuka sebuah surat yang diberikan oleh Jean sesaat sebelum dia memimpin penyerangan. Surat yang hanya boleh dibuka ketika misinya telah berhasil. Isinya sederhana. Kurang lebih seperti ini;
"Setelah urusanmu di sana selesai, bawa setengah dari anggota tim milikmu pergi ke gudang penyimpanan senjata."
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Nona, semua musuh berhasil dimusnahkan. Tempat penyimpanan anggur telah jatuh ke tangan kita! Ini adalah kemenangan bagi serigala putih!"
Sorak Sorai memenuhi sebuah bangunan yang dipenuhi oleh tong berisi anggur. Sementara itu, seorang gadis dengan postur yang tinggi dengan tubuh yang langsing sedang duduk di atas mayat musuhnya.
Rambutnya berwarna hitam yang dikuncir dengan gaya ponytail berkibar ditiup angin. Dia menyaksikan anggota timnya bersuka cita.
__ADS_1
Nama gadis ini adalah Nina. Gadis yang waktu itu melawan Mar dan kalah. Dia telah bersumpah untuk setia pada tuan barunya, Jean, dan bekerja di bawah Jean sebagai orang yang bertanggung jawab atas urusan yang berkaitan dengan kekuatan tempur.
Dia membuka surat yang Jean berikan padanya. Surat yang hanya boleh Nina buka ketika dia telah menyelasaikan misinya. Isinya sederhana;
"Setelah berhasil merebut gudang penyimpanan anggur, segera pergi menuju tempat penyimpanan senjata dan bawa setengah anggota tim milikmu."
Begitu selesai membaca instruksi yang ada di dalamnya, Nina bangkit dari duduknya dan menunjuk 15 orang untuk ikut bersamanya.
Malam ini, pesta masih akan berlanjut.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Anggota kelompok Kuda Hitam berada dalam ketidakuntungan. 120 orang menyerang mereka secara tiba-tiba. Dimulai dengan serangan panah yang menyebabkan 30 dari mereka tewas lalu disusul oleh serangan bertubi-tubi dengan serangan jarak dekat.
Awalnya mereka sedikit unggul karena menang jumlah. Tetapi keseimbangan seketika hancur ketika musuh mendapatkan bantuan yang besar. Kelompok Kuda Hitam menyerah dan memilih mundur setelah 100 orang mereka tewas.
Namun tidak ada pengampunan bagi mereka. Musuh mereka yang merupakan Serigala Putih telah menutup rute pelarian mereka dan membantai semua yang kabur. Malam itu, gudang penyimpanan senjata jatuh ke tangan Serigala Putih.
Serangan ini telah menyebabkan lebih dari 300 anggota Kuda Hitam tewas. Sementara itu, kurang dari 20 anggota Serigala Putih tewas. Semua korban dari Serigala Putih diberikan pemakaman yang layak.
__ADS_1
Tetapi semua mayat dari korban tewas di pihak Kuda Hitam dibiarkan begitu saja. Keesokan paginya, seluruh penduduk Saint Georgia City digemparkan oleh 300 kepala yang tercecer dimana-mana.