Pseudo-Villain

Pseudo-Villain
Dream And Awakening (2)


__ADS_3

Di perbatasan bagian tengah benua Akkadia dan timur Akkadia, Kekaisaran Vancouver.....


Seorang pria sedang duduk dengan posisi lotus sembari memejamkan matanya. Seluruh rambutnya telah memutih. Bagian bawah wajahnya tertutup oleh jenggot dan kumis yang penuh dengan uban. Tubuhnya yang kurus tertutupi oleh jubah kehormatan. Kulitnya yang pucat telah penuh dengan keriput.


Tubuhnya yang ringkih mendadak gemetar. Aliran energi dalam tubuhnya menjadi tidak stabil. Rasa sakit yang tidak bisa dijelaskan menjalar ke seluruh tubuhnya. Keringat dingin mengalir deras dari sana. Dan tiba-tiba.....


"UHUUUUKK!! BFFUUAAHH!!"


Dirinya terbatuk dan mengeluarkan darah kental berwarna hitam. Tidak hanya dari mulut, hidung dan telinganya juga mengeluarkan darah. Dia membuka matanya dan berusaha mengembalikan nafasnya yang kasar menjadi tenang kembali. Mata tuanya yang sipit kini membelalak, memperlakukan iris birunya yang tak lagi bercahaya.


Merasa ada anomali, seseorang berlari dan membuka pintu ruangan tempat pria tua tersebut bermeditasi. Melihat seseorang menginterupsinya, pria itu mengernyitkan alisnya.


"Tidak peduli bahkan jika seorang kaisar yang melakukannya, aku tidak akan menoleransi siapapun yang menggangguku!"


Meskipun sudah tua, suara yang ia keluarkan sangat menggelar. Cukup untuk membuat semua orang yang berdiri satu kilometer di sekitarnya berlutut ketakutan. Namun tidak dengan orang yang menginterupsinya.


"Maaf atas kelancangan saya, grand master. Saya merasakan anomali dari ruangan anda. Sebagai seorang kaisar, adalah kewajiban saya untuk memastikan agar sesuatu yang berbahaya tidak terjadi pada anda."


Mendengar pria yang dia katakan sebagai kaisar itu, kakek tua yang disebut Grand master itu mendengus. Dia tidak suka jika orang lain ikut campur. Tetapi di saat yang sama, dia tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya ketika muridnya yang menjadi kaisar peduli padanya.


"Memang. Sekilas, aku merasakan bahwa energi alam menjadi sangat tidak stabil dan itu mengganggu kultivasiku! Bajingan! Kalau saja anomali ini tidak terjadi, diriku pasti sudah berada sky realm peringkat ke lima!"


Lagi-lagi, ini adalah hukum kekuatan yang berlaku. Umumnya, orang-orang hanya mengetahui bahwa tingkat kultivasi di dunia ini hanyalah terdiri dari tingkat satu hingga sepuluh. Namun, itu hanya terbatas pada tahapan yang disebut sebagai earth realm.


Setelah seseorang mencapai puncak earth realm, dia akan melangkah ke sky realm. Sama seperti earth realm, sky realm juga memiliki sepuluh tingkatan.


Pria tua ini telah berada di tahap sky realm peringkat keempat. Hanya selangkah lagi, dia akan menapaki peringkat kelima. Namun karena masalah ini, ia gagal dan harus mengulang dari awal.


"Saya setuju, grand master. Saya juga merasakan energi menjadi tidak stabil. Tubuh saya menjadi sedikit terganggu karenanya. Dengan alasan itulah, saya mendatangi anda, memastikan semuanya baik-baik saja."


Pria tua itu mengangguk sembari mengelus jenggotnya. Sekilas, ia bisa merasakan kesulitan dari muridnya itu.


"Kau terlihat sedang kesulitan. Apa yang sebenarnya terjadi, wahai muridku?"


Pria berusia pertengahan 40 tahun-an itu menghela nafas panjang. Dia menjelaskan bahwa seperti tiga bagian dari istana runtuh, membunuh ratusan pelayan dan pekerja yang ada di sana serta menewaskan ratusan Ksatria lainnya. Well, dia tidak peduli dengan yang mati. Masalahnya membangun istana membutuhkan biaya yang tidak sedikit.


"Huh? Sayang sekali. Tapi dengan dirimu sebagai kaisar Vancouver, membangun kembali istana bukan hal yang sulit kan?"


Pria itu mengangguk. Setelah menyelesaikan urusan dengan Grand masternya, ia pergi meninggalkan gurunya dan kembali ke tahtanya.


'Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Yang jelas, ini adalah pertanda bahwa mimpiku, Bastilion Joan De Vancouver, sebagai kaisar absolut kekaisaran Vancouver, akan menaklukan seluruh benua Akkadia.'

__ADS_1


Kaisar tangan besi, Bastilion Joan De Vancouver, dengan percaya diri meyakini bahwa semua keanehan yang terjadi malam ini adalah pertanda agung dari mimpinya.


...........


Keanehan tidak hanya dirasakan dan terjadi di kekaisaran Vancouver. Di ujung timur benua Akkadia, seorang wanita yang nampaknya berusia di awal 30-an sedang menatapi langit ketika bintang-bintang berjatuhan.


Merasakan ketidaksesuaian ini, ia memejamkan mata sembari menggumamkan sesuatu. Beberapa saat kemudian, matanya terbelalak.


"Huh? Aku tidak bisa melihat masa depan?"


Dia hampir saja berteriak namun berhasil menahannya. Aneh. Apa yang sebenarnya terjadi malam ini? Entahlah, dia tidak mengerti. Untuk memahami semua ini, dia akan berinteraksi dengan dewinya terlebih dahulu. Dewi yang telah memberikannya kekuatan super ini.


******


Sementara keanehan terjadi di berbagai tempat, Jean masih berjuang untuk mengasimilasikan semua ingatan ia di kehidupan sebelumnya ke dalam jiwanya.


Namun Elyse, Elsie, nenek Alija, dan kakek Henryk tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jean sudah terbaring di tempat tidurnya selama tujuh hari tujuh malam. Suhu tubuhnya meningkat drastis dan sekujur badannya sangat panas.


Elyse dan Elsie yang melihat Jean menggiggil sambil meracau sesuatu yang tidak jelas, menangis. Mereka berdua menggenggam tangan Jean sambil menyebut namanya berkali-kali, sangat tidak ingin kehilangan cahaya mereka.


Semester itu, nenek Alija dan kakek Henryk berusaha sekeras mungkin untuk menyembuhkan Jean. Nenek Alija membuat obat dari segala bahan yang telah dia pelajari dan meminumkannya pada Jean. Sementara kakek Henryk, dia menggunakan jaringannya untuk menghubungi Priest yang ia kenal.


Elsie menangis sesenggukan. Sementara Elyse, menangis dalam diam.


Perlahan-lahan, Jean membuka matanya. Dia telah tersadar, yang membuat Elyse dan Elsie beranjak ke dalam pelukannya. Proses asimilasi telah selesai.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Catatan Author;


Halo pembaca


saya sudah merevisi logika dan hukum kekuatan yang berlaku di novel ini. salah satunya adalah tahapan kultivasi. berikut adalah tahapan kultivasi seseorang.


Earth Realm;


rank 1


rank 2


rank 3

__ADS_1


rank 4


rank 5


hingga rank 10


Sky Realm;


rank 1


rank 2


rank 3


rank 4


rank 5


hingga rank 10


Heavenly realm;


rank 1


rank 2


rank 3


rank 4


rank 5


hingga rank 10


sekian dari author. jika ada kritik dan saran, jangan ragu untuk menyatakannya di kolom komentar. begitu juga dengan apresiasi :)


selamat membaca dan selamat menikmati


best regard


Mawangsyah

__ADS_1


__ADS_2