Pseudo-Villain

Pseudo-Villain
Terobosan Baru (2)


__ADS_3

Rose meletakan benda yang ia bawa di atas meja lalu mengambil sebuah armor dan menempatkannya di atas sebuah kayu. Itu adalah zirah terkuat yang bisa Rose dapatkan melalui para pedagang yang berasal dari bagian timur Akkadia. Bayang-bayang perang yang selalu menghantui di sana membuat mereka berlomba-lomba menciptakan peralatan perang terbaik dan termutakhir. Salah satunya adalah zirah yang kini berada di genggaman Rose.


"Apa yang kamu inginkan lakukan dengan itu, Rose?"


Rose tidak menjawab pertanyaan Natasha. Ia menyibak kain yang menutup benda tersebut dan terlihatlah sebuah benda yang tidak asing di mata Natasha. Jean beberapa kali menunjukan benda itu padanya. Bahkan sudah digunakan dalam peperangan melawan kerajaan Silesia.


'Musket? Tapi kenapa bentuknya berbeda? Terlihat lebih panjang, ringkas, dan elegan. Tidak ada tali untuk sumbu yang terpasang di sana.'


DUARRRR!!!


letupan dari senjata api tersebut terdengar sangat nyaring. asap keluar dari moncong senapan. Residu dari penembakan tersebar ke udara.


"Itu jauh lebih cepat daripada Musket pada umumnya. Jarak efektifnya juga lebih jauh dan lebih akurat. Selain itu...."


Natasha mengamati baju besi yang menjadi target tembak Rose. Sebuah lubang menganga di bagian dada. Baju besi itu adalah zirah terbaik dan termahal dari kekaisaran Vancouver. Dan peluru dari senapan yang Rose tembakan dengan mudah menjebol zirah tersebut.


"Nama senjata ini adalah flintlock. Sebuah model senapan yang lebih mutakhir daripada arquebus dan musket yang umumnya digunakan. Jarak efektifnya mencapai 500 meter dan bentuk pelurunya yang silinder dapat menetrasi baju zirah dengan ketebalan seperti zirah milik kekaisaran Vancouver. Penembak mahir dan terlatih dapat menembak setidaknya tiga kali dalam satu menit."

__ADS_1


Natasha mengangguk atas penjelasan Rose. Dia mengamati Flintlock yang Rose pegang dengan seksama. Ekspresinya terlihat sangat antusias.


"Tidak dapat disangkal, senjata ini akan mengubah arah peperangan dengan sangat drastis. Bisakah kita memproduksi massal benda ini?"


Sayangnya, jawaban untuk pertanyaan Natasha adalah gelengan dari Rose.


"Itulah masalahnya. Komponen-komponen dari senjata ini sangat rumit. Pandai besi terbaik yang aku ketahui hanya bisa memproduksi satu senjata ini setiap satu bulan. Selain itu, biaya pembuatannya sangat mahal.


"Dalam buku yang Jean berikan, dikatakan bahwa dibutuhkan mesin yang mutakhir untuk dapat memproduksi senjata ini secara massal. Dan sepertinya.... Aku masih membutuhkan waktu untuk menguasai semua konten mengenai senjata ini."


Ya, sama seperti Natasha, Rose mempelajari semua ini dari buku yang Jean berikan. Buku yang membahas semua hal yang berhubungan dengan militer. Tentu Rose sangat bersemangat. Rasanya seperti Jean sedang memberikan kuliah pada Rose secara langsung.


Front barat yang dimaksud oleh Natasha adalah bekas kerajaan Silesia yang kini menjadi salah satu provinsi kekaisaran Eisengrund. Provinsi Silesia berbatasan langsung dengan anggota [League of Salzburg]. Meskipun kedua entitas ini tidak dalam keadaan perang, kemungkinan mereka menyeberangi perbatasan kekaisaran Eisengrund masih terbuka lebar.


"Ah, ya. Jaringan perbentengan hampir selesai terbangun. Sekitar 90 persen. Akhir musim semi, mereka akan segera selesai. Aku berniat menempatkan 250.000 pasukan di garnisun barat kelak."


Natasha mengangguk. Itu perkembangan yang bagus.

__ADS_1


"Ughhhh...."


"Kuhh!!!"


"Hmmm?"


Natasha, Rose, dan Selena entah mengapa merasa kesal secara tiba-tiba. Ini sangat mendadak. Tentu saja, kekesalan itu ditujukan pada Jean.


"Entah kenapa aku ingin mengubur Jean hidup-hidup sekarang...."


"Ya, aku merasa ingin memasukan dia dalam sumur."


"Saya merasa ingin menuangkan sebotol wine padanya...."


Apa yang sebenarnya terjadi. Tetapi yang jelas, rasa kesal yang datang secara tiba-tiba itu juga tercampur dengan rasa cemburu yang kuat.


***

__ADS_1


Catatan:


Saya membayangkan Flintlock yang digunakan oleh Rose dalam adegan di atas adalah senapan [Pattern 1853 Enfield Riffle]. Senjata tersebut diproduksi dan pertama kali digunakan oleh kekaisaran Britania raya pada saat perang melawan kekaisaran Rusia di semenanjung Krimea.


__ADS_2