
Tiga hari setelah Jean berhasil menduduki ibukota dengan pasukannya, Duke Cassilas, Earl Baldric, dan Viscount Lostov diseret dari tempat penahanannya menuju alun-alun kota.
Sebuah panggung yang cukup besar telah dibangun dan ada tiga tiang besar di atasnya. Ketiga bangsawan yang telah babak belur itu diikat di sana.
Semua penduduk kota berkumpul di dekat alun-alun. Ketiga bangsawan ini adalah orang yang telah membawa kesengsaraan pada mereka. Semuanya berharap kalau tiga bangsawan ini dieksekusi di depan umum. Demi menebus semua dosa mereka.
Tapi Jean memberikan lebih dari yang mereka harapkan. Orang itu naik ke atas panggung. Matanya yang hitam menatap semua orang yang datang, seolah menembus kedalaman jiwa mereka.
Jean tidak mengatakan apapun. Dia hanya mengambil cambuk yang tergeletak, lalu mengayunkannya pada tubuh tiga bangsawan itu.
"Aku akan memberikan kalian kesempatan untuk mencambuk ketiga orang ini. Masing-masing kalian dapat menyabet sebanyak 10 kali."
Awalnya, semua orang mengira Jean hanya bercanda. Sampai akhirnya, seorang lelaki yang berusia 40-an maju. Dia adalah lelaki yang kehilangan anak dan istrinya karena konflik perebutan tahta. Dia memendam kebencian pada orang-orang yang telah menyebabkan keluarganya tiada.
Dia tidak bisa membalas. Namun hari ini, kesempatan itu tiba. Dia tidak peduli kalau setelah ini dia akan mati. Yang terpenting, sebagai seorang suami dan ayah, dia telah melakukan pembalasan untuk anak dan istrinya.
Tapi ketika dia telah selesai mencambuk tiga orang itu, tidak terjadi apapun. Bahkan pemuda yang tadi menawarkan hanya tersenyum sembari mempersilahkannya untuk turun.
__ADS_1
Segera, orang-orang yang ada di sana langsung mengantre untuk melampiaskan frustasi yang terpendam.
Pemuda itu membiarkan mereka begitu saja. Untuk jaga-jaga, dia menempatkan 100 orang untuk memastikan tidak ada keributan yang tidak perlu.
Dia lalu meninggalkan mereka. Membiarkan ketiga bangsawan itu mati di tangan massa yang mereka anggap rendahan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sementara itu, ketika ketiga bangsawan sedang mengahdapi siksaan yang pantas mereka terima, Hansen Baldric, Greg Cassilas, dan pangeran Hans sedang memacu kudanya. Mereka menjauh dari kerajaan Dublin.
Ketiganya terdiam selama perjalanan. Tetapi jelas, hati mereka berkecamuk. Semua yang telah susah-payah diusahakan oleh Duke Cassilas dan sekutunya hancur begitu saja.
Karena itulah, pangeran Hans dan dua pemuda lainnya melarikan diri menuju kerajaan lain yang ada di bagian barat benua Akkadia. Ada beberapa kerajaan kecil dan sedang yang menjalin persekutuan rahasia dengan Duke Cassilas. Mereka akan mengumpulkan kekuatan di sana dan melakukan serangan balik pada Jean.
Pangeran Hans bertekad untuk membawa era baru bagi kerajaan Dublin.
Tetapi dia tidak tahu kalau dirinya sama sekali bukan orang terpilih. pangeran Hans bukanlah orang yang istimewa. Satu-satunya yang membuat dia terlihat hebat adalah takdir bahwa dia terlahir sebagai keluarga kerajaan.
__ADS_1
Begitu juga dengan kedua kawannya. Hansen Baldric dan Greg Cassilas memang sedikit istimewa. Greg Cassilas memiliki isi kepala yang lebih encer sementara Hansen Baldric memiliki otot yang lebih kuat. Namun hanya itu.
Mereka tidak tahu, Orang yang akan membawa era baru, bukan hanya bagi kerajaan Dublin, tetapi juga bagi masa depan benua barat Akkadia, adalah orang yang akan menjadi musuh terbesar mereka.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
catatan Author;
Saya minta maaf atas keterlambatan updatenya. semakin ke sini, saya merasa intensif upload novel ini semakin menurun. tentu bukan karena puasa, ada faktor lain yang tidak bisa saya sebutkan di sini.
sejujurnya saya agak bingung untuk menulis Chapter selanjutnya. bagaimana saya harus memberikan peran pada Jean. Apakah lebih baik bagi dia untuk menjadi seorang penguasa sekarang?
atau mungkin membiarkan dia berpetualang dahulu ke seluruh benua Akkadia untuk memperluas Pandangannya sebagai seorang manusia dan menyerahkan tahtanya pada orang lain? Natasha Lostov misalnya?
karena itu, saya meminta saran dan pendapat dari pembaca sekalian. dengan senang hati, saya akan membaca saran dan pendapat yang kalian berikan.
terimakasih.
__ADS_1
best regard, mawangsyah