
Svetlana dan Jeanne menghabiskan waktu lebih lama dari yang mereka bayangkan. Jeanne terlalu keasyikan bermain bersama dengan kedua adik barunya. Sementara Svetlana.... Entah apa yang ia lakukan. Yang jelas, selama perjalanan pulang, wajah, telinga, hingga lehernya merah padam. Jelas sekali ia terlihat sangat malu.
Begitu keduanya pulang, Jean segera kembali ke kamarnya dan mengeluarkan sebuah kotak. Itu hanya kotak biasa. Yang berharga adalah isi dari kotak tersebut. Setidaknya bagi orang yang akan menerimanya.
Kotak itu berisi berbagai catatan informasi penting mengenai semua peristiwa yang terjadi di kawasan tengah benua Akkadia selama satu bulan terakhir. Jean mengkopi itu semua dari kepalanya dan akan mengirimkannya pada Natasha dan kawan-kawannya.
'Informasi adalah senjata'. Tidak peduli di era manapun Jean hidup, doktrin ini tetap berlaku. Itu lah satu alasan kenapa ia menginvestasikan banyak waktu dan tenaga untuk menguasai hukum takdir di kehidupan sebelumnya.
Jean meletakan kotak tersebut di atas mejanya dan hilang begitu saja. Yah, kotak itu akan muncul di meja kerja Natasha. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Jean duduk dan tersenyum. Selama ini, Ia selalu mengawasi Natasha, Charlotte, Selina, dan kekasihnya yang lain dari jauh. Mereka semua sudah berkembang.
Meskipun masih belajar, kemampuan Natasha untuk menjadi seorang pemimpin yang hebat sudah mulai kelihatan.
Dia berhasil mengorganisir bawahannya yang sedikit namun terpercaya dan kompeten dengan efektif. Ia memberikan tugas sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.
__ADS_1
Natasha juga berhasil mengatasi konflik yang terjadi di antara para bawahannya. Nah, sebenarnya yang biasa ribut adalah Rose dan Prisicllia.
Untuk Cahrlotte, bakatnya dalam berbisnis semakin cemerlang. Dalam waktu yang singkat, produk-produk dari perusahaan dagang HuCass telah merajai pasar kerajaan Dublin dan banyak negeri lain di kawasan barat benua Akkadia.
Kemampuannya dalam mengelola keuangan negara sama sekali tidak bisa diremehkan. Kerajaan Dublin mendapatkan banyak pemasukan berkat ekspansi yang dilancarkan atas perintah Natasha. Entah itu ekspansi dagang ataupun militer.
Selain itu, pemasukan kerajaan Dublin juga diperoleh dari kapal-kapal pedagang yang singgah di pelabuhan bekas kerajaan Bucharest yang sudah diperbaiki dan diperbagus. Juga berasal dari pajak dan tol yang dipungut dari karavan dagang yang melewati teritorial kerajaan Dublin.
Charlotte menginvestasikan uang-uang tersebut ke dalam berbagai industri sehingga membangkitkan perekonomian kerajaan. Banyak lapangan pekerjaan baru terbuka dan imigrasi dari desa ke kota semakin besar. Kini, Saint Georgia City adalah kota terbesar dan teramai yang ada di kawasan barat Akkadia.
Berkat dirinya, perlawanan rakyat jelata dapat diredam tanpa kekerasan. Sebagai orang yang dulunya rakyat jelata, Prisicllia memahami bahwa tidak peduli siapa pemimpinnya, kalau mereka bisa kenyang, maka tidak akan ada yang protes.
Dia juga membuka akses pendidikan bagi penduduk kerajaan. Dia menyediakan institusi pendidikan tanpa memandang status. Intinya, Prisicllia menjalankan tugasnya dengan sangat baik sebagai orang yang mengurus semua keperluan dalam negeri.
Untuk sementara itu saja dulu. Rose, Nina, dan Selina juga sama berkembangnya. Tetapi mari jadikan cerita untuk lain waktu.
__ADS_1
Setelah beristirahat sejenak, Jean berdiri dari kursinya. [Cult Of Savior] akan segera melakukan aksi mereka di Krakov. Jean sama sekali tidak bisa melewatkan momen seperti ini.
***
"Mama, apa kamu sedang terkena demam? Wajahmu memerah dan entah kenapa aku merasa kalau tubuhmu memanas."
Saat Jean sedang beristirahat, Svetlana dan Jeanne sedang berjalan menuju rumah mereka yang ada di sisi lain luar tembok. Ya, alih-alih menggunaka sihir teleportasi, keduanya memutuskan untuk berjalan.
"Eh? A-ah, tidak apa-apa! Percayalah, mama baik-baik sa-saja. Ha-hahaha!"
'mumumu.... Mama menutupi sesuatu!'
Meski kesal, Jeanne tidak mau bertanya lebih jauh. Dia tidak tahu apa yang terjadi dengan ibunya, tetapi pasti ini semua ada hubungannya dengan Jean!
Sementara Svetlana, dia masih berusaha menyembunyikannya. Dia mencium putranya sendiri! Ada perasaan sangat bahagia ketika ia melakukannya, tapi rasa malunya lebih besar. Svetlana tidak kuasa memikirkan apa yang ada di dalam kepala Jean ketika ibunya mencium bibir anaknya sendiri!
__ADS_1
Tapi itu tidak bertahan lama. Di tengah keramaian kota, Jeanne dan Svetlana merasakan aura membunuh yang sangat kuat. Dan saat itu juga, puluhan kepala manusia melayang. Krakov dalam serangan!