PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 100_Berakhir


__ADS_3

Rey memukul kaki Sarah dengan emosi yang menggebu-gebu..dia teringat kaki Laura..kaki yang awalnya bisa berjalan dan berlari menghampirinya sekarang lemah..tidak bisa bergerak karena jika bergerak maka rasa sakit itu kambuh lagi.


Laura menggunakan kursi roda karena kakinya benar-benar belum siap untuk digunakan..Rey tak masalah selagi itu demi kebaikan istrinya maka Rey akan dengan senang hati melakukan apapun untuk istrinya.


Rey terus menyiksa kaki Sarah hingga darah itu sudah menggenang di sekitaran Rey.. orang-orang yang ada di sana merasa mual melihat kelakuan gila bosnya..bahkan Eri k yang biasanya menggantikan Rey kini di buat pucat melihat kegilaan bos sekaligus kakak angkatnya itu.


"Astaga benar-benar sudah gila kau bos.."


Deril juga ada di sana..dia sudah pingsan terlebih dulu ketika Rey memotong-motong tubuh Jeremy..dia tidak kuat dengan aksi bosnya..dia menyerah..dia tak ingin berkhianat atau apapun itu..dia berjanji akan setia hingga ajal menjemput.


Para anak buah Rey ada yang muntah hanya dengan melihat itu..kali ini mereka benar-benar melihat bosnya menggila kesetanan..benar jika separuh hidupnya sakit maka separuhnya lagi juga akan merasakan sakit yang sama.


"Sekarang nikmatilah permainanku Sarah.."


Rey mulai menguliti kaki Sarah..dia sebelumnya mencabuti kuku Sarah..setelah itu Rey memotong setiap jari kaki Sarah hingga tandas tak tersisa.


Leon mendekati Rey dan setia di sampingnya..dia memakan hati kaki Sarah yang Rey berikan..ternyata ekspresi wajah Leon berbinar-binar.. seperti nya Leon suka rasa Sarah.


"Kau suka boy..maka nikmatilah"


Rey melempar lagi jari kaki Sarah hingga habis kesepuluh jari itu di perut Leon..Sarah sendiri berteriak-teriak dan kesakitan..tapi Rey seakan tidak peduli..dia anggap teriakan itu adalah lagu pengantar nyawa para mangsanya..sungguh indah.


Rey kembali mengambil sebuah gergaji mesin dan menyalakannya..dia menggergaji kaki Sarah hingga terputus..Sarah sudah tidak memiliki tenaga lagi untuk berteriak..dia sudah pasrah hanya menunggu ajalnya saja.


"Bagaimana apa kau sudah menyerah Sarah..kenapa cepat sekali kau menyerah..hahaha... baiklah akan ku akhiri dengan sempurna".


Rey kembali menggergaji tangan Sarah..kaki satah sedang di nikmati Leon..sepertinya Leon kewalahan menikmati makanannya..Rey takut Leon kekenyangan jadi dia menyuruh anak buahnya untuk membawa salah satu anjing peliharaan nya..anjing sejenis Pitbull.


Leon tidak masalah toh dia seperti nya akan kewalahan menghabiskan makan siangnya..tidak apa-apa itung-itung sedekah.


"Mana Frank suruh dia membantu Leon..aku takut Leon kekenyangan"


"Baik bos"


Anak buah Rey membawa Frank dan seketika Frank langsung bersemangat melihat potongan tubuh Sarah..dia tidak sabar ingin menikmati makan gratisnya.

__ADS_1


"Boy kau bantu Leon menghabiskan makan siangnya ok"


Frank seakan mengerti..dia sudah tidak sabar untuk merasakan rasa tubuh Sarah..Rey sudah menyuruhnya dia seakan mendapatkan ijin..tak menunggu lama Frank menikmati nya..dua senang dan begitu lahap.


"Sepertinya kalian suka sekali dengan daging para kwparat ini.. baiklah nikmati saja aku tidak akan melarangnya"


Rey membersihkan diri dari cipratan darah dari Jeremy dan Sarah..dia tak ingin Laura mual mwnvium bau tubuhnya yang anyir.


Rey membiarkan Sarah di koyak-koyak oleh dua peliharaan nya..dia tak peduli dengan teriakan Sarah..dia hanya membuat Sarah tersiksa akan saat-saat terakhir nya saja.


"Erick aku akan pulang..istriku sudah terlalu lama ku tinggalkan..kau urus sisanya"


"Baik bos..hati"


Rey pergi dari markat kematian dan menuju rumahnya..dia rindu dengan istri dan juga anaknya.. penampilan Rey sudah rapih lagi juga wangi..dia tak ingin Laura menjauh darinya jika mencium bau anyir dari tubunnya.


Rey sampai di rumah dia segera masuk dan naik ke atas menuju kamarnya..dia melihat Laura tengh menatap keluar jendela..pasti istrinya itu bosan di kamar terus.


"Baby..!!"


"Kau sudah pulang by..?"


"Iya sayang..apa kau merindukanku..?"


"Haha..iya Laura merindukan hubby"


"Benarkah..apa kau sudah makan hm..?"


"Sudah by..ihhh jangan gitu by geli"


Rey terkekeh geli melihat ekspresi Laura..dia tak ingin membangkitkan si Jono yang tengh anteng di bawah sana..Rey sadar istrinya belum bisa membuat Jono muntah dia akan sabar menantinya.


"Kau mau ke taman baby..?"


"Bolehkah..?"

__ADS_1


"Sure"


"Let's go"


Rey membawa Laura ke taman..dia tak ingin membuat istrinya merasa bosan hanya duduk diam di kamar..dia tau Laura menurut tapi namamya juga manusia pasti adalah rasa bosan.


Sampailah mereka di taman..Rey mendudukkan Laura kursi taman..dia juga memetik beberapa bunga untuk istrinya..Laura senang mendapatkan perlakuan seperti itu dari suaminya..dia tersipu.. malu-malu tapi mau.


"Kau kenapa baby..apa kau baru sadar jika suamimu ini adalah orang yang romantis hm..?"


"Ishhh..apaan sih by..jangan kepedean deh"


"Hahah.. baiklah jika tak mau mengaku"


Laura membuang muka menyamarkan rona merah di wajahnya..dia malu jika Rey melihatnya tengah merona seperti ini.. bisa-bisa habis dia di ledek oleh suaminya.


Dari dalam para Kanjeng-kanjeng Mommy melihat Laura dan Rey begitu harmonis..mereka bahagia melihat anak-anaknya seperti itu..rasanya sudah cukup hanya melihat kebahagiaan mereka saja.


"Jeng aku beruntung memiliki menantu seperti Laura.. sungguh keajaiban bagi keluarga kami karena Rey banyak berubah sejak kehadiran Laura di kehidupan kami" ucap mama Rey melihat anak menantunya begitu harmonis.


"Aku juga bahagia jeng.. akhirnya anakku berada di tangan yang tepat..setelah bertahun-tahun menderita kini Laura merasakan kebahagiaan yang tak pernah dia rasakan sebelumnya..aku berterimakasih kepada kalian karena sudah menyayangi Laura seperti anak kalian sendiri" ucap mama Laura yang juga merasakan hal yang sama.


"Sudah jadi kewajiban ku jeng sebagai seorang ibu..aku sejak pertama kali melihat gambar Laura sudah sangat tau bahwa Laura itu gadis baik-baik tidak seperti kebanyakan anak para pengusaha lainnya"


"Iya jeng.. waktu aku pertama kali melhat laura juga seperti ada getaran di hatiku..oadahak saat itu aku belum tau jika Laura adalah anak kami..sungguh takdir memang begitu indah"


Mereka memilih kembali ke kamar para cucunya..mereka membiarkan Rey dan Laura berduaan..mereka juga butuh waktu untuk berdua.


Skip....


Di negara X Steven mengunjungi kediaman keluarga Anderson..dia berharap dapat menemukan informasi meski sedikit..dia tak menyerah untuk mencari keberadaan gadis kecilnya.


"Apakah mereka sudah pindah..tapi kemana.. sepertinya rumah ini sudah kosong sejak lama..Lala kamu dimana..aku mencari mu La..maaf aku terlambat"


Steven Masih berdiri di depan gerbang kediaman keluarga Anderson..dia masih betah di sana dan mengingat kembali tentang masa lalunya bersama Lala meski hanya sekejap saja..begitu singkat dan mengena di hati Steven.

__ADS_1


__ADS_2