
Laura dan Rey saat ini tengh duduk santai di gazebo belakang rumah..mereka sempat membahas masalah pulang ke negara X,jujur Laura juga rindu dengan suasana di sana tapi dalam hati kecilnya dia masih ada sedikit rasa trauma kehilangan anaknya Waktu dulu.
"Sudah baby kita pasti akan pulang ke sana lagi tapi tidak untuk saat ini..tunggu anak-anak besar dulu baru kita kembali "
"Iya by Laura ikut saja"
"Baiklah..kau bersiaplah nanti saing aku ada acara jamuan makan bersama para kolega Bisnisku..aku tak mau jadi bahan rebutan anak-anak mereka"
"Ok..ayo bersiap"
"Baiklah"
Rey dan Laura bersiap untuk menghadiri acara jamuan makan siang dengan para kolega bisnis Rey..Laura tak akan membiarkan para rumput liar mencoba tumbuh dan mengganggu tanaman nya.
Jam sudah menunjukkan pukul 1 siang..Rey dan Laura sudah selesai bersiap..Rey menemui anak-anak nya dulu karena Laura masih sibuk memoles wajah nya.
"Hey boy hey princess..Dady dan momy keluar dulu ya..kalian sama Oma-oma dan Opa-opa oke ."
Rey bermain sebentar dengan si kwmbar dan juga baby G..Rey senang anak-anaknya begitu aktif dan cerdas serta tumbuh kembang nya juga normal..memang benar jika bibit unggul pasti tidak mengecewakan.
Laura sudah siap dan selesai dengan acara poles memoles wajah nya..Laura menatap dirinya sendiri pada cermin di depannya..mari kita tunjukan siapa itu nyonya Reyhan Jade Wilson.
"Ok Laura sekarang kau sudah cantik..lihat saja bagaimana aku akan mengatasi para rumput liar itu"
Laura memakai dress merah lengan panjang juga bagian atas serba tertutup namun bagian dress bawah nya pendek di atas lutut..make up yang Laura gunakan bisa mengintimidasi para rumput liar yang mwnviba mendekati suaminya.
Laura benar-benar tampil beda dengan make up dewasa seperti ini..walau wajahnya masih imut-imut tapi setelah di poles sedikit aura kedewasaan nya seketika keluar.
"Ok now you ready to action Laura..!!"
Rey masuk ke kamar untuk mengecek Istri nya..dia membuka pintu dan seketika mematung melihat pemandangan menggairahkan di hadapannya..apakah ini benar-benar istrinya.. astaga kenapa istrinya begitu menggoda.
Laura tersenyum melihat kedatangan Rey..dia tau jika saat ini suaminya pasti tengh tergoda oleh penampilan nya..Laura harus bisa mengendalikan Rey agar tidak merusak dandanan nya.
"Hubby"
"Baby..are you serious..kau mau ikut dengan penampilan seperti ini..oh God..jangan bercanda baby..aku tak suka milikku terekspos mata laki-laki lain sayang"
Laura berjalan mendekati Rey..dia mengalungkan tangannya pada leher Rey..dia cium bibir Rey sekilas kemudian dia tatap mata Rey.
"Laura hanya tidak ingin tersaingi oleh para rumput liar di luaran sana by..Laura harus bisa membuktikan bahwa inilah nyonya Rey yang sesungguhnya.. Laura hanya ingin membuatmu bangga dengan diri Laura yang mampu menjaga miliknya dari incaran para wanita di luaran sana by..apakah hubby tidak ingin melihat Laura berdiri sendiri dan mampu melawan para pengingat suami orang..?"
Rey sekarang tau maksud penampilan Laura.. benar-benar tidak bisa di pungkiri bahwa penampilan Laura saat ini bisa membuat para perempuan gatel di luaran sana merasa terintimidasi.
"Baiklah untuk kali ini saja dan tifak ada lain kali..aku benar-benar bisa gila jika milikku di lirik pria lain"
__ADS_1
"Iya by Laura juga tidak ingin seperti ini sebenarnya tapi demi menjaga hubby agar tidak terpesona oleh perempuan gatel di sana maka Laura nekat berpenampilan seperti ini..maaf Laura membuat hubby tidak nyaman"
Rey mengecup bibir Laura agak lama..kemudian dia lepaskan dan dia belai wajah istri cantik nya.
"Sudah tidak apa..toh hanya untuk kali ini saja kan..baby suami mana yang rela keindahan istrinya di lihat oleh pria lain..tidak ada baby..begitu juga denganku..aku memang tidak nyaman dengan penampilan mu yang seperti ini tapi setelah mendengar alasan darimu maka aku ijinkan hanya untuk kali ini saja dan tidak ada lain kali apa kau paham.."
"Iya by Laura paham.. terimakasih"
"Sama-sama sayang..ayo berangkat"
Rey dan Laura berangkat menuju tempat perjamuan nya...tak berapa lama kemudian mereka sampai..Rey turun terlebih dahulu kemudian dia membukakan pintu mobil Laura dan mengulurkan tangannya untuk di sambut Laura.
"Terimakasih suamiku"
"Sama-sama istriku"
Mereka masuk kedalam gedung itu..mereka menjadi sorotan para pengusaha yang ada di sana..sebagian besar mata para laki-laki melotot melihat kecantikan Laura.
Mr Samuel menghampiri Rey dan Laura bersama istri juga anak nya.
"Halo tuan Rey.."
"Oh Hay Mr Samuel.."
"Wah.. sepertinya anda akan pamer ya..?"
"Hahaha..kau benar tuan Rey..istri anda juga benar-benar mempesona kaum laki-laki loh.."
"Tenang saja..selama saya di sampingnya tidak akan ada yang berani mendeka meski secenti pun"
"Ok lah tuan Rey..saya pamit menjaga istri saya dulu.. nikmatilah jamuannya"
"Baiklah"
Rey mengambilkan makanan ringan untuk Laura..dia tau Laura pasti lapar karena tadi mereka sewaktu berangkat belum makan apapun..Rey mah ingin menjadi suami siaga yang selalu ada dan selalu bisa untuk Laura.
"Baby makanlah..aku tau kau pasti lapar"
"Suamiku the best..love you Dady"
"Love you more Momy"
Keduanya saling suap menyuap makanan..tingkah mereka menjadi sorotan oleh seorang wanita yang ya bisa di bilang cantik tapi masih cantikan Laura kemana-mana sih.
"Kurang ajar.. bisa-bisanya mereka bermesraan seperti itu di hadapan para kolega..cih perempuan murahan..paling hanya modal tubuh saja"
Laura tau kalau dia dan Rey sedang di perhatikan oleh seseorang..dia berpamitan pada Rey untuk ke kamar mandi..dia ingin lihat apakah wanita itu berani mendekati suaminya atau tidak.
__ADS_1
"Hubby Laura ke toilet dulu ya.."
"Mau di antar..?"
PLAK......
satu pukulan mendarat di bahu Rey tentu saja dari Laura yang gemas dengan otak mesum suaminya.
"Nggak perlu"
"Baiklah hati-hati baby"
"Iya hubby sayang"
Laura sampai di toilet..dia mencuci tangannya dan merapikan Lipstik nya..tak berapa lama seorang wanita datang menghampiri Laura..dia sengaja menyenggol bahu Laura hingga Laura terhuyung ke samping.
"Oops..sorry"
"Ok"
Wanita itu geram mendengar jawaban singkat Laura..bukannya seharusnya Laura marah atau mendorongnya tapi ini malah santai menjawabnya.
"Ekhem..kau simpanan Rey ya..?"
Laura menoleh dan tersenyum mengejek ke aah wanita itu.
"Bukan" jawab Laura.
"lalu..apakah kau wanita pemuas ranjangnya Rey..?"
"Bukan" lagi dan lagi hanay jawaban singkat yang Laura berikan..dia memang sengaja memancing kemarahan wanita itu.
"Hey jika aku tanya jawab yang benar sialan.."
"Oh"
"Kurang ajar"
Wanita itu hendak menampar Laura..Laura dengan sigap menendang kaki wanita itu dan seketika wanita itu terjatuh ke lantai.
"Oops..sorry"
setelah mengucapkan kata itu Laura melenggang pergi menuju suaminya..tidak apalah bermain-main sedikit dengan calon makanannya Leon.
Leon kau beruntung sekali ππ.
__ADS_1