PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 13_Mengusik


__ADS_3

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat..kini kehamilan Laura sudah memasuki bulan ke 3 dan perut Laura juga sudah terlihat agak buncit sedikit.


Rey begitu posesif akan kehamilan Laura hingga ke kamar mandi saja harus di temani bahkan Laura di larang keras untuk turun ke bawah..Rey takut jika Laura bisa saja mengalami hal-hal yang buruk dan itu sangat membuat Rey parno.


"Hubby aku bosan di kamar"


"Tapi kata dokter kamu harus bed rest baby..apa kamu lupa hm..?"


"Iya Laura nggak lupa tapi nggak harus di kamar terus kan hubby"


"Udah kamu nggak mau kan anak kita kenapa-kenapa di dalam perutmu..kamu pengin anak kita kesakitan kalau kamu nakal hm..?"


Laura diam dan mencerna kembali pesan dokter padanya..benar juga ini semua demi anak..


"Maaf By Laura nakal..maafin Laura..nak kamu nggak kenapa-kenapa kan di sini maafin momy ya momy nggak lagi-lagi rewel deh momy janji" ucap Laura mengelus perutnya yang sudah sedikit membuncit.


"Nah gitu kan anak kita seneng baby..sabar ya sebentar lagi juga boleh keluar dari kamar kok"


Skip................


Tuan Anderson dan istrinya mendatangi kediaman pribadi Rey dengan niat untuk mencari keuntungan dari Rey toh dia kan buta pasti Laura di bikin. susah sama Rey.


Tibalah mereka di kediaman pribadi Rey yang tak kalah megahnya dari kediaman utama keluarga Wilson.



"Dad momy nggak iklas kalau Laura harus hidup enak di istana sebesar ini..dan kita malah akan berakhir di jalanan.. mom nggak iklas dad"


"Sudah sekarang kita harus membuat Rey percaya sama kita "

__ADS_1


"Benar..ayo dad masuk"


Mereka berdua sampai di gerbang rumah Rey..mereka bertemu dengan para bodyguard dan penjaga di sana.


"Maaf anda berdua cari siapa..?"


"Saya itu mertuanya tuan kalian Reyhan apa kalian tidak tau hah..?"


"Maaf tuan kami tidak memiliki mertua"


"Dasar kurang ajar..beraninya kalian..cepat panggil tuan kalian "


Salah satu bodyguard menelfon Rey dan memberitahu bahwa di luar ada mertuanya..Rey berkata bahwa biarkan mereka masuk Rey juga ingin tau apa maunya dua iblis berwujud manusia itu.


"Silahkan kalian masuk"


"Lihat kan..dasar kacung tidak tau diri"


Rey sudah duduk sedari tadi di ruang tamu dan bersiap menyambut tamu agung yang sudah mengusik ketenangan nya dengan Laura..Laura sendiri sudah tidur karena efek obatnya begitu kuat.


Tak lama salah satu pelayan datang dan mengantarkan tamunya ke hadapan Rey.


"Tuan ini tamu anda"


"Hm terimakasih"


"Baik..permisi tuan"


"Ya"

__ADS_1


Pelayan itu pergi dan kini hanya tersisa Rey dan kedua orang yang tak tau diri itu.


"Duduklah" ucap Rey dengan nada datarnya pada kedua tamunya.


"Terimakasih nak Rey"


Mereka duduk dan berusaha tenang meski merasa terintimidasi oleh tatapan dan gestur Rey.


"Ada apa anda berdua kemari..?"


"Kami hanya ingin bersilahturahmi saja nak Rey..kami rindu dengan anak kami"


"Tunggu..anak kalian..siapa..bukannya kalian tidak mempunyai anak..lalu anak siapa yang kalian maksud..?"


"Nak Rey..jangan seperti ini..Laura adalah anak kami meski tidak lahir dari rahimku tapi dia tetap anak kami nak Rey"


"Hahahaha... hahahha...lucu sekali kalian berdua ini"


"Apa maksudmu nak Rey..?"


"Setelah Laura hidup enak dengan keluarga Wilson kalian baru menganggap dia anak..lalu kemana saja kalian selama ini..menyiksa Laura..bahkan kalian dengan tega tidak menyekolahkan nya hanya karena kalian takut uang kalian akan habis hah..lalu anak yang mana yang kalian maksudkan..bukankah kalian sudah menjual Laura oada keluarga kami..kami bahkan sudah memberikan uang yang jumlahnya lebih dari cukup untuk membesarkan perusahaan kalian yang saat itu tengh mengalami masalah..lalu dengan tidak tau malunya kalian kemari dan mengakui istriku adalah anak kalian..jangan pernah berharap akan hak itu tuan Anderson dan nyonya Anderson..katakan apa yang kalian inginkan karena aku sangat tidak suka basa-basi"


"Kami hanya ingin kau memberikan suntikan dana oada perusahaan keluarga Anderson nak Rey..ini terakhir kalinya..setelah itu aku tidak akan mengganggu Laura lagi"


Benar-benar manusia tidak punya malu sama sekali..di saat butuh saja baru merengek..huh.


"Kalian minta aku menyuntikkan dana pada perusahaan mu..hahahah...jangan pernah bermimpi tuan Anderson..kita tidak sedekat itu..lebih baik kalian keluar dari rumahku sebelum aku bertindak lebih jauh lagi"


"Apa kau bilang..dasar buta..kau hanya menyusahkan Laura saja..lagipula kau sudah mendapatkan Laura kan..apa salahnya memberikan sedikit lagi bantuan pada kami hah..kalau kau tak memberikan subtikan dana oada perusahaan kami lihat saja aku akan bawa Laura dari sini" ancam nyonya Anderson dengan lantangnya.

__ADS_1


"Silahkan..jika anda berani menyentuh sedikit saja..aku akan buat kalian menyesal telah berhadapan dengan ku"


__ADS_2