
Rey dan Erick memeluk tubuh istrinya masing-masing saat ledakan itu terjadi..jarak Rey dan yang lainnya dengan mobil yang Laura tumpangi hanya sekitar kurang dari 10 meter dan itu berbahaya bagi siapapun karena bisa terkena serpihan serta tersambar api dari ledakan itu.
Syukurlah mereka baik-baik saja..Rey dan Erick bergegas menuju ke rumah sakit sebelum nya Rey menyuruh anak buahnya untu meretas setiap cctv yang di lewati mobil istrinya..dia akan melakukan pencarian dalang di balik tragedi ini.
"Lakukan apapun agar kalian bisa menemukan petunjuk dari sang dalang dan juga para antek-antek nya" tegas Rey sesaat sebelum melesat ke rumah sakit.
"Baik bos laksanakan"
"Bagus"
Mereka sudah tiba di rumah sakit..Rey dan Erick segera membawa para istrinya untuk mendapatkan perawatan intensif juga bersama sang supir yang sudah banyak kehilangan darah.
"Lakukan apapun dan selamatkan istri saya " ucap Rey tegas penuh intimidasi.
"B..baik..baik tu..tuan"
Para dokter berjuang keras untuk menangani istri dari pemilik rumah sakit tempat mereka mencari nafkah..mereka begitu tertekan juga tak boleh lengah karena pasiennya kali ini adalah istri dari Dirut sekaligus pemilik rumah sakit ini.
Tak berapa lama kemudian dokter yang menangani Laura juga Nila dan Sang supir keluar bersamaan..raut wajah tertekan terlihat jelas di wajah-wajah mereka ini.
"Bagaimana ada yang serius atau terjadi sesuatu yang fatal..?"
"Tidak ada yang serius tuan..ibu Laura hanya mengalami geger otak ringan saja dan itu tidak membahayakan kondisi pasien..paling besok juga sudah bisa keluar dari rumah sakit tuan" ucap dokter yang menangani Laura.
Rey tampak lebih tenang setelah mendengar penjelasan dokter yang menangani Laura.. syukurlah istrinya baik-baik saja dan tidak ada yang perlu di khawatir kan.
"Ibu Nila juga tidak apa-apa tuan Erick..hanya shock dan juga terlalu panik dan juga ketakutan mungkin baru pertama kali mengalami kejadian seperti ini jadi wajar saja..besok sudah bisa kembali ke rumah" ucap dokter yang menangani Nila.
Erick bisa bernafas lega sekarang setelah mendengar penjelasan bahwa istrinya baik-baik saja.
"Maaf tuan Rey,tuan Erick..kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pasien tapi Tuhan berkata lain..pasien terlalu banyak kehilangan darah hingga setelah sampai di rumah sakit kemungkinan bertahannya kecil..maaf tuan pasien telah meninggal selang beberapa saat yang lalu" ucap dokter yang menangani supir Rey.
__ADS_1
Rey dan Erick mematung seketika..mereka tak menyangka bahwa mereka harus kehilangan supir yang sudah lama bekerja dengan mereka..ada rasa penyesalan juga terimaskaih pada sang supir..berkat jasanya kedua istri bosnya tidak mengalami hal yang lebih buruk lagi.
"Baiklah dok terimakasih..segera urus pemakamannya..berikan yang terbaik untuk mengenang jasanya.. Erick Pastikan keluarga pak Harry mendapatkan tunjangan serta bagi anak-anaknya yang masih menempuh pendidikan biayai semua keperluan sekolah mereka jangan biarkan mereka kesusahan..walau bagaimanapun pak Harry telah berkorban nyawanya untuk istri kita.."
"Baik ka..segera laksanakan"
Erick langsung mengurus semua yang Rey katakan pada nya tadi..dia juga berterimakasih pada pak Harry karena telah mengorbankan dirinya untuk melindungi istri tercintanya.
"Terimakasih pak Harry.. terimakasih atas jasamu pada istriku juga Kaka ipar..semoga kau tenang di sana..jangan kawatir keluarga mu akan kami urus seperti keluarga kami sendiri.. beristirahat lah dalam damai" ucap Eri k yang sudah berada di ruangan pak Harry yang akan segera di urus segala keperluan pemakaman nya.
*
*
Di tempat lain..di sebuah rumah yang tak terlalu mewah.. seorang wanita cantik tengj duduk di sofa ruang tamu dan berdiri di hadapannya ke 4 orang yang sudah dia suruh untuk menghabisi Laura.
"Segera pergi dari kota ini dan jangan pernah muncul di hadapan ku atau tidak kalian akan mendapatkan balasannya dari seorang Rey yang terkenal akan kekejaman nya pada musuh"
"Bagus..segera pergi sebelum terlambat"
Para orang suruhannya meninggalkan rumah itu dan hendak pergi ke suatu tempat yang takkan bisa di jamah lawannya..Para anak buah Rey sudah bergerak cepat dalam pencarian dalang di balik kejadian yang menimpa istri bosnya.
"Ketemu.." ucap salah seorang anak buah Rey yang menemukan keberadaan orang yang telah menyakiti istri bosnya.
"Mana..mana"
Dan mereka sudah memblokir semua perjalanan baik darat.. laut ..maupun udara..orang suruhan wanita itu tidak bisa kabur dari kota ini dengan tenang..mereka tidak tau jika mereka telah membangunkan seekor singa yang sudah lama tertidur panjang.
"Rasakan pembalasan dari bos Rey..segera hubungi bos tentang kabar baik ini..pastikan kalian sudah menangkap keempat orang itu dan bawa ke markas kematian segera"
"Siap laksanakan"
__ADS_1
Mereka mulai menjalankan tugas masing-masing..setelah melakukan pengejaran beberapa waktu akhirnya keempat orang itu berhasil di ringkus dan di bawa ke markas kematian.
Setelah penangkapan selesai tugas mereka saat ini hanya mengatakan informasi penting ini kepada bosnya..mereka bisa menjamin bahwa bosnya akan memberikan bonus besar karena berhasil menangkap keparat yang sudah berani menyakiti istri tercintanya.
*
*
Di rumah sakit Rey tengah menemani Laura yang masih berbaring karena efek biusnya..Rey begitu senang karena tidak terlambat menyelamatkan istrinya..kalau saja Rey sedikit terlambat tadi maka sudah habislah dia..hanya ada penyesalan yang mendalam yang di rasa Rey saat ini.
"Baby bangunlah jangan membuatku semakin bersalah.. bagaimana aku harus mengatakan pada keluarga kita..maafkan aku yang mengabaikan panggilan darimu saat itu..maafkan aku sayang maafkan aku"
Saat Rey tengh duduk menyesali semua yang telah terjadi tiba-tiba ponselnya berdering kemudian Rey mengangkat nya.
"Katakan"
"Kami sudah berhasil meringkus pelaku bos"
"Bagus..tahan jangan sampai lepas..persiapkan segala sesuatu nya.. karena aku ingin bermain-main sebentar dengan mereka"
"Siap bos"
Rey memutuskan sambungan telepon nya..dia duduk kembali di samping Laura..dia mengelus kepala Laura dengan lembut..sepertinya Rey harus mengeluarkan sisi lain dalam dirinya saat ini.
"Baby maafkan aku yang harus turun tangan sendiri untuk mencari tau dalang di balik kejadian yang menimpamu sayang..maafkan aku jika ku keluarkan sisi burukku yang telah lama ku simpan..aku sangat mencintaimu dan aku akan melakukan apapun untuk kebahagiaan mu juga anak-anak kita".
Rey memilih berbaring di ranjang yang sama dengan Laura..dia memeluk istrinya..sakit melihat istrinya seperti ini..tapi sebentar lagi akan dia balaskan rasa sakit istrinya dan berkali-kali akan Rey balaskan.
Rey sebelum nya sudah mengirimkan pesan pada Erick tentang orang yang sudah menyakiti istri-istri nya..Erick senang..dia akan bermain dengan mereka besok..mereka harus tau lawan mereka tidak sebanding.. Keluarga Wilson tidak akan pernah melepaskan penggangu yang sudah mengusik mereka.
Nikmatilah sisa-sisa kebebasan untuk terakhir kalinya..
__ADS_1