PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap86_Kecelakaan


__ADS_3

Keesokan paginya Rey berangkat ke kantor seorang diri tanpa supir..dia ingin mencoba untuk menarik perhatian musuhnya..apakah dengan dia sendirian akan ada yang berani berulah.


Sampailah Rey di kantor..dia segera menuju ruangan nya..melakuakan aktivitas nya seperti biasa.


"Erick ke ruanganku sekarang"


Erick masuk ke dalam ruangan Rey..dia berdiri di hadapan Rey..menunggu perintah.


"Ada apa bos..?"


"Duduklah..aku ingin bicara sesuatu"


Erick duduk di hadapan Rey..Rey mulai menceritakan tentang teror semalam yang dia terima..Erick di minta untuk melacak keberadaan pengirim teror itu.


"Lakukan dengan baik Rick.."


"Baik bos..saya permisi dulu"


"Ya"


Erick keluar dari ruangan Rey dan mulai Melaka tugasnya yaitu melacak keberadaan pengirim teror..dia juga geram dengan isi terornya.. benar-benar sudah bosan hidupkah orang itu.


Sorepun tiba..Rey pulang dari kantor..sampai di tengah jalan tiba-tiba ada sebuah mobil yang menabrak mobil nya hingga mobil Rey menabrak pohon dan lumayan cukup parah keadaan mobilnya.


Sementara Rey..dia hanya mengalami luka ringan..benar dugaan Rey.. baiklah semakin menarik seperti nya..tapi tunggu bagaimana jika Laura tau dia mengalami kecelakaan bisa stres lagi istrinya.


"Shitt..akhh..sialan" umpat Rey yang masih sempat memikirkan reaksi Istri nya.


Rey keluar dari mobil dan menepi di pinggir jalan sambil menghubungi Erick untuk menjemputnya dan menuju rumah sakit..tidak mungkin dia pulang dengan kondisi berdarah-darah seperti ini.


Erick sampai di lokasi Rey..dia terkejut melihat mobil Rey ringsek.. tapi syukurlah Rey tidak terlalu parah..hanya kepalanya mengeluarkan darah kaena terbentur setir.


"Astaga ka..kau baik-baik..?"tanya Erick sesaat setelah sampai.


"Ya..antar aku ke rumah sakit dulu" jawab Rey lirih


"Baiklah ayo"


Erick memapah Rey menuju mobilnya..Rey berjalan dengan tergopoh-gopoh karena merasakan pusing di kepalanya mungkin akibat benturan keras tadi.


Sampailah mereka di rumah sakit..Rey segera di tangani oleh dokter.. syukurlah tidak ada luka dalam atau mengkhawatirkan.


"Ayo pulang..istriku pasti sudah kelabakan menungguku"


"Baiklah"


Mereka menuju kediaman Rey..tak berapa lama Rey dan Erick sampai di rumah.. Erick membantu Rey turun dan memapahnya karena kaki Rey sedikit pincang bahasa gaulnya keseleo.


"Sudah terimakasih Rick"


"Sama-sama ka..aku pamit dulu"


"Ya"


Erick pulang menuju rumahnya.. sementara Rey..dia duduk sebentar di ruang tamu hingga Laura datang dan terkejut melihat kepala suaminya di perban.

__ADS_1


"Hubby...."


Laura berlari dan nyaris jatuh karena selip pada kakinya sendiri..Laura begitu kawatir dengan keadaan Rey.. bagaimana bisa terjadi seperti ini.


"Hey jangan lari Baby.."


Laura sampai di depan Rey dan memeriksa keadaan Rey.


"By ..k.. kenapa.. seperti ini..apa..apa yang..ter..jadi..by"tanya Laura dengan genangan air mata yang sudah mengalir.


"Tenang dulu baby..jangan seperti ini.."


Laura menarik nafasnya perlahan..dia harus tenang dulu agar tidak terjadi apa-apa.


"Katakan by".


"Huhh..tadi aku kecelakaan baby..mobilku di salip dan aku kehilangan kontrol kemudi dan menabrak pohon" ucap Rey berbohong.


"Astaga..kau ceroboh sekali sih by.."


"Iya maaf..bantu aku ke kamar ya..aku ingin istirahat"


"Astaga..sampai lupa.. ayo by"


Mereka naik ke kamarnya..Laura membantu Rey mengganti pakaiannya..dia dengan telaten menyeka tubuh Rey..Sesekali Rey meringis merasakan tubuhnya sakit.


"Apa sakit sekali by..maaf "


"Tidak baby..ini bukan salahmu..sudah bantu aku pakai baju..aku kedinginan"


"Baiklah"


"By makan dulu ya.."


"Iya baby..suapi"


"Tentu by"


Luara benar-benar memanjakan Rey..dia begitu perhatian pada Rey..di saat seperti ini Rey justru merasa beruntung mendapatkan seorang istri yang begitu besar menyayanginya dengan tulus.


" I love you Laura"


"Apaan sih by..udah makan dulu habis ini minum obat..Laura mau liat anak-anak dulu sebentar nanti ke sini lagi"


"Baiklah"


"Love you more Dady"


Laura mencium pipi Rey kemudian pergi menuju kamar anak-anaknya..Laura mengatakan pada suster bahwa dia harus menemani suami nya dulu karena tengah sakit.


"Baiklah saya ke kamar dulu ya sus"


"Iya nyonya"


Laura menghampiri Rey lagi..dia melihat suaminya terpejam.. sepertinya Rey sudah tidur..tak berapa lama pintu di ketuk.

__ADS_1


Laura menuju pintu dan membukanya perlahan.


"Mom..dad..".


"Rey..Rey bagaimana keadaannya Laura..?"


"Rey sudah baik-baik saja mom..saat ini Rey sudah tidur setelah minum obat tadi"


"Syukurlah.. terimakasih sudah merawat anak momy Laura"


"Ini sudah jadi kewajiban Laura sebagai seorang istri mom"


"Kau benar"


Mama Rey dan papa Rey melihat Rey sebentar kemudian pergi dari kamar Laura..mereka tau bahwa Laura pasti lelah setelah menjaga ketiga cucunya dan sekarang menjaga suaminya.


Keesokan Paginya Laura sudah di dapur untuk membuatkan makanan untuk suamin juga anak-anaknya.


Laura masuk ke kamar sambil membawa makanan dan secangkir teh hangat untuk suaminya.


"By bangun..sudah siang..sarapan dulu yuk"


Rey membuka matanya dan melihat istrinya sudah cantik..sungguh pemandangan yang indah..dia bangkit dan memeluk Laura serta memberikan kecupan singkat di kening nya.


*


*


Orang suruhan wanita itu menghubungi bosnya dan mengatakan bahwa rencana sudah mulai di lakukan.


"Kerja bagus.. lanjutkan rencana selanjutnya"


"Baik bos..laksanakan"


Wanita itu tersenyum sumringah mendengar kabar bahwa Rey kecelakaan dan itu tentu saja ulah orang suruhannya.


"Ini belum seberapa dibandingkan penderitaan anakku..Alya Momy akan balaskan semua sakitmu pada keluarga bajingan Wilson"


Ya dia adalah ibu angkatnya Alya sepupu jauh mama Rey..dia bernama Sarah...Sarah sebenarnya orang yang baik..dia tak neko-neko..tapi sejak kehilangan anaknya yang masih dalam kandungan dan di vonis tidak bisa mengandung lagi seketika hidupnya berubah total.


Dia menjadi pribadi yang pendiam..tak suka bergaul dengan orang asing..sampai ketika dia dan keluarganya berkunjung ke kediaman kakek Rey dan mendapati anak angkatnya punya perasaan pada anak sepupunya sendiri.


Dia awalnya tak peduli tapi ketika melihat semua orang menyalahkan anak angkatnya di situlah naluri seorang ibu keluar..dia melindungi putrinya dengan segenap kekuatannya..apapaun dia lakukan untuk kebahagiaan anaknya..meskipun harus melawan keluarga.


Skip..........


Laura hendak pergi dari kamar tapi di tahan Rey..Rey ingin di temani oleh istri nya..bermanja seperti Gio.


"By Laura mau lihat anak-anak dulu.."


"Anak-anak Aman sama mony dan Dady..temani aku baby"


"Huhh.. baiklah"


Laura menemani Rey di kamar..dia juga kasihan pada suaminya pasti kesakitan.

__ADS_1


Nila dan Erick sampai di rumah Rey dan menjenguk Rey serta menginap di sana agar lebih mudah mengatakan sebuah informasi pada Rey.


Nila dan Erick menuju kamar ketiga bocil itu dan bermain dengan para bocil bersama opa dan Oma nya juga.


__ADS_2