PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 119_The Real Hunting


__ADS_3

1 Tahun kemudian>>>>>>>


Tak terasa sudah satu tahun semenjak kepergian Dady Jo..Laura sudah terlihat baik-baik saja walau awalnya dia begitu terpukul..semua orang sudah iklas menerima keputusan yang terbaik bagi Dady Jo.


"Baby apa kau rindu dengan Dady Jo..?"


"Rindu..ya Laura rindu by.."


"Sabar sayang"


"Ya by..apa anak-anak sudah makan..?"


"Sudah seperti nya..di suapi susternya"


"Baiklah..ayo kita ke kamar anak-anak"


"Baiklah"


Rey dan Laura menuju kamar bocil.. sesampainya di sana Rey dan Laura di buat terperangah melihat keadaan kamar yang sudah berantakan bak kapal karam eh salah kapal pecah.


"Astaga..ulah siapa lagi ini..huh anak-anak ini" ucap Rey gemas pada ketiga anaknya.


"Sudahlah by..namanya juga anak-anak.. apalagi mereka sekarang sedang aktif-aktifnya.."


"Ya kau benar..kemarin dapur yang di buat porak poranda sekarang kamar yang mengenaskan..besok apalagi kira-kira"


Laura hanya mengangkat bahu nya saja..dia sebenarnya ingin menegur mereka tapi ini juga bukan sepenuhnya kesalahan mereka..toh ini bukan masalah yang serius.


Laura dan Rey kembali ke kamar setelah memandikan ketiga bocah itu tentu saja dengan berbagai macam drama.


Setelah drama permandian usai Rey dan Laura masuk ke kamarnya..mereka kewalahan menghadapi ketiga bocil super aktif itu.


Di saat mereka sedang bersantai ponsel Rey berbunyi..Rey mengangkatnya dia tau siapa yang menelepon.


"Rey..Laura..gimana kabar kalian nak..?"


"Kami baik mom.. bagaimana di sana..?"


"Syukurlah..di sini juga baik.. terimakasih atas rekomendasi nya Rey"


"Sudah mom jangan di pikirkan fokuslah untuk penyembuhan Dady..itu juga saran dari rekan bisnis Rey tuan Mayashi..katanya pengobatan di Jepang bagus dia sudah membuktikan nya"


"Ya kau benar Rey..sekarang Dady Jo sudah merespon setiap rangsangan bahkan keadaan nya semakin membaik..momy benar-benar bersyukur"


"Syukurlah mom..Laura juga Rey ikut seneng..lusa kami kesana mom"


"Benarkah.. kebetulan momy Mira dan Dady Wil juga rindu dengan kalian"


"Benarkah..wah sepertinya ada yang tidak bisa jauh dari kami sekarang" goda Rey yang melihat Dady Wil dan Mony Mira.


"Hey anak nakal..kau tak usah ikut biarkan Laura saja yang datang nanti momy akan Carikan suami baru untuk Laura huh" ucap mama Rey.


"Eh..apa..apaan tidak bisa seprti itu..Laura cuma milik Rey seorang titik no debat"

__ADS_1


"Terserahlah..momy pusing dengar suaramu"


"Haishh yang anak kandung itu siapa sih mom..aku atau Laura..?"


"Kalau momy bisa memilih waktu mau brojolin kamu momy lebih milih Laura "


"Astaga..sakitnya hati Rey mom"


"Cih drama" ucap sang Dady yang melihat kelakuan anaknya.


Mereka mengobrol dengan penuh kerinduan..tak ada lagi raut wajah sedih seprti satu tahun yang lalu..kini secercah harapan untuk kehidupan Dady Jo terbuka lebar di depan mata.


Harapan bagi semua orang adalah Dady Jo segera membuka matanya dan melihat orang-orang yang menyayanginya hadir di sisinya.


Rey menyudahi panggilannya..da mendapatkan notif dari anak buahnya mengenai keberadaan Tante Tante Gila itu.


"Ok it's time to the real hunting" ucap Rey sambil menatap lokasi keberadaan Safira.


"Baby aku ada urusan sebenar..kau baik-baik di rumah ya.."


"Iya by.. hati-hati jangan kemalaman nanti jatah Jono habis"


"Astaga kau ini..jika tidak buru-buru maka sudah aku terkam kau baby"


"Hahahah..hahaha"


Rey keluar dari kamar dan menuju garasi..dia memakai mobil biasa dia tak ingin di curiga saat melakukan perburuan nanti.


Rey sampai di lokasi yang sudah anak buahnya berikan..di sana beberapa orang sudah bersiap dan mengepung tempat itu.


"Masih bos.."


"Bagus..lakukan sekarang"


"Baik"


Anak buah Rey mulai melakukan tugasnya.. Sementara Rey dia juga sudah bersiap..tentu saja di bantu Erick jika Rey pergi maka Erick akan selalu berada mengekor di belakangnya walau Rey sudah melarangnya.


"Rick Pastikan semua aman tak ada kendala apapun"


"Sudah beres semua kak..hanya tinggal pengeksekusian nya"


"Bagus..good job"


"Terimakasih"


Setelah drama kejar-kejaran antara Safira dengan anak buah Rey akhirnya anak buah Rey berhasil menangkap Safira.


"Hahaha rasakan kau nenek peyot..sebentar lagi hukuman untuk orang seprtimu akan datang" ucap anak buah Rey yang berhasil menangkap Safira.


"Lepaskannnn..sialan kalian..arghhhhh.."


"Diam atau ku gorok lehermu"

__ADS_1


Safira diam seketika..dia tak mau mati konyol dengan cara seperti itu..dia masih harus memikirkan cara untuk bisa lepas dari Rey.


"Bos kami sudah mendapatkan nya"


"Bagus bawa ke markas kematian"


"Baik bos"


Rey dan anak buahnya beserta Erick menuju markas kematian..Rey sudah tidak sabar untuk memberikan makanan kepada Leon..Leon sabar ya boy sebentar lagi kau akan kenyang.


Sampailah mereka di markas kematian..anak buah Rey menyeret Safira tanpa peduli Safira terjungkal-jungkal menyamai langkah besar mereka.


Safira melihat tempat dimana dia berasa sekarang.. benar-benar membuat bulu kuduk nya meremang.. sebenarnya Rey itu manusia atau jelmaan iblis sih.


"Biarkan dia..jangan di ikat.."


"Tapi bos..nanti dia kabur"


"Tenang saja..penjaga kita ada tiga..tidak akan bisa lari"


Sontak para anak buah Rey menoleh ke arah samping benar saja, ada tiga binatang kesayangan bosnya yang sudah ngiler ingin di neri makanan.


"Wah Leon..Tiger..Coco..sungguh perpaduan sempurna..kita lihat saja akan seprti apa masih wanita itu..aku ngeri membayangkannya"


"Aku juga"


Akhirnya para anak buah Rey menuruti kemauan bosnya..di sana sudah ada Leon Tiger dan Coco (leopard, harimau dan buaya).


"Boy kalian sudah kelaparan kah..?" tanya Rey pada ketiga peliharaan nya.


Rey mendapat Auman dari mereka eh kecuali si Coco ya karena author gak tau suara buaya seprti apa๐Ÿ˜.


Rey tau bahwa ketiganya sudah kelaparan..Rey tak ingin berlama-lama dia tak ingin membuang-buang waktu..Rey sudah tau segalanya setelah satu tahun melakukan penyelidikan terhadap Safira.


"Baiklah boy..habiskan makanan kalian..jangan ada sisa"


Perintah Rey bagaikan angin segar bagi ketiga hewan buas itu tapi bagi Safira seperti berita kematiannya..tamatlah sudah riwayat mu Safira.


"Inilah hukuman yang pantas untuk orang macam kau..kau dengan berani ingin mencelakai istriku dengan cara menyuruh orang untuk menabraknya satu tahun yang lalu..kau kira aku tak tau semua itu..aku tau tapi aku masih berusaha sabar untung istriku tidak lecet ataupun terluka jika sampai dia tergores sedikit saja maka hari itu juga kau akan habis di tanganku.. sekarang nikmatilah saat-saat terakhir mu Tante Safira"


Rey melihat ketiga hewan kesayangannya tengah menyerang Safira..Leon mencabik-cabik perut Safira..sementara Tiger dia berusaha menggigit kepala Safira taoi kelihatannya sedikit kesusahan tapi akhirnya berhasil kok Tiger kan udah ahlinya gigit menggigit..sedangkan Coco dia memakan kaki Safira.


Rey puas dengan pertunjukan ketiga hewan kesayangannya..dia memutuskan meninggalkan markas karena rindu dengan sang istri.


Hayo.. hayo..siapa yang mengira Dady Jo meninggal hayolohh๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜maafken author yang jahil ya.. author cuma mau kasih kejutan aja kok biar nggak monoton aja.


Flashback nya besok ya..sekarang author mau istirahat dulu kepalanya masih nyut2n.


Selamat menikmati cerita garing author gaes๐Ÿ˜.


Salam sayang dariku


Author Garing

__ADS_1


๐Ÿ˜˜โค๏ธ๐Ÿ˜˜


__ADS_2