
Hari-hari Rey dan Laura lewati dengan tenang..tiada lagi yang mengusik ketenangan keluarga mereka..begitu juga dengan Samuel dan keluarga nya..mereka semakin dekat dengan keluarga Wilson bahkan sudah sering makan malam bersama.
Baby Alana dan Gio semakin dekat hanya Alana yang sering dekat-dekat dengan Gio entahlah bayi perempuan yang parasnya bak Barbie itu suka jika dekat dengan Gio.
Tak jarang Alana harus rebutan dan bertengkar dengan Gia karena mencoba mendekati sang Kaka.. sedangkan Gio dia mah cuek bodo amat para ciwi-ciwi mau apa.
"Astaga seperti nya sebentar lagi aku akan mendapatkan menantu by..lihatlah Alana genitnya dia dengan Gio hahah" ucap Laura ketika tengah asik menyaksikan pedekate ala bocil.
"Hahaha..tuan Samuel lihatlah seperti nya kita akan segera menjadi besan ya..?" tambah Rey dengan tawanya yang tak bisa di tahan lagi.
Samuel dan Istri hanya menggeleng kenapa anak mereka agresif sekali..di sana-sana jika mereka mengajak Alana untuk sekedar berkunjung ke rumah teman Alana tidak pernah seagresif ini tapi lihatlah hanya baru melihat Gio saja anak mereka sudah kecentilan huh..gen siapa yang Alana bawa.
"Seperti nya begitu tuan Rey..saya juga bingung dengan sikap putri saya kenapa jadi agresif sekali dengan Gio haha"
"Oadahak jika kami mengajaknya berkunjung ke rumah teman dia tak seprti ini tapi lihatlah anak kmai begitu nempel seperti perangko huhh" tambah tuan Samuel yang geleng-geleng kepala melihat tingkah putrinya.
Sepertinya memang karisma seorang Gio tidak bisa di ragukan lagi..sang Dady memang begitu tampan hingga anaknya ketularan ketampanannya juga aura pemimpin nya.
Skip........
"Dad ayo ke rumah Laura dan Rey mommy ingin bertemu dengan cucu momy" rengek mama Rey pada Dady Wil.
"Astaga baru kemarin kita kesana mom..apa tidak bisa besok saja..?"
"Ishhh ya sudah momy berangkat sendiri saja" Rajuk mama Rey sambil melangkah menuju kamar nya.
"Eh..mom..jangan..ayo Dady antar jangan ngambek gitu dong nanti tambah keriput loh"
Mama Rey mendelik tak suka dengan kata-kata keriput yang terucap dari mulut suaminya..dia mengambil bantal dan memukulkannya pada Dady Wil..gemash dengan mulut suaminya yang suka jujur kalau ngomong.
"Kalau momy sudah keriput Dady mau cari yang lain begitu hah..?"
"Eh..tidak mom..momy salah tanggap..Dady akan selalu mencintaimu sayang"
"Cih..gombal..sana keluar..untuk seminggu ini tidur di kamar tamu momy mau tidur sendiri"
Brak.....
Pintu di tutup oleh mama Rey..Dady Wil gelagapan dengan ancaman sang istri.. bagaimana ini bisa-bisa habis sudah jatah si Jaka.
__ADS_1
"Ini mulut kalau ngomong nggak ada rem..suka bener tapi bikin susah hishhh"
Dady Wil menepuk-nepuk mulutnya sendiri karena terlalu jujur..dia menggedor pintu kamar berharap semoga di bukakan oleh sang istri.
Nihil....mama Rey tetap kekeh pada pendirian nya..dia tak membukakan pintu sama sekali..Dady Wil pasrah..dia duduk di ruang tamu..tak berapa lama kemudian mama Rey turun dengan penampilan yang sudah rapih.
"Mom..sayangku ayo Dady antarkan..kau terlihat canti seklai sayang..wah aku beruntung memiliki istri secantik dirimu" Dady Wil mulai melancarkan aksi membujuk istri yang merajuk.
"Nggak usah mode romantis Mony tau itu cuma akal-akalan Dady aja biar momy nggak marah lagi kan..jangan harap " ketus mama Rey sambil melenggang pergi.
Dady Wil semakin gelagapan..dia akhirnya mengikuti sang istri sampai rumah Rey..mana tega dia membiarkan istrinya sendirian.
*
*
Skip......
Di negara M seorang pria tampan baru saja menyelesaikan tugas nya..dia sudah lama tidak kembali ke negara asalnya..dia rindu dengan sahabat kampretnya.
"Bajingan itu apa kabar ya..rindu juga dengan dia..huhh besoklah aku akan kembali dan melihat keponakanku yang lucu-lucu"
Pria itu membereskan semua perlengkapan nya berserta barang-barangnya..dia rindu rumahnya..dia rindu kebrengsekan temannya..ah dia juga rindu keluarga temannya.
Dia awalnya biasa saja tapi lama-kelamaan dia akhirnya jatuh dalam pesona gadis itu sendiri..dia mencoba mendekati gadis itu hingga akhirnya mereka kini semakin dekat.
"Vallery besok aku akan pulang ke negara asalku apa kau mau ikut..?"
Ya Vallery gadis yang pria itu cintai yang berhasil memikatnya dengan pesonanya.
"Dokter tapi saya tidak punya keluarga di sana..nanti saya tinggal di mana..?"
"Kau tinggal bersamaku..karena sebentar lagi kau akan menjadi bagian hidupku"
"Maksud dokter apa..Vall tidak paham..?"
Huhh.. Vallery memang rada telmi sebelas dua belas dengan Laura istri Rey.
"Sudah kau bersiap saja..besok aku jemput di depan apartemen mu..tidak ada penolakan"
__ADS_1
"Eh..tapi Vall kan belum persen tiket dokter..dokter juga belum pesen tiket kan..Apa uang Vall cukup ya dok kalau buat beli tiket pesawat..kan tiket pesawat nya mahal dok"
"Sudah kau hanya perlu bersiap saja..biar aku yang uruskan semuanya..kau paham sayang..?"
Vallery melongo.. kepalanya miring ke kanan dengan mata yang menatap polos dokter tampan di hadapannya.
"Nama saya kan Vallery dokter bukan sayang..dokter amnesia ya..?"
Tak tahan dengan sikap polos Vallery dokter tampan itu menyambar bibirnya dengan sedikit rakus..mereka berkissing ria sedikit lama.
"Jika kau bicara lagi akan aku makan kau sekarang juga Vallery.." ucap dokter tampan itu ketika kissing mereka berakhir.
"Vall kan bukan makanan dokter Willy.."
"Sudah sana pulang istirahat besok bersiaplah jam 10 aku jemput jangan telat"
"Huhh iya siap dokter Willy"
"Bagus.."
Vallery meninggalkan ruangan dokter Willy..dia menuju tempat ganti baju dan segera menuju apartemennya..dia tak mau jadi makanan dokter Willy.
"Apakah dokter Willy itu drakula..kenapa tadi bilang dokter Willy mau memakanku..ishhh kan Vall jadi takut"
Vallery meninggalkan rumah sakit tempatnya bekerja..dia menuju apartemennya..dia mampir sebentar karena merasakan perutnya berdemo..dia lapar.
"Vall laper..makan dulu lah.."
Skip.......
Di kediaman Rey..Rey mendapat kabar dari sahabatnya yang sudah lama tidak dia temui.. sahabat nya berkata akan kembali membawa calon mantu untuk keluarga Wilson.
"Si brengsek itu..hahaha aku senang mendengarnya..semoga cepat menikah agar tak menjadi jomblo abadi"
"Ada apa by..seneng sekali..hubby selingkuh..?"
Rey melihat istrinya dengan tatapan membunuhnya dia gemash dia cium bibir Laura yang suka seenaknya kalau ngomong.
"Jangan pernah ucapkan kata-kata terkutuk itu baby..aku tak mau menyakiti mu" ucap Rey saat mereka sudah selesai melakukan kissing sedikit kasar.
__ADS_1
Rey menggigit bibir Laura hingga berdarah..Laura menangis baru kali ini Rey kasar padanya..apakah dia sudah keterlaluan pada suaminya.
"Hiks..jahat..hubby jahat"