
Kediaman Owen>>>>>>>>
"Mom...dad..El punya kabar bahagia"
"Apa sayang..katakan" ucap mama El Catly Lawrence.
Mereka masih duduk di ruang keluarga..mereka tengah bercengkrama.. kebiasaan jika weekend pasti keluarga El akan berkumpul hanya untuk sekedar bercerita.
"El akan menikahi gadis penyelamat El mom..dad".
"Benarkah..siapa gadis itu boy..?" tanya papah El tuan Ludrick Owen.
"Dia gadis special dad..dia lain dari yang lain..El bahkan sudah jatuh hati padanya sejak pertama kali melihatnya"
"Wah.. seperti nya sebentar lagi kita akan menimbang cucu mom..?"
"Hahah kau benar dad..anak kita sudah dewasa..bawa gadismu ke rumah El..mommy ingin bertemu dia"
"Siap mom..El harap kalian bisa menerima nya..El tidak mau ada drama mertua kejam seperti di sinetron-sinetron"
"Hahahha anak ini..astaga..mommy tidak sekejam itu nak"
"Haha ya mommy mu benar boy..tenang saja asalkan kau bahagia kami pun akan merasa senang"
"Thanks dad..thanks mom..love you all"
Dalam hatinya El sedikit was-was..apakah setelah Orangtuanya tau bahwa gadis yang akan dia nikahi itu ada hubungannya dengan masa lalu keluarga nya orang tuanya masih bisa berkata begitu..dia semakin penasaran tapi dia tidak berani bertanya pada orangtuanya.
"El harap kalian akan merestui hubungan kami mom..dad..kami tidak ada hubungannya dengan masalah keluarga..kami hanya akan hidup dengan masa depan bukan masa lalu..El tidak peduli dengan masa lalu kita..yang El pedulikan hanya kebahagiaan El dengan nya" batin El berharap yang terbaik untuk semuanya.
Skip>>>>>>>>
Gian saat ini tengah berada di depan kedai kopi..Gian masuk kedalam untuk sekedar menikmati kopi di sana..dia sudah biasa mengopi di tempat yang terbilang sederhana.
Gian memesan satu cup kopi dengan satu potong pie apricot..Gian sudah biasa menikmati waktu di weekend dengan nongkrong di tempat ngopi sederhana seperti ini.
"Ini pesanan anda tuan" ucap salah seorang pelayan kedai itu.
Gian menganggukkan kepalanya dan mengucapkan terimakasih..pelayan itu pergi setelah mengantar pesanan Gian.
__ADS_1
"Hmmm enaknya ngapain setelah ini..pulang juga paling di rusuhin Genie.. di luar malas kemana-mana..huhhhh bosan sekali rasanya"
Gian menatap keluar jalan raya..dia menikmati pemandangan tepi danau yang ada di dekat kedai itu..kedai itu tempatnya strategis dekat kantor.. minimarket juga tempat rekreasi seperti danau.
Gian tengah asik menyesap kopi nya tiba-tiba melihat seorang gadis cantik kira-kira usianya baru 19 tahunan tengah duduk di pinggir danau..Gian masih terus melihat gadis itu entahlah perhatian nya teralihkan oleh gadis itu.
"Siapa gadis itu..apa jangan-jangan dia mau menenggelamkan diri..astaga pikiranku"
Salah satu pelayan mengantar pie apricot pesanan Gian..Gian bertanya pada pelayan itu tentang gadis di tepi danau itu.
"Oh dia Rachel tuan gadis buta huruf yang tinggal seorang diri..kadang dia membantu mencuci piring kotor atau gelas kotor di kedai ini untuk mendapat uang agar tidak di siksa lagi oleh Orangtua nya..dia tidak bersekolah jadi dia bisa di katakan bodoh..dia mempunyai orang tua juga saudara tiri..malang sekali nasibnya tuan..sudah berapa kali dia hendak di jual oleh orangtuanya untuk penebus hutang..gadis itu terlalu polos dan lugu tuan hingga dia mudah di tipu oleh keluarganya..eh maaf tuan saya jadi curhat.. permisi"
Gian hanya tersenyum menanggapi..dia jadi teringat mommy nya.. Mommy nya juga dulu seperti gadis itu..dia jadi merasa iba..tapi dia bukan siapa-siapa..tidak sepantasnya mencampuri urusan orang lain.
Gian memilih mengakibatkan tatapannya ke arah lain tapi selalu gagal dan kembali menatap gadis itu..entahlah ada magnet apa oada gadis itu hingga dia yang biasanya cuek dengan orang lain kini merasa tergerak hatinya.
Gian menyudahi ngopinya..dia beranjak dari duduknya..dia masih melihat gadis itu duduk di tepi danau..entahlah apa yang gadis itu pikirkan.
"Nasibnya hampir sama dengan Mommy..semoga ada orang baik yang membantunya kelak"
Gian pergi meninggalkan kedai itu..dia menuju rumah..dia jadi merindukan Mommy tercintanya.. dia ingin memeluk Mommy nya.
Skip>>>>>>>>
"Baby kau sedang apa hm..?"
"Kau sudah pulang by..tumben cepat..?"
"Iya hanya urusan pekerjaan..kau sedang apa..?"
"Oh.. ini Nana sedang merajut by.."
"Wah kau bisa merajut..?"
"Bisalah by..bagus tidak..?"
"Iya bagus..kau pandai sekali istriku"
Alana tersipu mendengar pujian dari Gio..entahlah akhir-akhir ini moodnya gamoang berubah-ubah..kadang dia akan bersikap ketus pada Gio jika moodnya tengah buruk..kadang manjanya minta ampun ketika mood nya tengah berganti lagi.
__ADS_1
Gio memeluk Alana dari belakang..di usap perut buncit istrinya itu..dia kecupi tengkuk istrinya..dia juga kadang mudah on fire melihat bentuk tubuh Alana yang semakin seksi dimatanya.
"Kau cantik sekali baby..aku semakin menyukai tubuhmu..cup.."
"By..jangan begitu..geli"
"Kenapa hm..i want you baby"
"Enghhhh..by.."
"Yes baby..tell me"
"Do it by.. please "
Gio tersenyum modusnya berhasil.. rangsangan nya sukses mendapatkan respon memuaskan dari Alana.. Gio melancarkan aksinya yaitu bermain kuda-kudaan bersama Alana.
Skip>>>>>>>>>>
"El kapan kau membawa orangtuamu ke rumah..?"
"Sebentar lagi sayang..sabar ya"
"Apaan sih..jangan lebay"
"Kenapa..?"
"Tidak apa-apa"
El tertawa melihat wajah merona Gia..dia suka wajah blushing Gia..lucu dan menggemaskan menurut nya..dia jadi tidak sabar untuk segera menghalalkan Gia..sabar Ucup jangan buru-buru bangun sabun di kamar mandi sudah habis.
El tak tahan melihat wajah merona Gia..dia khilaf.. akhirnya dia melepaskan masa keperjakaan bibirnya..sudah waktunya si bibir merasakan kenikmatan duniawi.
Gia mendapat serangan tiba-tiba dari El begitu terkejut..bibir perawan nya kini sudah tidak suci lagi..oh astaga..my first kiss..El mencuri ciuman pertama nya..oh God rasanya kenapa nikmat sekali.
Gia terdiam tak tau harus bagaimana..dia kaku..membeku..tidak ada respon dari Gia..El tau ini pasti First kissnya Gia..dia senang melakukan kissingnya bersama Gia yang juga baru pertama kali melakukan nya.
"Bernafas sayang..kau lucu sekali"
"Huhhhfftt..huhhhfftt.. huhhhfftt kau mau membunuhku.. Astaga..aku hamour kehabisan nafas"
__ADS_1
El hanya tertawa melihat reaksi Gia..dia juga masih amatiran tapi dia sudha menodai matanya dengan tontonan yang membuat si Ucup bangun..dia belajar bagaimana caranya melakukan malam pertama.. bagaimana cara nya melakukan first kiss dengan pasangan.
Jika El mengingatnya lagi dia ingin tertawa..dia belajar dari fil biru untuk edukasi intimnya.. benar-benar tidak bisa di percaya.