PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 38_Perubahan Rey


__ADS_3

Rey saat ini tengh di kantor..dia ada rapat penting dengan klien..mereka akan membahas mengenai proyek pembuatan hotel berbintang 5.


"Rick apakah kliennya sudah sampai..?"


"Sebentar lagi sampai tuan..sekitar beberapa menit lagi"


"Baiklah..agendaku setelah ini apa lagi..?"


"Setelah ini anda ada pertemuan dengan klien dari perusahaan xx tuan..setelah itu di lanjutkan lagi dengan peninjauan pembangunan rumah sakit di daerah x..sorenya anda ada makan malam dengan rekan bisnis anda dari perusahaan xx... selesai.."


"Huhhh.. baiklah kau aturkan saja..pastikan semua aman karena aku tidak ingin terlibat masalah"


"Baik tuan"


Klien yang di tunggu-tunggu akhirnya sampai..Rey dan Erick segera menuju ruangan rapat..dia lelah ingin segera istirahat.. akhir-akhir ini dia juga pulang malam..tak tega dengan Laura..dia meninggalkan Laura pagi-pagi sekali dan pulang ketika istrinya itu sudah tidur..dia merasa bersalah karena tidak punya waktu untuk menemani istri nya.


Setelah lelah seharian penuh Waktu nya terkuras hanya untuk bekerja..Rey pulang saat sudah malam..Laura belum tidur..dia menunggu suaminya..ntahlah dia sangat manja dan tak ingin di tinggal akhir-akhir ini.


Ceklek.......


Pintu terbuka dan terlihatlah Rey dengan tampang kusutnya masuk kedalam kamar..dia melihat istri nya bwlum tidue..oadahak sudah jam 10malam..Rey menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Laura yang sedari tadi melihat Rey bahkan tak menyapa..apa Rey sengaja tak melihatnya..gemuruh di hati Laura..dia berusaha berfikir positif..Rey lelah seharian kerja..dia tak boleh menambah beban pikiran pada Rey.


"Hubby baru pulang..?"


"Hm"


"Sudah makan belum by..kalau be...-"


belum sempat Laura menyelesaikan ucapannya Rey sudah memotong nya dengan nada ketus.

__ADS_1


"Diamlah aku lelah"


Laura..hatinya sakit mendengar itu..dia berusaha memaklumi nya..ingin menangis namun Laura tahan..sakit rasanya.


"Maaf by"


"Sudahlah tidur sana..aku lelah ingin mandi"


"Biar Laura siapkan ba....-"


"Aku bilang tidur ya tidur Laura"kali ini Rey menaikan nada suaranya..dan itu sukses membuat tangis Laura pecah.


Rey melihat Laura menangis bukannya kasihan atau luluh malah semakin kesal..dia pergi dari kamar sambil membanting pintu kamar..Laura terperanjat melihat nya..apakah salah jika ingin melayani suami.


"Kenapa hubby berubah..apa Laura salah..hiks.. nak kamu jangan begini ya momy tidak apa-apa sayang..tenanglah jangan begini momy sakit nak sshhh"perut Laura tiba-tiba menegang dan itu sukses membuat Laura meringis..entahlah akhir-akhir ini jika dia sedih pasti anaknya akan bereaksi.


Akhirnya Laura memilih tidur..dia juga lelah..mengantuk..biarlah mungkin suaminya sedang ada masalah di kantor.


"Huhhh..kenapa aku jadi melampiaskannya pada Laura..dasar bodoh kau Rey..istrimu tidak bersalah..dia hanya ingin melayanimu tapi kau dengan bodohnya malah memarahinya huhhh..semoga Laura tidak marah.."


Karena sudah merasa begitu lelah akhirnya Rey tertidur di ruang tamu..dia pikir besok pasti Laura akan seperti biasanya lagi..besok dia akan minta maaf pada istrinya.


*


*


Di tempat lain Frisly kini benar-benar murka..dia tak terima atas semuanya..siapa yang berani melakukan ini padanya.


"Arghhhhhh.. sialan..siapa yang berani melakukan ini padaku arghhhhhhhh"


Pasalnya kini tengh beredar video dimana dirinya tengh di gilir oleh 3 orang pria yang dimana itu adalh pelanggannya..dia tak tau ternyata pelanggannya merekam aktivitas panas mereka saat itu.

__ADS_1


Tanpa Frisly ketahui ternyata 3 pria itu adalah orang bayaran Rey..ya Rey membalaskan dendam nya karena dia Rey dan Laura sempat berselisih paham bahkan Rey sempat di amuk orangtuanya.


Kini Frisly benar-benar hancur..karirnya sebagai wanita pemuas nafsu telah tamat..dia pengangguran sekarang..inilah akibatnya jika berani mengusik ketenangan macan tidur.


*


*


*


Pagi hari di kediaman Rey...........


Rey sudah berangkat pagi sekali karena harua meninjau kembali proyek yang sempat terhenti akibat penggelapan dana pembangunan oleh mandor atau sang penanggung jawab.


Di rumah Laura sudah bangun dengan raut wajah yang pucat..sedari pagi dia bngun dia tak menemukan suaminya..dia terus mual-mual dan merasakan pusing di kepalanya.


"Mom..dad.. morning" sapa Laura dengan suara lirih serta tak bersemangat.


"Morning juga sayang..kau sakit nak..kenapa wajahmu pucat sekali Laura..?" tanya mama Rey dengan sedikit khawatir melihat kondisi Laura.


"Iya sayang kau sakit..mana Rey kenapa tidak ikut turun..?" timpal sang ayah menanyakan perihal putranya.


"Rey sudah berangkat pagi-pagi sekali mom,dad..ada urusan penting katanya" jawab lauura bohong padahal dia tak menjumpai suaminya dari dia bangun.


"Oh ya sudah..ayo saran kasian cucuku pasti mereka kelaparan"


"Baik mom"


Mereka sarapan dengan tenang..ntah kenapa Laura tidak suka sayuran akhir-akhir ini..dia lebih pemilih dalam hal makan sekarang.. mungkin bawaan orok.


Di kantor Rey tengh marah-marah karena kinerja karyawan nya begitu buruk..padahal mereka sudah di gaji begitu tinggi tapi masih saja seenaknya sendiri.

__ADS_1


"Apa kerja kalian hanya menggosipkan hal yang tak penting hah..jika kalian sudah tidak ingin bekerja di sini silahkan angkat kaki dari perusahaan ini" ucap Rey dingin dan tegas di hadapan semua karyawannya.


__ADS_2