PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 159_Berlibur Bersama Full Member


__ADS_3

Seminggu sudah Willy dan Vallery berhoneymoon di pulaunya Rey..mereka sudah kembali karena Vallery si gadis telmi bin Lola merengek minta pulang terus alasannya karena Vallery kesal dengan si Joni yang slalu bermain-main tanpa kenal lelah.


Akhirnya Willy menyerah daripada Joni di aniaya lagi oh tidak bisa terjadi..tak akan dia biarkan Joni di sakiti.


"Jadi bagaimana honeymoon kalian..?" tanya Rey yang penasaran.


Willy hanya cemberut kesal mendengar pertanyaan Rey..dia harus menjawab jujur atau berbohong kalau berbohong pasti istri lolanya akan membongkar semuanya dengan Laura.


"Kacau..puas kau" sungut Willy dengan wajah kesalnya.


"Hahahaha.. Willy..Willy.. kasian kau hahahah..sabar Will sabar"


"Diamlah..aku malas denganmu huh"


Willy pergi dari ruang kerja Rey..dia mencari istri lolanya..dia juga rindu dengan istri nya walau kadang lolanya minta di refresh.


Skip.........


"Dad bagaimana kalau kita liburan ke puncak villa di pedesaan dekat hutan xx bagaimana dad..?"


"Boleh juga mom.. baiklah nanti saat makan siang kita bicarakan dengan semua orang mumpung mereka sedang berkumpul"


"Baiklah..seminggu saja cukup kan dad..Rey..Willy..dan Erick harus kerja lagi soalnya"


"Iya cukup mom..hanya liburan keluarga saja"


Mereka merencanakan liburan untuk keluarga saja..karena dulu Willy tidak ada di tengah-tengah mereka.. sekarang mereka semua sudah lengkap jadi mereka memutuskan untuk berlibur.


Saat makan siang.......


"Jo..Rey.. Willy dan Erick nanti ke ruang kerja Rey ada yang ingin kami katakan pada kalian"


"Baiklah dad" jawab ketiga anak muda itu.


Sedangkan Daddy Jo hanya manggut-manggut saja..dia sudah menduga ada sesuatu yang ingin sahabat nya katakan.. mungkin penting.


Selesai dengan acara makan siangnya semua laki-laki berkumpul di ruang kerja Rey..Daddy Will memulai pembicaraan nya.


"Apa kalian setuju jika kita Semuanya berlibur di villa Keluarga Wilson yang ada di dekat hutan xx itu..?"


"Setuju dad" jawab Erick penuh semangat.


"Aku juga setuju saja dad.. itung-itung honeymoon part 2" jawab Willy menimpali.


"Rey juga setuju saja asalkan ada Laura..tapi bagaimana dengan anak-anak dad..?"


"Anak-anak juga ikut Rey..tenang saja pengawasan super ketat..Daddy tidak mau terjadi sesuatu pada mereka"


"Benar kata Daddy Will Rey.. anak-anak aman"


"Baiklah kalau begitu..kapan kita berangkat..?"


Daddy Will dan Daddy Jo tampak berdiskusi sebentar setelah memutuskan keputusan yang terbaik akhirnya mereka memilih besok untuk waktu keberangkatan nya siang saja agar anak-anak juga sudah mengantuk.


Sepakat dengan keputusan bersama Rey dan Erick juga Willy memberitahu pada istri-istri mereka tentang liburan itu.


Di kamar Rey......


"Baby..kau dimana..?"


Kosong..Rey mendengar suara air dari kamar mandi..Laura sedang di kamar mandi.

__ADS_1


"Baiklah aku tunggu saja"


Rey menunggu Laura keluar..dia dengan sabar menunggu hingga terlihatlah Laura dari pintu..Rey bangun dan ikut duduk di ranjang.


"Hubby..ada apa..?"


"Baby bagaimana kalau kita semua pergi berlibur..kau mau..?"


"Berlibur..mau by"


"Baiklah mulailah berkemas ya..besok siang kita berangkat ke puncak"


"Hahh..secepat itu by..?"


"Iya sayang..ayo aku bantu"


Mereka mulai menyiapkan barang-barang yang akan di bawa.


Di kamar Erick.........


"Sayang kau mau berlibur tidak..bersama keluarga juga..?"


"Berlibur..mau yank..sudah lama kita tidak berlibur"


"Baiklah..ayo aku bantu bersiap..besok siang kita berangkat"


"Baiklah.. anak-anak bagaimana..?"


"Anak-anak tentu saja ikut sayang..tenang saja"


"Baiklah..kau terbaik suamiku"


Skip.........


Di kamar Willy dan Vallery.........


"Willy tadi ngomongin apa sama mereka semua..kasih tau Vall dong"


"Hishhh..kita ngomongin tentang liburan ke puncak"


"Apaaaaa...aaaaaaa Vall mau..ayo ke puncak Will..ayo"


"Hey besok berangkat nya.. sekarang kita siap-siap saja..ayo aku bantu"


"Iya ayo Will"


"Jangan panggil wall Will dong Vall..aku suamimu loh..panggil yang romantis sedikit kenapa..?"


"Panggil apa Will..Joni..?"


"Jangan..itu punya ini jangan di pake buat manggil aku"


"Lalu apa..ahh kalau willwill bagaimana..?"


"Haduhhh sabar Will sabar"


"Kenapa Willy begitu..tidak suka..?"


"Panggil aku babe saja..ayo coba panggil"


"Babe.. baiklah babe"

__ADS_1


Willy tersenyum.. Vallery sedang rada konek jadi tidak perlu mengelus dada terus.


"Ok gadis pintar..ayo"


Mereka menyiapkan segala keperluannya untuk seminggu di puncak.. Vallery bahkan membawa semua koleksi lagu kesayangannya.


Skip...........


Besoknya..........


Keluarga besar Wilson menuju villanya yang aad di ouncak dekat hutan xx..mereka berangkat dengan gembira.. anak-anak sudah teler karena sudah masuk jam tidur siang..aman.


Sampailah mereka di villa..Laura,,Nila dan Vallery terlihat antusias..mereka tidak sabar ingin melihat isi villa itu.



"Wahhh..by ini cantik sekali.."


"Yank ini sungguh indah yank"


"Will Will ini bagus sekali.. Vall mau di sini yang lama"


Semua orang tersenyum melihat tingkah tiga wanita cantik itu..di antara ketiganya yang masih terbilang normal adalah Nila.. sedangkan Laura kadang sifat polos nya membuat semua geleng-geleng.


Vallery sendiri lolanya membuat semua orang tekanan batin..huhh sifat tiga wanita di keluarga Wilson memang benar-benar hebat.


"Sudah ayo masuk..pilih kamar sendiri yang menurut kalian nyaman" ucap Rey merangkul pinggang Laura posesif.


Vallery melihat betapa kiyutnya Rey dengan Laura jadi ingin..dia mendekati Willy dan menoel-noel lengan Willy.


"Will Will..Vall mau seperti ka Laura dan ka Rey.." ucap Vallery dengan wajah sejuta anak kucing.


Willy hanya bisa pasrah..turuti saja daripada panjang urusannya.


"Ayo sayang..aku sudah tidak sbaar memakanmu"


"Vall bukan makanan Will Will"


"Ya terserah kau saja"


Mereka masuk menuju kamar sendiri..semuanya juga memilih kamar sendiri..bebas asal jangan menimbulkan suara berlebihan.


Para anak-anak dan suster juga sudah di sediakan kamar sendiri..para Kanjeng-kanjeng sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan teliti.


Mereka beristirahat di kamar masing-masing..tak ada yang keluar kamar.. cuacanya juga dingin..lebih enak di kamar bisa enak-enak dengan istri sendiri.


"Baby aku kedinginan...peluk baby"


"Apa sih by..mandi duku sana..Laura juga mau mandi"


"Bareng aja ya..ayolah baby please"


"Hishhh baiklah..jangan macam-macam"


"Iya baby"


'Tidak janji baby..aku hanya menuruti kemauan si Jono saja yang sudah kebelet nyosor hehe' batin Rey dengan mengkambinghitamkan si Jono lagi.


Akhirnya mereka mandi bersama tentu saja bukan sekedar mandi biasa..Rey menyerang Laura dengan penuh semangat..dia juga berhati-hati agar tak melukai istrinya.


Laura awalnya kesal kini menikmati permainan Rey..bahkan dia yang memimpin permainan panas mereka.

__ADS_1


__ADS_2