PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 63_Drama Di Pagi Hari


__ADS_3

Laura terbangun karena sinar matahari yang mengenai wajahnya begitu mengganggu tidurnya..dia hendak bangun tapi dia merasakan berat di perutnya..dia melihat ke arah perutnya benar saja ada tangan kekar yang merangkul nya.


"Ishhh..nyebelin"


Laura hendak beranjak namun tertahan oleh Rey..dia kembali berbaring dalam Kungkungan nya..Rey tak ingin melepaskan kesempatan emas ini.


"Morning baby.."


"Lepas"


"No..and never"


Setelah mengatakan itu Rey memulai aksinya yaitu memberikan rangsangan oada Laura agar birahinya ikut terpancing.


"Ahhmp,..lepas sshh..by" Laura mulai terpancing dengan kenakalan tangan dan lidah Rey.


"Apanya yang di lepas baby"


"Ahhh..by..ke..lepassshhh"


"Do go want it..?"


Rey mulai menyesap lebih dalam lagi dan berhasil membuat Laura menggeliat dan meremas rambut Rey..Laura benar-benar sudah terpancing dengan aksi tangan dan lidah nakalnya Rey.


"D..do..it..b..by ahhh"


"As your wish baby"


Rey langsung melancarkan aksinya melakukan 'olahraga' pagi ala Rey.


Laura begitu menikmati permainan Rey..dia mende*ah dan mengerang hebat..si kembar sudah Rey berikan pada para Kanjeng-kanjeng Mommy.


Rey membawa Laura pindah ke kamarnya semalam..dia begitu merindukan kehangatan istrinya..mana bisa dia tidur sendiri..penghangatnya saja di lain tempat.


"Ah Laura kau begitu nikmat sayang..ahh"


Rey meracau semakin tak jelas ketika akan sampai pada puncak kenikmatan nya..dia semakin mempercepat gerakan senam nya..Rey memegangi pinggul Laura dan menghentakkan lebih cepat kemudian air tajin milik Rey berhasil memupuk si calon anak mereka.


"Ahh..Laura aku mencintaimu sayanggg"


Selesai sudah drama di pagi hari ala the bumil's..mereka melanjutkan tidurnya..Laura tak berdaya jika di atas ranjang..Rey tak pernah puas akan tubuhnya.


*


*


*


Di tempat lain juga seperti itu..Erick menyerang Nila karena gemas melihat istri tercintanya merajuk..dia tak peduli akan mendapatkan bogem dan juga misil dari istri nya yang penting dia dan Jojon bahagia.

__ADS_1


Nila awalnya menolak sekarang malah memimpin permainan mereka..dia berada di atas dengan gaya WOT yang membuat nya begitu merasakan kenikmatan tiada Tara.


"Sayang kau semakin pintar ahh"


"Lebih cepat yank..seperti itu ahh"


"Wow your amazing honey i like it..faster honey"


Erick meracau tak jelas karena merasakan service dari Nila..Nilanya benar-benar semakin pandai dalam hal memuaskan si Jojon..Erick semakin cinta kan jadinya.


Permainan selesai..Nila ambruk di atas Erick..Erick tau istrinya lelah tapi dia belum puas jadi sekarang pemegang kendali adalah dirinya.


"Now it's my turn honey"


"No Rick..IM tired.. please IM begging you" pinta Nila dengan wajah sejuta anak kucing..begitu imut.


"Haishhh..kenapa kau begitu menggemaskan sayang..kan aku jadi tidak tahan"


"Nonono Rick...ahh"


Dan terjadilah olahraga lagi di pagi hari ini..Nila sudah tak bisa bergerak dari ranjang..dia terkapar tak berdaya karena gempuran Erick yang begitu buas..dia lelah dan mengantuk..efek hormon kehamilannya memang membuatnya lebih cepat tertidur.


Erick juga berbaring di sebelah Nila dia memeluk erat tubuh Nila..hangat dan nyaman itulah yang Erick rasakan..untuk kedepannya dia akan lebih jujur oada Istri nya agar tidak terjadi hal seperti ini lagi..dia kapok.. benar-benar menyiksa.


*


*


*


Mama Rey awalnya bingung karena bagaimanapun juga dia hanya anak angkat tidak ada hubungan darah..dia hanya takut jika anak angkat sepupunya akan mengganggu rumah tangga Rey dan Laura.


"Baiklah kapan dia akan datang..?" tanya mama Rey akhirnya mengiyakan.


"Besok pagi paling sudah sampai mbak..maaf jika merepotkan"


"Tidak apa toh dia juga keponakanku" ucap mama Rey walau ada rasa was-was.


"Baiklah mba.. terimakasih ya"


"Ya.."


Panggilan terputus mama Rey segera menemui suaminya..dia akan berkonsultasi dengan suaminya dulu..mama Rey punya firasat bahwa anak itu menyukai Rey karena sejak usianya dan Rey beranjak 15 tahun dia selalu mendekati Rey tapi Rey selalu menolak karena tidak suka dengan wanita seperti itu.


"Dad..Alya akan datang ke sini..menurutmu bagaimana..?"


Tuan Wilson menatap tak percaya pada istrinya.. bagaimana bisa istrinya itu begitu bodoh..astaga bisa jadi Boomerang untuk istrinya.


"Apa kau mengijinkannya..?"

__ADS_1


"Iya dad..dia bilang hanya seminggu di sini jadi momy pikir tidak apalah toh hanya seminggu saja..jadi bagaimana dad"


"Apa kau tak tau cara dia memandang Rey seperti bukan adik dan Kaka melainkan seorang wanita yang mendambakan pujaan hatinya..?"


"Momy tau dad..tapi momy juga tidak enak menolak karena bagaimanapun juga dia anak angkat dari sepupuku..terus momy harus bagaimana dad..momy juga khawatir"


"Huh..bicaralah pada Rey..karena aku yakin Alya datang untuk Rey bukan untuk menjenguk kita"


"Baiklah dad"


"Satu lagi jangan pernah biarkan parasit masuk kedalam tubuh inangnya..maka dari itu mencegah lebih baik daripada mengobati..kita memang Keluarga tapi anak itu tetap tidak ada hubungan darah dengan kita.. jangan buat rumah tangga anakmu menjadi korbannya karena kebodohan mu"


"Baik dad..maafkan momy"


Mama Rey pergi untuk menemui Rey..dia akan memberitahu Rey perihal kedatangan Alya.


Mama Rey masuk ke ruang kerja Rey..dia melihat Rey tengh memeriksa dokumen..dia mendekati Rey dan duduk di sofa ruangan itu.


"Rey..kamu ada waktu sebentar..momy ingin bicara"


"Ada apa mom.. sebentar"


Rey berjalan mendekati mamanya..dia duduk di sebelah mamanya..dia mwnatao mamanya dengan tagapan penuh tanya.


"Rey.. bagaimana menurutmu jika Alya datang ke sini..?"


Rey semakin menajamkan tatapan nya pada mamahnya..apa maksud nya..kenapa perempuan ganjen itu akan datang dan untuk apa dia datang ke sini.


"Untuk apa..dengan siapa..?"


"Dia bilang untuk menjenguk momy dan Dady..dia sendirian sayang"


"Apa momy percaya..?"


"Maaf Rey..momy tidak seharusnya mengijinkan dia datang sendiri ke sini..maafkan momy.


"Sudah mom..jika dia datang aku yang akan pergi bersama Laura dan si kembar..aku tak Sudi melihat wajahnya.. benar-benar men-ji-ji-kan"


Mama Rey tau jika Rey pasti akan menolak..dia juga tau bahwa kejadian dulu itu membuat Rey membenci Alya setwngj mati..hingga sampai sekarang pun dia masih membenci gadis itu.


"Baiklah sebaiknya kalian mwnginao di rumah momy Mariana saja untuk seminggu kedepan.. bagaimana..?"


"Apa..untuk apa dia datang begitu lama di sini..tidak ada kerjaan lain saja.. benar-benar memuakkan"


"Baiklah momy keluar dulu..mualikah bersiap karena besok pagi dia sudah sampai..momy juga tak ingin terjadi hal buruk oada hubungan mu dan Laura..maafkan momy nak karena tidak bertanya dulu padamu"


"Ya tidak apa-apa mom"


Mama Rey meninggalkan Rey di ruang kerjanya..dia berjalan dengan langkah pelan..sudahlah nasi sudah menjadi bubur..semoga gadis itu tidak banyak bicara jika bertemu Laura.

__ADS_1


__ADS_2