
Di kediaman keluarga Anderson>>>>>>>>β₯>
Tuan Anderson dan istrinya sudah bersiap untuk pergi menuju kediaman keluarga Wilson.. tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan dari rahasia tentang Laura yang selama ini mereka simpan.
"Dad apa kau sudah siap..?"
"Sudah mom..ayo berangkat"
Mereka berangkat dengan senyum yang tak pernah luntur dari wajah keduanya.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai di kediaman utama Wilson beruntung di sana ada Laura dan juga Rey.
Mereka turun dan menghampiri penjaga gerbang..tak lama penjaga gerbang itu menghubungi tuan besarnya.
Setelah beberapa saat keduanya di persilahkan untuk masuk kedalam.
"Mau apa lagi mereka berdua.."geram tuan Wilson.
"Sabar sayang..jangan emosi kita dengarkan dulu kemauan mereka".
"Huh.. baiklah..masih saja berulah lagi..tidak ada kapoknya"
Tak berapa lama kemudian tuan Anderson dan istrinya sampai di ruang tamu setelah di antarkan pelayan tadi.
"Selamat datang tuan Anderson..ada hal penting apa yang ingin anda katakan pada kami..?" ucap tuan Wilson tanpa basa basi.
"Hahaha..ternyata anda sudah tidak sabar ya tuan Wilson.. setidaknya berilah kami minum dulu"
"Hahaha..tidak tau malu"
"Pelayan ambilkan minuman untuk tamu"
"Baik tuan besar" jawab pelayan tersebut.
__ADS_1
Tak berapa lama minuman pun sudah tersaji di atas meja depan tuan Anderson dan istrinya.. sementara tuan Wilson dan istrinya hanya duduk diam menantikan penjelasan tamunya.
"Begini tuan Wilson saya punya informasi mengenai Laura apakah anda tertarik untuk mengetahui nya tuan..?"tanya tuan Anderson langsung pada intinya.
"Informasi apa..jangan bertele-tele"
"Hahah sabarlah tuan..ini tidak gratis"
Tuan Wilson dan istrinya tersenyum mengejek..sudah kuduga ujungnya pasti uang.
"Cih..anda memeras kami tuan Anderson..?"
"Hahaha bukan memeras ya sama-sama untung..anda dapat mengetahui orang tua kandung Laura dan kami dapat menyelamatkan perusahaan kami bagaimana..?"
"Cih.. sepertinya anda lupa akan isi perjanjian itu.."
"Saya tidak lupa tapi saya melupakan karena dalam dunia bisnis perjanjian hanya pmbatu loncatan kecil saja"
"Oh ada tamu rupanya..tuan Anderson apakah anda lupa peringatan dari saya kemarin..?" tanya Rey dengan raut wajah datar.
"Menantuku.. bagaimana kabarmu..mana Laura..?" tanya istri tuan Anderson.
"Cihh..jangan pernah sebut nama istriku dengan mulut busukmu .."
Skip>>>>>>>>>>>>>
Laura bosan di kamar dan memutuskan untuk keluar tapi sebelum keluar Laura pergi ke kamar mandi karena perutnya bergejolak lagi.
Setelah selesai Laura keluar dari kamar mandi dengan melawan rasa lemas nya Laura berusaha keras agar dapat sampai di pintu kamarnya.
"Huh kenapa pusing sekali sih..hubby mana lagi main di tinggal aja ishh" Laura merengut dan mengomel sambil berjalan berpegangan pada dinding.
Saat sudah mencapai pintu..Laura berhenti sejenak mengatur nafasnya..kemudian dia keluar dan mendengar suara seorang yang sangat Laura kenal.
__ADS_1
"Bukankah itu suara mom dan dad..mau apa mereka kesini lagi..apa jangan-jangan Laura mau di ambil lagi..nggak Laura nggak mau "
Laura memberanikan diri untuk menguping pembicaraan mereka.
Skip>>>>>>>>>>>>
Kembali ke pembicaraan mereka berlima.
Tuan Anderson masih kekeh dengan tujuannya yaitu suntikan dana untuk perusahaan nya.
"Tuan Anderson sebaiknya anda keluar dan jangan pernah kembali lagi ke rumah ini atau jangan salahkan saya jika kalian akan mendapatkan balasannya.." ucap Rey yang sudah gerah dengan kehadiran mereka.
"Aku punya bukti kalau Laura punya orang tua kandung dan sampai sekarang pun orang tua kandung Laura masih hidup..apa kalian tidak penasaran..?"
"Kau jangan kelewatan dulu kau sendiri yang bilang bahwa orang tua kandung Laura sudah meninggal dan sekarang kau bicara sebaliknya..maumu apa tuan Anderson"tanya tuan Wilson yang sudah di ambang batas kesabaran.
"Iya itu hanya untuk berjaga-jaga dan selama ini kami berhasil menutupinya rapat jika suatu saat kamu butuh maka akan kami gunakan"
Di saat mereka tengh serius tiba-tiba mereka semua di kejutkan dengan suara Laura yang mengagetkan mereka semua..bahkan Laura berdiri dengan deraian air mata yang sudah membanjiri pipiny.
"DASAR TIDAK MALU..PERGI KALIAN DARI SINI"
Rey yang melihat itu langsung menghampiri Laura dan merengkuh tubuh istrinya..Laura begitu emosi terlihat dari tubuhnya yang bergetar hebat dan Rey dapat merasakan nya.
"Sstt..baby tenanglah..ingat di perutmu ada anak kita..ssstt tenang lah"
"Hubby hiks..aku tak ingin melihat mereka by..hiks..jahat..mereka jahat.."
"Iya sayang..sstt tenang ya..ingat anak kita oke.."
"Maaf by..Laura minta maaf..sayang kamu mggak apa-apa kan di sana..maafin momy ya nak"
Rey membawa istrinya ke kamar karena ia tau Laura pasti syok dan ketakutan jika melihat kedua manusi iblis itu.
__ADS_1