
Ava melihat Alice keluar dari rumah El..dia awalnya ingin berkunjung ke rumah El karena sudah lama dia tidak bertemu dengan El..dia akan melakukan apapun agar bisa mendapatkan cinta El.
"Siapa wanita itu..untuk apa dia di rumah El..?"
Ava melihat Alice keluar dengan raut wajah kesal..dia tau pasti terjadi sesuatu di dalam.. sepertinya dia akan mendapatkan sekutu yang pas untuk menghancurkan Gia.
"Pucuk dicinta ulampun tiba.. sepertinya Dewi keberuntungan berpihak padaku..aku haru mendapatkan kepercayaan wanita itu agar mau bekerjasama denganku"
Ava mengikuti Alice..da'i harus bisa merayu Alice agar mau bergabung dengan nya dan menghancurkan Gia bersama-sama.
Ava melihat Alice berhenti di sebuah rumah yang tak terlalu kecil ya bisa di bilang sederhana..dia mengikuti Alice ke dalam dan melihat Alice tengah berbincang dengan seorang pria..semakin menarik seperti nya.
"Apa aku boleh bergabung dengan kalian..?" ucap Ava masuk dan di sambut tatapan tak suka dari Alice.
"Siapa kau..kenapa kau bisa di sini..?" tanya Alice dengan nada ketus.
"Santai saja..musuh kita sama..apa kau mau bekerjasama denganku..?"
"Musuh..siapa maksud mu..?"
"Hahaha nona aku tau kau pasti engah kesal dengan seorang wanita bernama Gia kan..aku bisa membantu mu kita akan bekerjasama untuk menghabisi wanita itu bersamaan"
"Siapa kau..kenapa kau bisa tau Musuhku..?"
"Aku..aku adalah korban dari Gia..sama seperti mu aku juga kehilangan orang yang kucintai karena di rebut oleh wanita itu..jadi bagaimana nona apa kau mau..?"
Alice tampak berfikir sejenak..dia akhirnya memutuskan untuk mau bekerjasama dengan Ava..itu akan semakin mudah untuk mendapatkan hati El.. Gia juga semakin bertambah musuhnya.. benar-benar kesempatan langka.
"Baiklah aku mau"
"Baiklah..jadi begini rencanaku........"
Skip>>>>>>>>
"El kita ke toko kosmetik dulu..aku mau beli sesuatu"
"Baiklah..ayo"
El membawakan barang belanjaan Gia..dia sudah seperti kekasih yang tengah menemani kekasihnya berbelanja..rasanya begitu bahagia..dia ingin berteriak bahwa dia sedang bahagia.
"Apa sudah semua..?"
"Em..sudah seperti nya.. sebentar aku bayar dulu"
"Hey tidak usah biar aku saja"
"Loh..ini kan belanjaan ku El..tidak usah"
"Sudah simpan saja uangmu untuk hal lain..biar aku yang bayar"
"Huhhh baiklah terimakasih sudah merepotkan mu"
"No..tidak ada yang di repotkan"
__ADS_1
Gia memilih diam sambil melihat El yang tengah membayar belanjaannya..dia senang bisa berbelanja di temani seseorang..rasanya sangat berbeda.
Biasanya Gia akan berbelanja dengan Gian atau kakaknya Gio atau dengan Genie..tapi kali ini berbeda..dia belanja di temani seorang pria yang sepertinya sudah mulai memasuki celah di dalam hati nya.
"Kenapa aku jadi begini..astaga ada apa denganku..ac-nya panas sekali" batin Gia.
Gia mengibas-ngibaskan tangannya..dia kepanasan karena pikirannya sendiri..El melihat wajah Gia merona..dia tersenyum melihat tingkah Gia..sepertinya mulai ada lampu hijau dari Gia.
"Aku harus lebih giat apel lagi..semoga tidak lama Gia bisa menjadi milikku..sabar El sabar" batin El.
El telah selesai dengan urusan pembayaran..dia mendekati Gia dan mengajak Gia pergi dari toko itu..barang belanjaan Gia masih di tangan El..Gia sebenarnya tidak enak tapi itu kan maunya El sendiri.
"El kita mau kemana setelah ini..?"
"Kau mau nonton film..?"
"Film..film apa..?"
"Kau suka film apa..?"
"Aku emm... action"
"Wah kita sama.. bagaimana kalau kita nonton film 'Tenet' itu filmnya keren pemainnya Robert Pattinson.. bagaimana..?"
"Setuju asal nggak ngebosenin"
"Nggak akan bosen karena banyak actionnya"
Akhirnya mereka menuju bioskop setelah meletakkan belanjaan Gia di bagasi mobilnya..El ingin menghabiskan waktu nya hanya berdua dengan Gia.. jarang-jarang ada kesempatan bagus seperti ini kan.
"Apa kau yakin rencana ini akan berhasil..?"
"Tenang saja..Gia bukan lawan yang mudah untuk kau singkirkan..ikuti saja rencanaku dan lihatlah keberhasilan akan berpihak pada kita"
"Baiklah jika gagal maka kau akan membayar mahal atas kegagalan ini"
"Tenang saja percaya padaku..semua akan beres"
Ava dan Alice benar-benar memperhitungkan setiap langkahnya..mereka tidak ingin gagal dalam rencana ini..sebisa mungkin membuat Gia tersiksa sudah cukup bagi mereka.
"Joe apa kau sudah paham tugasmu..?"
"Tenang saja itu hal mudah untuk ku"
"Baiklah jangan sampai gagal"
"Hm.. percayalah besok kalian sudah bisa menyiksanya"
"Terserah..lakukan dengan baik tugasmu sebelum itu kau ambil saja hadiahmu"
"Baiklah seperti nya aku sudah sangat tidak sabar menanti hari esok"
Mereka tertawa dengan rencana sempurna mereka..mereka yakin Gia akan dengan mudahnya masuk dalam perangkap yang mereka buat.. selangkah lagi mereka akan membalaskan sakit hatinya.
__ADS_1
"Setelah wanita itu selesai tinggal kau Alice yang aku singkirkan..kau hanya bagi loncatan bagiku..tidak lebih"batin Ava melihat Alice dengan tatapan penuh kepuasan.
"Sebentar lagi kau akan menjadi milikku El..aku tidak akan melepaskan mu sayang..tunggulah hingga saat itu" batin Alice mengandai-andai.
"Setelah puas dengan wanita itu aku akan membuat kalian menjerit di bawahku..lihat saja aku akan meminta bayaran yang mahal atas kerja keras ku nanti" batin Joe menatap Alice dan Ava dengan tatapan lapar.
Masing-masing mereka memiliki rencana mereka sendiri..Alice berencana untuk menguasai El sendirian dan Ava berencana untuk menyingkirkan Alice ketika rencana yang mereka susun berhasik..dan Joe dia juga tak mau kalah dari Alice dan Ava dia akan meminta bayaran mahal atas kerja kerasnya.
Mereka mempunyai tujuan sendiri-sendiri..intinya ketika rencana ini berhasil nanti mereka akan melakukan apa yang hati mereka inginkan..tak peduli kawan ataupun lawan..semua sama saja.
Skip>>>>>>>>>
"Wow ternyata filmnya keren"
"Kan aku udah bilang tidak mengecewakan"
"Baiklah next time bisa lah kita hangout bareng lagi"
"Tentu"
Mereka di luar hingga hari sudah sore..merkq akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing..El mengantarkan Gia pulang..sepanjang perjalanan El banyak mengobrol dengan Gia..Gia juga merespon setiap pertanyaan yang El lontarkan.
"Oh ya Gia besok kita akan rapat apa perlu aku jemput supaya bisa berangkat bareng..?"
"Hm..boleh juga..apa nggak ngrepotin kamu..?"
"Tidak sama sekali..aku seneng"
"Baiklah besok jemput aku di rumah jam 8 atau jam sembilan ".
"Baiklah"
"Ok aku turun dulu.. terimakasih banyak untuk hari ini karena udah menemaniku seharian berbelanja..thank you El"
"Sama-sama Gia"
Gia masuk ke rumah dan meninggalkan El di depan rumah..tak berapa lama kemudian mobil El meninggalkan rumah nya..dia masuk dengan wajah penuh kebahagiaan.
*
*
*
Gaes othor kasih visual nya babang El sama mba Gia ya..jangan di bully nanti othor nya ngambek tapi boongππ othor bukan tipe orang yang baoeran gaes.
βοΈ Lionel
βοΈ Georgia atau Gia.
__ADS_1
Semoga syuka ya gaes sama visual nya dan semoga cucok juga.
πππ.